Cara Memilih Jenis Investasi yang Cocok dan Menguntungkan

Apa saja yang perlu dicermati sebelum berinvestasi? Bagaimana cara memilih jenis investasi yang cocok dan paling profitable? Saat ini ada banyak jenis investasi yang bisa dipilih untuk mengamankan uang kita sekaligus mendatangkan keuntungan. Biasanya, investasi yang beresiko tinggi menjanjikan profit yang besar, dan investasi yang relatif aman memiliki potensi keuntungan yang kecil.

Contoh investasi yang memiliki resiko cukup tinggi akan kehilangan uang yang kita investasikan antara lain saham, forex, investasi online, dan beberapa lainnya. Sementara investasi yang dikatakan aman misalnya deposito bank dan emas. Jenis investasi yang anda pilih tergantung anda sendiri.

Beberapa hal yang mempengaruhi pertimbangan seseorang dalam memilih investasi diantaranya: tujuan investasi (mencari profit atau hanya sekedar mempertahankan dana), jumlah dana yang tersedia, prospek investasi, besar kecilnya resiko, dan jangka waktu investasi. Nah, sebelum anda membaca mengenai aneka jenis investasi yang bisa anda pilih, ada baiknya kita bahas dulu aturan atau pertimbangan dan prinsip dalam berinvestasi.

Pertimbangan Sebelum Investasi

Menyisihkan sebagian dana untuk modal investasi di saat masih muda merupakan hal yang positif. Jika anda berencana untuk memulai investasi, maka paling tidak empat aturan ini harus dipahami terlebih dahulu.

1. Kondisi Finansial Anda Berada Pada Situasi Aman

Anda boleh menyisakan uang anda untuk investasi asalkan anda telah memiliki dana darurat, lancar membayar tagihan kartu kredit tiap bulannya, dan cicilan utang lainnya. Bila semua biaya tersebut masih membuat anda terbebani, maka sebaiknya pikirkan kembali strategi keuangan anda.

2. Memahami Dasar-dasar Investasi

Jangan hanya tergiur dengan hasil besar yang telah sukses dicapai oleh sahabat atau kerabat anda dalam suatu bidang investasi. Dalam menentukan keputusan berinvestasi, anda harus punya wawasan memadai yang bisa anda peroleh dengan membaca buku, berkonsultasi dengan ahli keuangan, dan sebagainya.

3. Jangan Menganggap Investasi Sebagai Jalan Pintas Menuju Kaya

Investasi yang anda lakukan harus bertujuan jangka panjang dan bukan dijadikan cara pintas menjadi kaya dalam waktu singkat, karena biasanya hal itu memiliki resiko besar. Investasi bertujuan mendapatkan hasil yang berlipat ganda dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan.

4. Tentukan Pilihan Investasi Sesuai Keinginan Anda

Dalam usia yang masih muda, salah satu pilihan investasi yang paling pas dan berpotensi memberikan keuntungan tinggi adalah saham yang berbasis reksadana, bukan investasi dalam bentuk obligasi.

Aneka Jenis Investasi Pilihan, Deskripsi Keunggulan dan Kekurangannya

Berikut disajikan beberapa macam contoh investasi yang banyak dilakukan orang dalam mengelola keuangannya.

a. Investasi berupa tabungan

Adalah kegiatan menyimpan uang di suatu bank untuk bisa diambil (withdraw) jika diperlukan di kemudian hari. Keuntungan melakukan investasi jenis ini adalah dana bisa diambil kapan saja dan resiko kehilangan dana relatif kecil. Kerugiannya adalah tidak mendatangkan profit yang tinggi serta nilai uang dimiliki cenderung tidak sebanding dengan nilai barang pada tahun-tahun berikutnya.

b. Investasi berupa deposito

Ini adalah kegiatan menyimpan dana pada suatu bank dalam periode tertentu. Dana hanya bisa ditarik bila telah jatuh tempo. Keuntungan investasi yang berupa deposito adalah bunga yang diterima lebih besar dari tabungan dan resiko relatif aman. Kekurangan investasi deposito adalah tidak bisa menarik dana sewaktu-waktu, jika dilakukan akan kena penalti (dipotong). Selain itu, jika dibandingkan dengan investasi lain dalam rentang waktu yang sama, profitnya sangat kecil.

c. Investasi berupa emas

Banyak orang memilih investasi jenis ini karena umumnya harga emas cenderung naik tiap tahunnya. Jika pun terjadi penurunan, tidak terlalu besar. Keuntungan berinvestasi emas adalah dapat dijual dengan mudah sehingga cepat memperoleh dana. Selain itu juga memiliki fungsi sebagai perias diri. Kerugiannya adalah beresiko dalam penyimpanan, apalagi jika disimpan di rumah.

d. Investasi saham

Adalah suatu investasi kepemilikan suatu usaha/perusahaan. Dalam berinvestasi jenis ini, kita memberikan sejumlah dana (berdasarkan harga saham) yang akan dijadikan modal untuk perusahaan tersebut beroperasi. Bila perusahaan mendapat profit dalam suatu masa, maka keuntungan yang disebut deviden tersebut akan diterima oleh para pemegang saham berdasarkan jumlah saham yang ia miliki di perusahaan tersebut.

