80 Contoh Pantun Remaja Perkenalan, Sahabat, Cinta, dll

Berdasarkan kalangan peruntukan, pantun bisa dibagi menjadi pantun anak-anak, pantun remaja, dan pantun dewasa (orang tua). Pantun remaja merupakan pantun yang biasanya disusun dan ditujukan untuk pribadi-pribadi yang tengah beranjak remaja. Tema pantun remaja biasanya tak jauh-jauh dari topik kehidupan para remaja, seperti tema persahabatan, perkenalan, semangat motivasi, pesan moral, menghormati orang tua, dan tentunya seputar asmara.

Nah pada kesempatan ini, kami menyajikan sederet contoh pantun remaja 2 dan 4 baris dalam berbagai topik, khususnya mengenai persahabatan, pantun motivasi semangat, sayang keluarga, dan tentang cinta (romantisme).

Pantun Remaja Persahabatan

1. Di hutan lebat terdapat hewan
Hewan besar memakan tomat
Kawan hebat tiada lawan
Kawan setia sampai kiamat.

2. Jamu kuat jangan diseduh
Lebih baik ditambah arang
Kalau berkawan jangan bergaduh
Tak elok dipandang oleh orang.

3. Bapak dan adik membawa benang
Benang putih ujungnya basah
Teman baik datang di saat senang
Teman sejati datang di kala susah.

4. Imam Bonjol seorang paderi
Belanda datang harus diusir
Kawan sejati susah dicari
Bagaikan oasis di padang pasir.

5. Bila tumbuh bunga melati
Jangan ditanam dengan belati
Patut bersyukur sepenuh hati
Bila punya kawan sejati.

6. Warna awan seputih melati
Ada di langit membuat bayangan
Kalau berkawan ikhlaskan hati
Bukan mencari keuntungan.

7. Pisau tumpul mesti diasah
Supaya tajam bagaikan belati
Bantu kawan ketika susah
Itulah tanda teman sejati.

8. Pisau menggores terkena tangan
Tangan dibalut dengan perban
Beban hidup terasa ringan
Punya teman sedia berkorban.

9. Orang Jepara pandai memahat
Orang solo pandai membatik
Kawan jahat membawa jahat
Kawan baik memberi baik.

10. Beli bakwan sama bakpia
Biar sedap ditambahkan cuka
Jadi kawan haruslah setia
Baik suka maupun duka.

Pantun Remaja Perkenalan dan Pdkt

11. Pemain piano namanya pianis
Banyak lahir di kota Ciamis
Gadis imut senyumnya manis
Mendapatkanmu rasanya pesimis.

12. Api kecil dari tungku
Makin membiru habislah kayu
Sudah lama kutunggu-tunggu
Kapan kamu bilang I Love You.

13. Makanan ringan namanya cemilan
Enak dimakan bersama kawan
Bolehkah saya untuk kenalan
Kepada Anda yang sangat menawan.

14. Depan rumah tanam lempuyang
Tanahnya keras agak berantakan
Di dalam hati sejuta sayang
Bibir pun berat untuk diucapkan.

15. Tak selalu jalannya rata
Kadang berliku di persimpangan
Memang tak pandai merangkai kata
Namun ku punya banyak kesetiaan.

16. Burung puyuh di atas awan
Pesonamu sungguh menawan.

17. Sinar fajar di ujung karang
Wajah cemberut terkena arang
Kan kukejar cintamu seorang
Walau maut datang menyerang.

18. Sepeda tua di atas kasur
Membawa peti di hari minggu
Cinta lama telah terkubur
Cinta barumu yang aku tunggu.

19. Jual pepaya tak laku-laku
Jual bambu panjang sebuku
Ada apa dengan diriku
Lihat dirimu, bibirku kaku.

20. Dari jam tujuh sampai sepuluh
Badan lelah banyak pekerjaan
Sudah banyak yang aku tempuh
Demi dirimu duhai sang pujaan.

21. Tong kosong nyaring bunyinya
Kalo hatimu kosong, bolehkah aku mengisinya?

22. Sebatang bakau ditancap paku
Serdadu India dendangkan lagu
Tidakkah engkau lihat mataku
Seribu cinta sedang menunggu.

