Daftar Usaha Waralaba Menguntungkan Tahun Ini

Apa saja paket kerjasama waralaba yang profitable di tahun ini? Berapa modal yang dibutuhkan untuk bermitra menjadi franchisee? Usaha Waralaba menjadi salah satu model kerja sama bisnis yang makin populer di Indonesia. Saat ini ada ratusan pelaku usaha yang telah mewaralabakan usahanya, mulai dari waralaba skala kecil hingga franchise kelas kakap yang mematok modal ratusan juta rupiah.

Selain itu, perkembangan bisnis waralaba di Indonesia juga dapat kita lihat dari aneka jenis bidang usaha yang diwaralabakan.

Saat ini tidak hanya bidang usaha makanan dan minuman saja yang diwaralabakan, tetapi juga telah merambah ke berbagai sektor usaha, seperti jasa, teknologi, perkebunan, kesehatan, otomotif, dan lain sebagainya. Lalu, apa itu sebenarnya usaha waralaba, bagaimana cara mulai membangun bisnis kemitraan tersebut, dan apa saja paket waralaba yang prospektif di tahun ini? Yuk mari simak deskripsi berikut ini!

Apa Itu Waralaba (Franchise) ?

Waralaba berasal dari kata “wara” artinya lebih, dan “laba” berarti untung. Jadi, jika disingkat maknanya adalah untung lebih. Dalam istilah asing, waralaba disebut dengan franchise (bahasa Prancis) yang artinya hak atau kebebasan, yaitu hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan. Pengertian resmi dari waralaba dapat kita cermati dari Peraturan Menteri Perdagangan No. 12/2006 yang berbunyi:

“Waralaba (Franchise) adalah perikatan antara Pemberi Waralaba dengan Penerima Waralaba dimana Penerima Waralaba diberikan hak untuk menjalankan usaha dengan memanfaatkan dan/atau menggunakan hak kekayaan intelektual atau penemuan atau ciri khas usaha yang dimiliki Pemberi Waralaba dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh Pemberi Waralaba dengan sejumlah kewajiban menyediakan dukungan konsultasi operasional yang berkesinambungan oleh Pemberi Waralaba kepada Penerima Waralaba”.

Sementara itu, menurut Asosiasi Franchise Indonesia, arti waralaba adalah:
Suatu sistem pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, sistem, prosedur dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu.

Jadi, jika kita simpulkan bahwa waralaba adalah sebuah kerjasama bisnis antara dua belah pihak, yaitu pemilik/pemberi waralaba (franchisor) dengan penerima/mitra waralaba (franchisee), dimana pihak penerima/mitra waralaba diizinkan menggunakan berbagai sarana bisnis (brand, merek, resep, hak intelektual, produk, dan sebagainya) untuk mendapatkan keuntungan usaha sesuai dengan perjanjian disepakati.

Selain memperoleh biaya royalti dari pihak mitra, pihak pemberi waralaba (franchisor) juga akan diuntungkan karena jaringan bisnisnya menjadi lebih luas. Sementara itu, mitra waralaba (franchisee) akan merasa diuntungkan karena bisa membangun bisnis dengan lebih praktis dan bisa memasarkan produk atau brand yang sudah populer di masyarakat.

Keuntungan dan Kerugian dalam Bisnis Waralaba

Model kerjasama kemitraan dalam bentuk usaha waralaba (franchise) memiliki nilai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Jika anda ingin menggeluti bisnis waralaba, yakni sebagai penerima/mitra waralaba atau diistilahkan sebagai franchisee, ada beberapa hal positif dan negatif yang akan anda peroleh, antara lain:

Keuntungan menggeluti usaha waralaba

1. Risiko kegagalan lebih kecil
Saat kita memutuskan untuk terjun ke bisnis waralaba, tentu kita akan memilih paket waralaba yang memang sudah terbukti keuntungan dan stabilitasnya. Menurut hasil riset yang pernah dilakukan oleh Michael M. Coltman, diketahui bahwa membangun bisnis independen (mandiri) yang dimulai dari nol memiliki risiko lebih besar untuk berakhir dengan kegagalan (70%-80%), sedangkan risiko kegagalan bisnis para franchisee adalah hanya sebesar 20%-30%.

