Contoh Resume Kerja, Ini 10 Hal yang Harus Anda Tulis

Bagaimana cara menulis resume kerja yang baik dan benar? Apa saja yang perlu dicantumkan, dan seperti apa contoh resume kerja yang menarik? Selain surat lamaran kerja, salah satu dokumen yang biasanya dilampirkan saat mengajukan permohonan pekerjaan adalah CV dan mungkin juga resume kerja. Memang banyak orang yang masih menganggap kedua hal ini adalah sesuatu yang sama, padahal sejatinya berbeda, tapi sedikit mirip juga.

Istilah resume berasal dari kata résumer (Prancis) yang berarti “rumusan/kesimpulan”, sedangkan CV adalah akronim dari curriculum vitae (Latin) yang berarti “jalan hidup seseorang.”

CV ini memberikan ringkasan kehidupan individu mengenai latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, kualifikasi, keterampilan dan sebagainya yang sering diunggah ke dalam satu (atau dua) halaman. CV biasanya mencakup beberapa halaman yang mencantumkan secara rinci latar belakang akademis, ijazah, pengalaman kerja, penelitian, publikasi, presentasi, penghargaan yang diterima dan semua prestasi lainnya.

Sementara itu, resume kerja lebih menonjolkan kemampuan dan prestasi diri yang pernah diraih saat bekerja di suatu tempat atau saat sedang duduk di bangku sekolah, sehingga calon atasan anda bisa melihat nilai plus dalam diri anda terkait dengan lowongan pekerjaan yang sedang dilamar. Namun, di beberapa negara definisi dari resume dalam dunia kerja dianggap serupa dengan Curriculum Vitae (CV). Di Amerika, riwayat pekerjaan lebih populer disebut resume, sementara di Eropa lebih umum disebut CV.

Resume sendiri bisa diibaratkan sebagai sebuah presentasi dalam menjual atau menawarkan keahlian dan kemampuan diri. Sebab pada resume, terdapat latar belakang, uraian kemampuan, kualifikasi, pengalaman kerja, organisasi, dan keahlian yang dapat menyokong pekerjaan sehingga Anda dapat diterima saat melamar kerja. Resume harus dibuat semenarik mungkin, tidak hanya dalam desain covernya, tetapi juga isinya agar tim seleksi tertarik untuk mengajak Anda bergabung dengan perusahaannya.

Dalam membuat resume, format dan tulisan yang ada di dalamnya harus disusun dengan rapi agar mudah dipahami oleh setiap orang. Resume yang dikatakan baik harus memenuhi empat hal penting, yaitu kesederhanaan, kerapian, keakuratan dan juga kejujuran. Resume yang bagus akan membuat Anda memiliki peluang yang lebih besar untuk diterima dalam seleksi lamaran pekerjaan.

Cara dan Tahapan Membuat Resume Kerja

Adapun persiapan awal yang mesti dilakukan dalam membuat resume untuk urusan profesional, antara lain:

  • Mengumpulkan semua data dan dokumen diri secara lengkap agar lebih mudah dan rapi dalam penulisan deskripsi dan data.
  • Mengingat kembali tentang beragam prestasi, pengalaman dan keberhasilan yang pernah dicapai sebelumnya. Ini termasuk juga pengalaman dalam berorganisasi saat masih sekolah, kuliah, atau bekerja.
  • Jika anda membuat resume diri untuk lamaran pekerjaan di suatu perusahaan, maka sebaiknya pelajari dengan cermat data-data tentang perusahaan tersebut, termasuk budaya perusahaan maupun jenis kandidat yang dicari. Dengan lebih mengetahui perusahaan yang dimaksud, maka anda akan lebih gamang untuk menuliskan poin-poin penting dalam resume anda yang sesuai dengan perusahaan tersebut, sehingga resume yang ditulis bisa lebih singkat, padat, jelas, dan mengena.

