Apa saja akibat yang terjadi dari peristiwa rotasi atau perputaran bumi pada porosnya? Dan apa yang dimaksud dengan bentuk bumi spheroid? Bumi melakukan dua gerak sekaligus, yakni rotasi dan revolusi bumi. Rotasi Bumi adalah pergerakan bumi yang berputar pada poros atau sumbunya, sementara revolusi bumi adalah pergerakan bumi yang berputar mengelilingi matahari sesuai dengan lintasan garis edarnya.
Mengapa dan apa penyebab bumi melakukan gerak rotasi? Beragam teori dan hipotesa diungkapkan oleh para ilmuwan untuk menjelaskan mengapa bumi melakukan gerak rotasi dan revolusi. Salah satu faktor penyebab gerak bumi tersebut adalah adanya interaksi gravitasi antara matahari dengan bumi serta planet lain yang tergabung dalam tata surya.
Gaya gravitasi matahari menarik bumi ke pusatnya sedangkan bumi tetap mempertahankan posisinya dengan gravitasinya sehingga terjadilah rotasi dan revolusi yang diakibatkan oleh gaya sentripugal bumi untuk menciptakan keseimbangan.
Bagaimana jika bumi berhenti berputar (berotasi)? Dugaan hipotesisnya tergantung hasil interaksi gravitasi yang terjadi antara matahari, bumi, dan planet-planet lainnya. Mungkin saja bumi ditarik masuk ke matahari, mungkin juga bumi terlempar didorong keluar dari tata surya, atau juga mungkin bumi akan diam tak bergerak. Semua benda-benda di langit akan bereaksi untuk mencari titik keseimbangannya masing-masing.
Nah, pada pembahasan kali ini kita tidak akan membahas tentang prediksi tersebut, tetapi menguraikan tentang apa saja akibat yang terjadi pada perputaran bumi pada porosnya atau rotasi bumi.
Akibat Rotasi Bumi yang Dirasakan Manusia
Gerak rotasi Bumi adalah gerak Bumi mengitari porosnya sendiri. Gerak ini dengan arah negatif atau timur, yaitu dari barat ke timur. Jika kita lihat dari pesawat antariksa tepat di atas kutub utara, maka bumi berotasi berlawanan arah jarum jam (arah negatif). Kala rotasi bumi memerlukan waktu 23 jam 56 menit.
Manusia tidak dapat merasakan rotasi bumi, tetapi dapat merasakan akibat dari rotasi bumi tersebut. Gerak rotasi Bumi ini dapat dibuktikan dengan percobaan bandul Foucoult. Setidaknya saat ini ada 13 akibat yang terjadi pada rotasi bumi yang dirasakan oleh manusia dan makhluk hidup lainnya di bumi. Apa saja akibat rotasi bumi tersebut? Klik untuk melihat penjelasan lengkapnya!
1. Terjadinya perubahan waktu
2. Terjadinya pergantian siang dan malam
3. Terjadinya perubahan arah angin
4. Terjadinya perbedaan ketebalan atmosfer
5. Terjadinya perbedaan percepatan gravitasi
6. Terjadinya pembelokan arus air laut
7. Terjadinya gerak semu harian matahari dan benda – benda langit lainnya
8. Bentuk bumi menjadi bulat spheroid
9. Terjadinya gaya coriolis
10. Dapat berfungsinya satelit buatan
11. Terjadi perubahan arah bandul ( efek faucault )
12. Adanya jetlag bila kita naik pesawat
13. Batas penanggalan internasional
1. Rotasi Bumi Menyebabkan Perbedaan Waktu

Setiap garis bujur yang jauhnya 15 derajat, di sebelah barat akan lebih lambat 1 jam sedangkan di sebelah timur akan lebih cepat 1 jam. Waktu pada bujur standar dinamakan waktu standar atau waktu lokal. Waktu yang ditunjukkan oleh bujur standar yang lebih ke barat lebih kecil daripada waktu yang ditunjukkan oleh bujur standar yang lebih ke timur.
Batas penanggalan internasional ialah tempat-tempat yang terletak pada bujur 180 derajat, di mana tempat di timur dan di barat bujur ini akan berbeda waktu satu hari. Secara umum, di seluruh permukaan bumi disepakati ada 24 daerah waktu, dimana tiap dua daerah waktu yang berdampingan berselisih waktu 1 jam. Zona-zona waktu di seluruh dunia berpangkal pada daerah waktu meridian 0 derajat yang di kenal dengan nama Greenwich Mean Time (GMT) yang terletak di kota Greenwich, London – Inggris. Indonesia yang terletak memanjang antara 95 derajat BT sampai 141 derajat BT di bagi atas 3 daerah waktu, yakni WIB (Waktu Indonesia Barat), WITA (Waktu Indonesia Tengah), dan WIT (Waktu Indonesia Timur).
2. Rotasi Bumi Menyebabkan Pergantian Siang dan Malam

Rentang lamanya waktu siang dan malam juga akan berbeda, terutama negara yang berada di kutub dan khatulistiwa. Daerah kutub hanya akan mengalami peristiwa siang dan malam selama 12 jam saja karena kutub adalah bagian bumi yang paling jauh dari matahari, sedangkan daerah khatulistiwa akan mengalami siang dan malam selama 24 jam karena garis khatulistiwa terletak paling dekat dengan matahari.
3. Rotasi Bumi Menyebabkan Perubahan Arah Angin