2. Mendapatkan bantuan dan bimbingan bisnis
Keuntungan berikutnya yang dirasakan oleh para mitra waralaba adalah adanya berbagai bantuan bisnis dari pemilik waralaba, misalnya berupa peralatan, bahan baku, konsultasi, pelatihan dan juga promosi usaha. Hal ini sangat berguna sekali, terutama bagi para pemula yang masih awam dalam dunia bisnis. Franchisor yang baik pasti senantiasa sigap mendampingi perkembangan usaha mitranya, karena semakin maju bisnis para mitra, maka mereka akan memperoleh keuntungan berlipat.

3. Memasarkan merek yang sudah populer
Kita tentu tidak perlu repot-repot lagi mempromosikan brand atau merek dari produk bisnis yang kita jual, karena hal tersebut telah dilakukan oleh pemilik waralaba (franchisor), apalagi jika paket waralaba yang kita beli telah sangat populer di masyarakat. Banyak waralaba nasional dan internasional yang telah dikenal masyarakat luas. Kepopuleran brand tersebut menjadikan mitra waralaba lebih mudah mendatangkan konsumen atau “built-in customers”.

Kekurangan menggeluti bisnis waralaba

1. Terkukung dalam konsep pemilik waralaba
“No freedom” atau tidak bebas, itulah salah satu sisi kekurangan menggeluti bisnis waralaba. Kita harus mengikuti konsep bisnis yang telah ditetapkan oleh pemberi waralaba (franchisor). Hal ini akan membuat kreatifitas maupun insting bisnis yang kita miliki menjadi agak terbatas. Bahkan tak jarang beberapa franchisor memberi batasan yang ketat kepada para mitranya demi tetap menjaga citra brand yang diwaralabakan.

2. Biaya relatif lebih mahal
Membeli atau ikut bergabung dalam bisnis kemitraan waralaba ternyata memerlukan biaya lebih banyak dibandingkan dengan memulai bisnis secara mandiri (sendiri). Ada beberapa biaya tambahan yang mungkin harus ditanggung oleh para mitra, diantaranya franchise fee, biaya royalti per tahun, atau juga setoran persentase keuntungan kepada pihak pewaralaba.

3. Taruhan reputasi bersama
Seperti yang telah disebutkan di atas, salah satu keuntungan yang kita peroleh saat bergabung dalam kemitraan waralaba adalah brand produk usaha yang kita pasarkan telah dikenal baik oleh konsumen, sehingga kita tidak perlu bersusah payah membangun citra brand tersebut.

Namun di sisi lain, penggunaan brand tersebut dipakai oleh franchisor dan para mitra lainnya, sehingga jika terjadi kesalahan yang dilakukan oleh franchisor atau franchisee lain, maka kita juga akan ikut menanggung akibatnya, paling tidak ikut tercoreng terhadap bisnis atau produk yang kita jual ke konsumen.

Deretan Paket Waralaba Prospektif Tahun Ini

Usaha berkonsep waralaba telah menjadi trend bisnis yang banyak digemari para pengusaha muda. Menurut mereka, melalui bisnis waralaba, mereka akan mendapatkan beberapa hal menguntungkan, diantaranya berupa: 1) transfer manajemen; 2) kepastian pasar; 3) bantuan promosi; 4) pasokan bahan baku; 5) pengawasan mutu; 6) pengenalan dan pengetahuan tentang lokasi bisnis; 7) pengembangan kemampuan sumber daya manusia, dan yang paling terpenting adalah 8) resiko dalam bisnis waralaba sangat kecil.

Nah, setelah anda membaca mengenai pengertian waralaba dan juga memahami sisi baik buruknya bisnis waralaba tersebut, tentu anda sudah bisa menyimpulkan tentang “ya” atau “tidaknya” kecocokan model bisnis ini dengan visi misi kewirausahaan anda. Jika anda memutuskan untuk mencoba terjun ke bisnis waralaba sebagai mitra (penerima waralaba), maka deretan paket waralaba berikut ini bisa anda pertimbangkan. Inilah daftar paket waralaba potensial di tahun ini. Data ini diambil dari waralabaku.com yang merupakan salah satu direktori waralaba lokal di Indonesia.