Keuntungan berinvestasi model saham adalah dapat mendatangkan keuntungan yang besar dengan hanya modal yang kecil bila harga saham perusahaan tersebut naik. Kerugiannya adalah mempunyai resiko kehilangan dana yang besar pula. Investasi ini menuntut kita untuk selalu mengikuti pergerakan saham untuk meminimalisir kerugian.

e. Investasi reksadana

Merupakan investasi dengan cara ikut mengumpulkan dana secara kolektif pada suatu manajer investasi. Manajer investasi akan menginvestasikan kumpulan dana tersebut pada investasi tertentu. Keuntungan dan kerugian yang diperoleh akan ditanggung oleh para investor (pemberi dana). Resiko pada investasi berbeda-beda, tergantung jenis resiko yang dipilih. Keuntungan ikut berinvestasi pada model ini adalah anda tidak perlu banyak belajar tentang seluk-beluk ragam investasi karena telah dikelola oleh manajer investasi.

Selain itu, karena Manajer investasi biasanya menginvestasikan dana tersebut di banyak tempat, maka kerugian pada investasi di suatu tempat (perusahaan) bisa ditutupi oleh keuntungan di tempat investasi yang lain. Kerugian investasi jenis ini adalah kita harus memberikan kepercayaan penuh kepada pihak Manajer investasi yang mengelola keuangan kita. Selain itu, sering terjadi ketidakadilan atau ketidakpuasan terhadap hasil pembagian.

f. Investasi obligasi

Adalah surat hutang yang merupakan sebuah bukti bahwa kita memberikan hutang kepada suatu perusahaan. Perusahaan yang berhutang tersebut akan memberikan bunga kepada kita untuk jangka waktu tertentu. Obligasi yang paling aman adalah obligasi surat utang dari negara. Karena selama negara tidak bubar, maka investasi yang dilakukan akan tetap aman, tetapi umumnya berprofit lebih kecil. Keuntungan investasi jenis obligasi adalah mendapat bunga uang yang lebih besar. Kerugiannya adalah kita sama sekali tidak bisa menarik dana investasi sebelum kontrak perjanjian mencapai batas waktu dan jika perusahaan tersebut bangkrut maka kita akan kehilangan dana.

g. Investasi di bidang properti

Banyak orang memilih investasi properti karena dipastikan harga jualnya selalu mengalami kenaikan tiap tahunnya. Tanah dan bangunan merupakan objek investasi yang relatif aman. Keuntungan investasi properti adalah memiliki resiko kecil dan dapat dimanfaatkan untuk disewakan sehingga mendatangkan penghasilan. Kerugiannya adalah tidak mudah untuk segera menjadikannya uang apalagi jika lokasinya tidak strategis. Selain itu, dalam berinvestasi memerlukan dana yang cukup besar.

Investasi Jangka Pendek

Dalam memilih investasi, salah satu indikator yang dipertimbangkan adalah interval waktunya. Jika anda berencana menginvestasikan modal anda hanya untuk masa satu hingga dua tahun saja, maka anda harus memilih jenis investasi yang tepat.

Berinvestasi pada sektor properti, seperti tanah dan bangunan, tampaknya kurang tepat untuk jangka pendek jika lokasi properti anda bukan merupakan kawasan berkembang, karena nilai kenaikan harga dari investasi tersebut tidak signifikan sehingga keuntungan yang diperoleh pun kurang maksimal.

Nah, menurut pendapat Mega Tiarasari, CFP.MSc yang merupakan ahli perencanaan dan konsultan keuangan, seperti dilansir dari Okezone.com, menyatakan bahwa untuk investasi jangka pendek (1-2 tahun), pada umumnya dilakukan dengan tujuan untuk mengamankan modal sembari mengharapkan keuntungan.

Hal yang tetap menjadi prioritas utama adalah mencari keuntungan namun meminimalkan resiko. Pilihan yang cukup masuk akal untuk investasi jangka pendek antara lain deposito dan reksa dana. Jika anda berminat menginvestasikan uang anda dalam bentuk tabungan deposito, maka yang perlu anda ingat adalah besar bunga atau tingkat pengembalian deposito bank.

Saat ini rata-rata pengembalian deposito (bunga uang) berada pada angka 7 persen dalam setahun. Setiap bank atau lembaga keuangan lainnya memiliki bunga deposito yang tidak sama, meskipun selisih perbedaannya tidak terlalu jauh. Oleh karena itu, sebelum anda mendepositokan uang anda, ada baiknya melakukan cek dan perbandingan terhadap beberapa bank atau lembaga keuangan yang menawarkan produk investasi tersebut.

Selain deposito, bentuk pilihan investasi yang cocok untuk jangka pendek adalah reksa dana yang terdiri beragam jenis. Tipe reksa dana yang paling bagus dan biasanya menjadi pilihan untuk investasi jangka pendek adalah reksa dana pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap.

Reksa dana pasar uang cocok dipilih untuk investasi kurang dari setahun, karena umumnya banyak menaruh uangnya di produk investasi rendah resiko, seperti deposito. Sedangkan pilihan reksa dana pendapatan tetap biasanya menginvestasikan pada produk yang memiliki return cukup stabil seperti obligasi. Investasi jenis ini cocok untuk financial goals yang mau dicapai satu sampai tiga tahun ke depan.

Tinggalkan komentar