5 Cara Bersihkan Noda yang Dibuat oleh Anak Anda

Memiliki anak-anak memang membuat kita merasakan sejuta rasa. Rasa bahagia, lelah dan letih, pusing bahkan jengkel karena ulahnya. hidup anda seakan ‘diwarnai’ dengan alat permainannya, suara anak-anak bermain, berlari, dan menangis. Anda juga tidak bisa mengelak untuk menghadapi efek dan kotoran dari anak yang beraksi di permukaan dinding, sofa, pakaian dan sebagainya.

Meski kita telah menyiasati rumah atau perabotan nya dengan nuansa berwarna gelap, namun tetap saja anak-anak itu akan tetap meninggalkan ‘kotoran atau noda’ mereka setelah bermain. Tingkah laku anak kecil memang selalu menggemaskan, polanya yang aktif dan kreatif kadang membuat mereka menimbulkan sebuah noda.

Apakah anda harus membentaknya?? Tidak! Karena bagaimana pun juga mereka itu masih anak-anak, yang tentunya tidak mengerti sepenuhnya akan apa yang ia lakukan.Jadi, Anda perlu tahu teknik yang efektif untuk menghilangkan kotoran atau noda yang biasanya dilakukan anak-anak.
Berikut kami daftarkan beberapa teknik pembersihan yang efektif untuk menghilangkan tumpahan dan kotoran akibat ulah anak-anak!

1. Noda Krayon

Noda kotar akibat penggunaan krayon sering terlihat di dinding rumah yang dibuat oleh si kecil. Meski senang melihat karya kreatif anak-anak, tetapi tetap saja dinding putih rumah itu tidak terlihat cantik lagi. Namun anda tidak usah merasa khawatir karena ada beberapa cara untuk menghilangkan noda krayon ini dengan mudah:

Cara 1:

Ambil kain atau spons dan masukkan ke dalam wadah yang telah dicampur dengan air dan baking soda. Sebarkan kain dan gosokkan pada noda krayon di permukaan dinding.

Cara 2:

Tempatkan pasta gigi di atas sikat gigi tua dan gosokkan pada permukaan yang ditulisi krayon. Lalu, bersihkan dengan kain lembab.

Cara 3:

Gunakanlah sikat gigi bekas, lalu celupkan sikat gigi tersebut pada cairan cuka, lalu gosokan pada noda krayon yang ada di dinding. Setelah noda krayon luntur, bilas tembok menggunakan lap bersih yang telah dibasahi. Lakukan cara ini beberapa kali sampai noda benar-benar hilang.

2. Noda Tumpahan Air Jus / Minuman

Ketika anak-anak meminum air putih atau jus ataupun minuman kemasan, biasanya akan selalu tumpah, karena ia memang belum bisa minum air dengan benar atau karena ia memang tidak mau diam. Terkadang tiba-tiba saja kita perhatikan, ada kesan oranye atau ungu pada sofa atau karpet. Dan itu harus kita bersihkan tentunya. Jika tidak, pasti akan terlihat tidak bersih. Jadi anda bisa menghilangkannya dengan cara ini:

Ambil satu sendok makan cuka dan satu sendok bubuk deterjen. Campur dalam secangkir air dan aduk. Kemudian, pindahkan cairan ke dalam botol semprot dan semprotkan pada noda lalu bersihkan dengan kain bersih. Ulangi proses ini beberapa kali sehingga noda hilang.

3. Aroma Air Kencing

Ketika sedang di rumah, mungkin kadang-kadang anda hanya memakaikan celana pada balita Anda (tidak menggunakan popok), agar kulit si kecil terasa lebih rileks. Namun tiba-tiba saja anak akan kencing di sofa atau tempat tidur anda! Anda tahu kan gimana baunya air kencing? Belum lagi noda yang ditinggalkan. Jangan khawatir, anda bisa menghilangkan bau busuk dan juga nodanya dengan teknik ini:

Masukkan cairan cuka ke dalam botol semprot dan semprotkan di area yang kotor. Biarkan meresap selama 10 menit. Kemudian, gunakan kain kering untuk menyerap cuka berlebih. Selanjutnya, taburkan soda kue dan biarkan selama 2 jam atau lebih. Soda baking bertindak sebagai agen penyerap kotoran dan bau. Setelah 2 jam, Anda bisa menyedot semua soda kue . Mudah bukan?

4. Noda Saus

Namanya anak-anak, ketika dibiarkan makan sendiri pasti saja sudah blepotan kemana-mana. Entah itu di tubuh, seluruh bajunya atau di lantai. Apa lagi, menu yang disajikan adalah pasta, jika di tubuh atau di lantai mungkin tidak sulit untuk membersihkannya. Tapi bagaimana ketika pasta atau saos tomat itu nyangkut pada bajunya anak-anak? Anda tau sendiri kan jika, kotoran berbahan dasar tomat sangat sulit dihilangkan pada pakaian meski sudah dicuci berulang kali. Tetapi, dengan teknik pembersihan yang efektif ini, efek saus pasta dapat dihilangkan dengan sangat mudah.

Cara 1:

Gosok kotoran dengan beberapa pencuci piring cair. Kemudian, rendam pakaian dalam air hangat. Kemudian cuci pakaian di mesin cuci.

Cara 2:

Jika cara pertama tidak mempan alias kotorannya masih, anda bisa merendam pakaian dalam cuka makanan dan mencucinya seperti biasa.

5. Coretan Pensil Warna

Pensil warna biasanya sangat disukai oleh anak-anak untuk melukis dan mewarnai. Ketika anak-anak melukis di dinding, terbayang ‘kan bagaimana hasilnya? Apa lagi jika mereka lebih aktif untuk melukis pada pakaiannya? Sudah pasti itu akan terlihat berantakan dan kotor. Apakah anda butuh trik untuk menyingkirkannya? Anda sudah menggosok dengan kain basah, tetapi masih belum hilang. Jadi Anda dapat mencoba cara ini:

Cara 1:

Anda dapat menggunakan penghapus lembut untuk menghapus tanda pensil pensil warna pada pakaian anak Anda. Gosok sampai hilang dan bisa mencuci pakaian seperti biasa.

Cara 2:

Sedangkan untuk menghilangkan kotoran pada dinding, Anda bisa meletakkan pasta gigi di atas sikat gigi lalu gosok sampai kotorannya hilang. Bersihkan dengan kain lembab bersih.

Sekarang Anda tidak perlu khawatir tentang efek kotoran akibat aktivitas anak-anak di rumah. Bila perlu dukung kreavitasnya agar lebih maksimal. Karena akan dapat mengasah kemampuan otaknya. Jangan biarkan noda untuk menghalangi langkah anak anda menuju keberhasilan.

Tinggalkan komentar