Menulis Resume Kerja yang Baik

Dalam menulis resume kerja yang baik dan menarik, ada beberapa poin yang harus anda perhatikan, yakni:

a. Resume ditulis singkat, padat, dan jelas

Pihak perusahaan biasanya melihat dan membaca resume calon pegawainya hanya 1-3 menit saja sebelum sesi wawancara kerja. Oleh karena itu, penulisan resume harus dibuat singkat, padat, jelas, dan mengungkapkan poin-poin penting saja. Sebagai gambaran umum, untuk orang yang baru lulus dari sekolah atau bangku kuliah, panjang resume / CV yang dibuat maksimal 1 halaman.

Sementara itu, untuk orang yang sudah memiliki pengalaman kerja cukup lama, resume dengan panjang 2-3 halaman masih bisa ditoleransi (tetapi tetap usahakan dalam 1 halaman kecuali anda benar-benar memiliki hal khusus yang perlu ditulis sebanyak itu).

b. Data jujur dan lengkap, tetapi tidak berlebihan

Anda harus menulis data diri dengan lengkap dan jujur, serta tidak berlebihan. Ada pun elemen dasar yang perlu dicantumkan dalam resume kerja, meliputi:

  • Objective Karier, contohnya: Menjadi Sales Manager di perusahaan Multi Nasional
  • Data diri, seperti nama lengkap, alamat, nomor telepon, email
  • Pendidikan terakhir, cukup ditulis lulusan yang terakhir, tidak perlu mencantumkan dari sekolah dasar (SD), karena orang hanya tertarik untuk mengetahui pendidikan terakhir saja.
  • Pengalaman kerja, ditulis dari yang terakhir (terkini) pada bagian atas. Agar lebih menarik, penulisan pengalaman kerja harus mengusung konsep CAR (Content, Action, Result). Konsep CAR Framework ini akan dipaparkan selanjutnya.
  • Penghargaan dan prestasi. Jika anda pernah memperoleh penghargaan dan prestasi, cantumkanlah untuk memperkokoh nilai kepribadian anda. Jika anda merupakan fresh graduate atau belum pernah bekerja, maka bisa mencantumkan prestasi dan penghargaan sewaktu kuliah/sekolah.

c. Menggunakan konsep CAR Framework

Dalam menulis deskripsi pengalaman kerja, agar lebih menarik maka sebaiknya menguraikannya dalam mode CAR (Context, Action, Result). Context menunjukkan situasi anda. Action menggambarkan apa yang anda lakukan dalam situasi tersebut. Result menunjukkan bagaimana hasilnya. Dalam menulis resume kerja, sering kali sebagian orang hanya mencantumkan data riwayat pekerjaan dan waktunya saja. Contohnya:
– Sales Representative PT. Grosir Sepatu Indonesia (2017 – 2012)
– Sales Supervisor PT. Grosir Sepatu Indonesia (2011 – 2008)

Dengan teknik penulisan dan deskripsi seperti di atas, apa yang bisa dilihat oleh pihak perusahaan atau tim seleksi? Mereka hanya tahu bahwa anda punya pengalaman menjadi sales representative selama 5 tahun dan sebagai sales supervisor selama 3 tahun di PT. Grosir Sepatu Indonesia. Tetapi pihak perusahaan tidak akan pernah bisa melihat nilai lebih yang anda tawarkan untuk bergabung ke perusahaan yang anda lamar. Nah, sekarang coba bandingkan jika anda menulis resume seperti berikut ini:

– Sales Representative PT. Grosir Sepatu Indonesia (2017 – 2012)

  • Meng-cover 30 toko retail sepatu terbesar di wilayah Jawa Barat
  • Mencapai 100% target penjualan per tahun selama 5 tahun berturut-turut melalui hubungan baik dengan customer dan distribusi produk baik yang fast moving maupun yang slow moving

Dengan deskripsi CAR tersebut, apa yang bisa perusahaan lihat dari penulisan resume di atas?

  • Pihak perusahaan akan mengetahui bahwa anda memiliki hubungan baik dengan 30 toko sepatu retail terbesar di Jawa Barat (Context)
  • Pihak perusahaan akan merasa anda selalu membina hubungan baik dengan customer (Action)
  • Pihak perusahaan akan mengetahui anda termasuk tipe orang yang mau mendistribusikan semua produk bukan cuma produk yang fast moving atau gampang dijual (Action)
  • Pihak perusahaan akan yakin bahwa dengan cara-cara yang anda lakukan, maka anda bisa mencapai 100% target penjualan (Result)

Dengan sedikit uraian deskripsi pada resume kerja anda, maka pihak perusahaan akan lebih mudah membandingkan dan mengetahui lebih dalam tentang kepribadian maupun potensi diri anda. Jika deskripsi resume kerja yang anda buat sesuai dengan sosok yang sedang dibutuhkan perusahaan, maka anda lebih berpeluang untuk diterima.