4. Rotasi Bumi Menyebabkan Perbedaan Ketebalan Atmosfer

Lapisan atmosfer terdiri dari 6 lapisan, yaitu troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, ionosfer, dan eksosfer. Lapisan atmosfer mempunyai ketebalan yang berbeda-beda di tiap wilayah di atas Bumi. Di atas kutub, tebal lapisan ini sekitar 9 km. Semakin dekat dengan daerah khatulistiwa lapisan ini semakin tebal hingga mencapai 15 km. Perbedaan ketebalan ini disebabkan oleh rotasi Bumi, akibatnya terjadi perbedaan kondisi cuaca antara kutub dan khatulistiwa.
5. Rotasi Bumi Menyebabkan Perbedaan Percepatan Gravitasi

6. Rotasi Bumi Menyebabkan Pembelokan Arus Air Laut
Angin yang bergerak di atas permukaan air laut mengakibatkan terjadinya gelombang dan arus laut. Pada belahan bumi selatan arah arus laut berbelok searah dengan arah perputaran jarum jam, sedangkan pada belahan bumi bagian utara arah arus laut berbelok berlawanan dengan arah putaran jarum jam. Gerak pembelokan arah angin dan pembelokan arus laut sebagai akibat rotasi bumi disebut efek Coriolis.
7. Rotasi Bumi Menyebabkan Terlihatnya Gerak Semu Matahari

8. Rotasi Bumi Menyebabkan Bentuk Bumi Menjadi Spheroid

9. Rotasi Bumi Menyebabkan Terjadinya Gaya Coriolis
Gaya coriolis adalah gaya semu yang muncul akibat pengaruh gerakan rotasi bumi dan gerakan udara nisbi terhadap permukaan bumi. Akibat adanya gaya coriolis, maka angin tidak searah dengan gaya gradien tekanan dan tidak tegak lurus isobar. Istilah coriolis pertama kali dikemukakan oleh ilmuwan Perancis bernama Gaspard-Gustave Coriolis. Gaya coriolis berakibat adanya aliran gyre yang searah jarum jam (ke kanan) pada belahan bumi utara dan berlawanan dengan arah jarum jam di belahan bumi selatan. Gaya Coriolis mempengaruhi aliran massa air, dimana gaya ini akan membelokkan arah arus dari arah yang lurus. Gaya Coriolis juga yang menyebabkan timbulnya perubahan-perubahan arah arus yang kompleks susunannya yang terjadi sesuai dengan makin dalamnya kedalaman suatu perairan.
10. Rotasi Bumi Menyebabkan Dapat Berfungsinya Satelit Buatan
Rotasi bumi juga dapat membuat satelit buatan menjadi berfungsi dengan semestinya. Satelit- satelit buatan manusia dibuat dengan tujuan untuk bidang komunikasi dan informasi. Sehingga ketika bumi berputar maka daerah yang dijangkau satelit bisa berganti- ganti, dan satelit bisa menyampaikan informasi kepada berbagai daerah. Kecepatan orbital satelit tergantung pada ketinggiannya diatas bumi. Makin dekat ke bumi, makin besar kecepatan orbital yang diperlukan.

11. Rotasi Bumi Menyebabkan Efek Foucault (Perubahan Arah Bandul)
Bandul atau pendulum Foucault ialah suatu alat yang berguna untuk menunjukkan arah rotasi Bumi. Alat ini ditemukan oleh Jean Bernard Léon Foucault. Alat eksperimen ini terdiri atas bandul panjang yang bebas bergerak ke sana kemari pada latar vertikal. Pertunjukan pertama bandul Foucault kepada khayalak terjadi pada bulan Februari 1851 di Ruang Meridian yang ada di Observatorium Paris.
Léon Foucault kemudian membuat bandul terkenalnya ketika ia menggantung potongan rambut seberat 28 kg dengan kabel sepanjang 67 meter dari kubah Panthéon di Paris. Eksperimen tersebut membuktikan bahwa bumi berotasi. Ayunan bandul bergerak membuat putaran dengan arah yang sama dengan arah gerak jarum jam. Hal tersebut menandakan bahwa bumi yang terletak di bawah bandul berputar dengan arah yang berlawanan dengan arah jarum jam.
12. Rotasi Bumi Menyebabkan Jetlag Ketika Naik Pesawat
Jet lag adalah suatu kondisi psikologis akibat perubahan ritme circadian. Perubahan ritme tersebut akibat perjalanan melewati meridian dan panjangnya hari yang berubah, sebagai contoh ketika orang Amerika yang sedang mengalami malam hari (jam biologis tidur) menuju Indonesia akibat karena selisih waktu Amerika dan Indonesia 12 jam (siang hari), menyebabkan orang Amerika tersebut harus menyesuaikan diri dengan kondisi di Indonesia yang sedang mengalami siang hari.
13. Rotasi Bumi Menyebabkan Perbedaan Batas Penanggalan Internasional
Selisih perbedaan waktu tentu menyebabkan perbedaan penanggalan. Batas penanggalan internasional (International date line) ditetapkan pada garis bujur 180 derajat. Maksudnya, jika di belahan barat (sebelah barat garis bujur 180 derajat) tanggal 10, di belahan timur sudah tanggal 11. Jadi, penanggalan tersebut seolah-olah melompat satu hari. Itulah sebabnya jika pada tanggal 4 di Las Vegas, Amerika Serikat berlangsung pertandingan basket NBA, kita di Indonesia akan menyaksikannya pada tanggal 5 pada bulan itu.