23. Kuas hitam di atas kasur
Kasur rusak disobek parang
Tiap malam tak bisa tidur
Karena memikirkan kamu seorang.

24. Pasar baru ada di kota
Pergi belanja bawa uang saku
Bila kamu dikejar cinta
Sembunyi saja di dalam hatiku.

25. Akar serabut bentuknya kerucut
Kulitmu lembut buat terpincut.

26. Ambil tali panjang sedepa
Makan manggis dengan bijinya
Sampai mati tidakkan lupa
Orangnya baik, manis budinya.

27. Lulur Jawa dibawa Sinta
Simpan di saku di bawah kereta
Malu rasanya katakan cinta
Insan sepertiku hanyalah nista.

28. Malam sunyi berbayang semu
Di luar tingkap gelap gulita
Dalam mimpi bertemu kamu
Datang tulus membawa cinta.

29. Ke Kota Kendari memungut udang
Udang sebakul hilang di kota
Di setiap mimpi, dirimu datang
Mungkinkah aku t’lah jatuh cinta.

30. Ke Mamaju jualan celana
Canda tawamu buatku terlena.

Pantun Remaja Sayang Orang Tua

31. Zaman purba hidup di gua
Tangkap rusa, dapatnya anoa
Turuti perintah orang tua
Tiap solat tak lupa berdoa.

32. Gambar tabu jangan diunggah
Ranah hukum siap menjerat
Orang tua jangan disanggah
Agar selamat dunia akhirat.

33. Rumah kotor oleh jelaga
Jelaga hadir di para-para
Jangan sia-siakan keluarga
Supaya hidup tidak sengsara.

34. Sungguh panjang si ikan pari
Berenang-renang hingga ke tepi
Hilang harta bisa dicari
Hilang kasih ‘kan terasa sepi.

35. Dari Italy lalu ke Belanda
Duduk sendiri di kursi depan
Terima kasih kepada bunda
Tiap hari siapkan sarapan.

36. Baju putih terlihat basah
Baru dicuci sama Amanda
Bila hati terasa susah
Teringat diri pada ibunda.

37. Sungguh indah bunga selasih
Banyak dicari warga kota
Sayangi ibu yang penuh kasih
Berletih-letih menjaga kita.

38. Ada bubu dimakan ngengat
Bubu terikat dengan sangat
Kasih ibu begitu hangat
Kepadanya selalu teringat.

39. Ada gula ada semut
Semut merah di tengah laut
Jadi anak harus penurut
Jangan bantah dan banyak mulut.

40. Tanah subur dibuat kolam
Bunga dipetik dari hutan
Kasih Ibu begitu dalam
Lebih dalam dari lautan.

Pantun Remaja Memotivasi Semangat

41. Burung pipit saling berbalas
Terbang ke ranting indah terlihat
Ayo bangkit dari tidur malas
Mari aktivitas dengan semangat.

42. Burung kaswari memakan mangga
Ke Tidore memakan ikan
Hari ini sangat berharga
Jangan sampai tersia-siakan.

43. Ke apotek meminta obat
Obat jamur untuk terapi
Selamat kerja para sahabat
Ngopi dulu biar makin hepi.

44. Karena kertas rambutnya rontok
Jalan ke kali, ujungnya mentok
Met aktivitas pengguna Tiktok
Tetap seksi dan makin montok.

45. Angsa berjalan dengan tertib
Pulang kandang di saat maghrib
Bekerja keras itu wajib
Agar bisa mengubah nasib.

46. Ke tengah sawah tangkap belalang
Belalang coklat kulitnya belang
Jangan biarkan semangat hilang
Kerja keras membanting tulang.

47. Batu cadas berbongkah-bongkah
Air mengalir ke tempat rendah
Bekerja keras mencari nafkah
Supaya hidup terasa indah.

48. Ikan bandeng banyak duri
Goreng bersama ikan teri
Bekerja keras setiap hari
Sukses datang di ujung jari.

49. Beli murah buah kelapa
Hujan lebat basahlah kemeja
Hari ceria aku menyapa
Kepada sahabat di mana saja.

50. Api membara berwana merah
Merah panasnya telah berpindah
Hari menjelang begitu cerah
Karena senyummu yang sangat indah.