Meskipun saat ini anda tidak diterima bekerja di perusahaan tersebut, tetapi paling tidak pihak perusahaan sudah memiliki catatan dan rekam jejak yang jelas tentang diri anda. Sehingga, ketika suatu ketika perusahaan membutuhkan pegawai baru yang sesuai dengan kriteria anda, mungkin mereka akan langsung menghubungi anda untuk menawarkan pekerjaan.

Contoh Resume Kerja

Nah, berikut ini disajikan contoh resume kerja yang mungkin bisa anda tiru dan modifikasi sesuai dengan data pribadi anda.

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

Wira Kusuma Atmaja

DATA PRIBADI

Tempat, tanggal lahir : Surabaya, 15 April 1985
Jenis kelamin : Laki-laki
Status : Menikah
Agama : Islam
Kewarganegaraan : Indonesia
Alamat : Jl. Teratai No.24
Jakarta Barat 17345
Telepon : (021) 5846441, 08180257456
E-mail : wiraatmaja@gmail.com

BIDANG KEAHLIAN

Sales Director

PENDIDIKAN TERAKHIR

Universitas Brawijaya (2004 – 2008)
Sarjana Ekonomi (Cumlaude) dengan IP 3.7

PENGALAMAN KERJA

Sales Supervisor Area Semarang, PT. Grosir Sepatu Nusantara
Juni 2012 – Sekarang

  • Memimpin 10 orang Sales Representative dengan omzet penjualan 1,5 milyar per bulan
  • Mencapai 100% target penjualan 5 tahun berturut-turut melalui konsisten training, audit terhadap tim dan membina hubungan baik dengan top customer

Sales Representative, PT. Grosir Sepatu Nusantara
April 2000 – Mei 2012

  • Meng-cover 53 toko retail baju terbesar di wilayah Jawa Tengah
  • Mencapai 100% target penjualan per tahun selama 4 tahun berturut-turut melalui hubungan baik dengan customer dan distribusi produk baik yang fast moving maupun slow moving.

KEMAMPUAN DAN SKILL

Komputer: Microsoft Excel, Microsoft Word, Microsoft Power Point
Bahasa Inggris aktif

KURSUS DAN PELATIHAN

2010 – Executive Training Center – Surabaya
Effective Seling Strategy

2006 – Ganesha Mandiri Komputer – Denpasar
Aplikasi Komputer Untuk Bisnis

HOBY

Travelling, olah raga, membaca, internet.

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _

Demikianlah contoh resume kerja yang bisa anda terapkan untuk keperluan profesional anda. Selain poin-poin penting di atas, beberapa orang juga mencantumkan hal-hal lain yang penting untuk dituliskan pada resume kerja. Banyak perusahaan di luar negeri yang membutuhkan data lebih mendalam dalam mengukur dan menilai calon kandidat yang paling sesuai dengan karakter dan budaya perusahaan. Adapun 10 hal yang perlu dipertimbangkan untuk dicantumkan dalam resume kerja anda, antara lain:

1. Alasan beralih / berhenti bekerja

Banyak pengusaha yang cenderung tidak mengambil kandidat yang suka ‘berpindah-pindah’ tempat kerja. Sekejap bekerja untuk perusahaan ABC selama 6 bulan, kemudian pindah pekerjaan ke perusahaan XYZ hanya 3 bulan. Mereka akan menganggap Anda tidak serius dan berisiko tinggi untuk berhenti lebih awal. Ada baiknya jika Anda bisa membuat daftar atau deskripsi mengapa Anda meninggalkan perusahaan-perusahaan lama terutama jika Anda memiliki alasan yang masuk akal. Jelaskan apakah pekerjaan lama anda hanya memiliki kontrak selama 6 bulan, pekerjaan paruh waktu atau berpindah tempat tinggal. Dengan ini, calon majikan mungkin tidak memiliki tanggapan negatif terhadap profesionalitas Anda.

2. Bagaimana Anda melihat diri Anda dalam karir ini?

Yang satu ini membutuhkan kemampuan ‘up’ Anda sendiri. Tuliskan bagaimana Anda bisa beradaptasi dengan tempat baru dan setiap perubahan (dalam hal pencapaian atau kesuksesan) yang dapat Anda lakukan. Anda juga bisa menyinggung tentang mempelajari berbagai hal baru dari perusahaan.

3. Mengapa Anda memilih jalur karir ini?

Beberapa pengusaha suka mengambil kandidat yang fokus pada karir namun tetap berpandangan luas. Anda perlu tahu apa yang Anda inginkan dari karier. Anda dapat mengaitkan jalur karir ini dengan kepribadian, minat, atau pengalaman Anda dalam pekerjaan. Misalnya, jika Anda melamar pekerjaan di bidang hubungan masyarakat, Anda dapat menuliskan kemampuan keterampilan berkomunikasi, mudah bergaul dengan publik dan menyukai lingkungan kerja yang hangat.

4. Mengapa Anda terpilih untuk bergabung dalam setiap tugas / pekerjaan lama anda?

Sebutkan mengapa Anda dipilih untuk bekerja di perusahaan lama. Fokus pada keahlian atau pengalaman Anda. Misalnya, Anda dipekerjakan untuk memimpin unit analisis untuk mempelajari data dan tidak banyak orang yang cakap seperti Anda.

5. Apa yang Anda tinggalkan di tempat kerja lama?

Jika Anda telah melakukan perbaikan atau meninggalkan kesuksesan yang berkepanjangan, Anda bisa mendaftarkannya di resume.

6. Kepribadian dan humor Anda

Kini semakin banyak pengusaha yang mencari pekerja dengan rasa humor. Mungkin karena mereka tidak ingin menjadi tegang sehingga manghambarkan suasana produktif di kantor. Jika pekerjaan yang ingin Anda terapkan membutuhkan kandidat yang menarik dan terlibat dalam kepribadian, Anda mungkin perlu mencantumkan kelebihan tersebut dalam resume.

7. Konteks untuk setiap kesuksesan yang Anda miliki

Cantumkan secara spesifik keberhasilan Anda di tempat kerja lama. Jika Anda bisa mencapai KPI rating 5 selama 4 tahun berturut-turut atau berhasil mengurangi biaya pengeluaran perusahaan, sebutkan dalam bentuk rupiah dan persentase.

8. Prioritas dalam setiap pekerjaan

Mungkin Anda bisa menuliskan perkembangan karir atau kesempatan kerja yang telah Anda ikuti.

9. Pengalaman yang Anda dapatkan dari setiap pekerjaan

Masukkan pengalaman menarik dan berguna yang Anda dapatkan dari setiap karir Anda. Misalnya, Anda berpartisipasi dalam seminar dengan para pemimpin dunia atau Anda menjadi salah satu anggota komite Konsumsi Dinner Donald Trump. Apa saja asalkan berguna untuk berkarir.

10. Bagaimana pikiran Anda bekerja?

Jika Anda pandai mengelola tugas multitasking, misalnya Anda dapat mengetahui bagaimana Anda mengelola tugas berat ini saat bekerja di bawah tekanan. Namun, poin ini tidak disarankan bagi individu yang memiliki otak rumit dan sulit dipahami.

Nah, yang terpenting, jika Anda ingin menyewa pihak mana pun untuk membuat resume kerja anda, pastikan bahwa tingkat bahasa Inggris atau pun istilah kata yang digunakan tidak sulit, sampai-sampai Anda sendiri tidak tahu arti kata atau kalimat itu. Ini bisa buat malu saat aktivitas tes wawancara kerja. Sebagai perbandingan, anda bisa juga membuat resume kerja dengan bantuan aneka template resume yang tersedia via online di internet, misalnya pada situs myperfectresume.com; resume.com; resumegenius.com; dan banyak lagi lainnya.

Tinggalkan komentar