Pantun Remaja Cinta yang Sedih

51. Ikan gabus ikan betutu
Jatuh satu di tengah jalan
Menangis duduk di pintu
Melihat kekasih pergi berjalan.

52. Anak penyu dimakan ikan
I love you tapi menyakitkan.

53. Pernikahan dini bisa berantakan
Belum dewasa mengemban tugas
Perpisahan ini tak kuharapkan
Namun kuterima dengan ikhlas.

54. Orang mentigi mengail tenggiri
Tenggiri dijual setiap pekan
Aku pergi memohon diri
Silap salah mohon dimaafkan.

55. Ikan hiu giginya sebelas
I miss you tapi tak dibalas.

56. Pegang dahan, patah batangnya
Jatuh dedaunan di atas roda
Jika perpisahan adalah jalannya
Kuterima dengan lapang dada.

57. Di bulan juni ketemu banci
Orangnya kuat memakai bikini
Perpisahan ini sungguh kubenci
Namun terpaksa harus kujalani.

58. Walau selasih tertumpah arang
Jangan batalkan membuat pindang
Walau kekasih direbut orang
Jangan bersedih usah meradang.

59. Ada tamu banyak uangnya
Anjing lepas, putus talinya
Kucinta kamu apa adanya
Tapi dihempas, tiada gunanya.

60. Mawar tak selalu putih
Merah tak selalu darah
Sekian lama kita berselisih
Alangkah baiknya kita berpisah.

Pantun Remaja tentang Rindu

61. Jadi pengantin berbaju biru
Duduk di depan bapak penghulu
Meski di sana banyak teman baru
Kawan yang di sini ingatlah selalu.

62. Ikan hiu jangan diraba
I miss you tiba-tiba.

63. Anak ikan main di paya
Banyak berudu tiada induknya
Tolong katakan kepada saya
Kalau rindu apa obatnya?

64. Patah dahan disambungkan
Maksud hati disatukan
Kepada Tuhan kita mohonkan
Agar cepat dipertemukan.

65. Masuk kelambu hatinya sendu
Dengar suaramu makin ku rindu.

66. Burung dara hinggap di dahan
Bersiul-siul berlompat-lompatan
Walau badan kita berjauhan
Di hati tetap berdekatan.

67. Bulan madu melihat panda
Pandanya besar suka menjarah
Salam rindu buat Adinda
Moga rembulan bersinar cerah.

68. Ikan hiu punya gigi
I miss you tak terbagi-bagi.

69. Ikan hiu jalannya mundur
I miss you buat yg lagi tidur.

70. Sinar mentari jangan dilihat
Mata kan perih karena silau
Tiada lagi tempat tuk curhat
Teman terbaik sedang merantau.

Pantun Remaja Agamis

71. Pergi ke desa bersama paman
Tiba di sana melihat angsa
Marilah kita kuatkan iman
Gapai ridha dari Sang Esa.

72. Kakek tua jalannya pincang
Bajunya usang agak berantakan
Manusia hanya boleh merancang
Namun Allah yang menentukan.

73. Di tengah laut melihat karang
Karang hitam dibuat arang
Supaya hidup berjalan terang
Janganlah suka perdaya orang.

74. Datang kemari bawa alpukat
Jangan lupa membungkus tomat
Jalani hari dengan bertobat
Semoga kita selalu selamat.

75. Jual beras di luar negeri
Beras merah banyak dicari
Kerja keras setiap hari
Jadwal ibadah jangan dihindari.

76. Siapa yang tidak memegang panah
Pasti dia tidak punya ancaman
Siapa yang tidak memegang amanah
Pasti dia tidak membawa iman.

77. Kalau peranan jadi tuntutan
Kenapa pimpinan dilupakan
Kalau Al Quran jadi pedoman
Kenapa gosip suka dilakukan.

78. Sejuk dinginnya kota Cimahi
Dua baju di dalam wadah
Sujud syukur pada Ilahi
Gunakan hidup untuk ibadah.

79. Kapal selam tanpa nakhoda
Menuju utara tiada arah
Bila iman di dalam dada
Hidup terasa penuh anugerah.

80. Di bawah kolong tersimpan peti
Peti ditutup oleh Permadi
Jangan sombong jikalau sakti
Karena hidup tiada yang abadi.

Tinggalkan komentar