Waralaba Bidang Otomotif

Waralaba CheapNClean, Autocare Centre

Merupakan paket waralaba yang ditujukan untuk menyediakan solusi kebutuhan pemeliharaan produk otomotif. Berdiri sejak tahun 2003; jumlah gerai saat ini adalah 8; modal minimal yang diperlukan Rp 120 juta; franchise fee Rp 40 juta per 5 tahun; biaya royalti Rp 1 juta. Untuk informasi lebih lanjut dapat anda baca di situs: cheapncleanautocare.com

Waralaba Galaxy Pertamini

Merupakan paket waralaba yang menyediakan penjualan produk pengisian (pompa) bensin inovatif. Berdiri sejak 2009 oleh perusahaan Pelangi Seimbang Selaras. Jumlah gerai saat ini adalah 200. Modal minimal yang dibutuhkan sebesar Rp 6,9 juta. Informasi lebih lanjut: galaxypertamini.com

Waralaba High Definition Car Care

Paket waralaba yang disediakan merupakan perawatan kendaraan dengan produk yang dipakai berasal dari Amerika. Memiliki lini produk yang komplit dan kualitas terbaik untuk perawatan kendaraan yang membuat brand HD Car Care memiliki pasarnya sendiri didalam industry Autodetailing di seluruh dunia. Nama perusahaan pemegang lisensi adalah PT Aristoli; paket waralaba dipasarkan sejak 2014; jumlah gerai saat ini ada 8; biaya dan modal minimal yang dibutuhkan adalah Rp 250 juta. Situs: hdcarcare.co.id

Waralaba King Auto Interior

Bagi Anda yang suka dengan desain interior otomotif dan ingin terjun ke bisnis tersebut, maka paket waralaba King Auto Interior bisa menjadi pilihan menarik. King Auto & Home Interior Indonesia sebagai Cover Seat & Interior Maker dan Home Interior diresmikan sebagai perusahaan Franchise di Jakarta Conventional Center pada 06 November 2006. Anda yang tertarik, minimal menyediakan modal awal sekitar 210 juta rupiah, dan franchise fee sebesar 100 juta rupiah selama lima tahun. Informasi lebih lanjut di kingautointerior.com

Waralaba Makanan dan Minuman

Di sektor kuliner dan minuman, ada banyak pengusaha yang menawarkan kerjasama bisnis dengan konsep waralaba. Nah, berikut ini disajikan 5 waralaba makanan/minuman yang sudah populer dan dengan harga murah (terjangkau).

Waralaba Pasco

Pasco adalah merek produk minuman cup kemasan ice blend yang dimiliki oleh Ansena Play Indonesia. Hingga kini jumlah gerai yang dimiliki sekitar 183 gerai. Untuk bergabung dalam bisnis minuman ini, dibutuhkan modal minimal sekitar 6 jutaan rupiah, tanpa franchise fee dan biaya royalti. Jika anda ingin paket waralaba dengan perlengkapan outlet siap buka, maka biaya yang dibutuhkan sekitar 9 jutaan rupiah. Informasi detail bisa dilihat di passionofchocolate.com.

Waralaba Arumanis Rainbow

Pilihan paket waralaba kuliner dengan harga murah juga bisa anda dapatkan pada franchise Arumanis Rainbow. Produk waralaba yang dimiliki oleh perusahaan Pelangi Seimbang Selaras telah berhasil menggait lebih dari 1.000 mitra di Indonesia. Bandrol modal yang wajib disediakan oleh penerima waralaba (franchesee) adalah minimal 8 jutaan rupiah yang merupakan paket micro untuk 3 outlet. Arumanis Rainbow adalah brand produk jajanan berupa kembang gula kapas (cotton candy). Informasi terbaru bisa anda lihat di www.arumanisrainbow.com

Waralaba Bidang Hiburan & Hobi

Belum terlalu banyak tersedianya paket waralaba di sektor hiburan dan hobi. Jika anda antusias menggeluti bisnis hiburan, maka paket waralaba yang bisa anda pertimbangkan antara lain: Bioskop Mini 3D goes to School (modal Rp 35 juta); Layar Belajar (modal Rp 30 juta); atau SCX Race Zone (modal Rp 45 juta).

Waralaba Bidang Penginapan & Travel

Anda yang suka traveling atau ingin menyediakan jasa akomodasi penginapan, maka paket franchise penginapan dan travel bisa menjadi solusinya. Beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan antara lain: Waralaba Panorama World (modal minimal Rp 500 juta); Waralaba Iwata Tours  & Travel (modal minimal Rp 350 juta); Waralaba Simply Homy Guest House (modal minimal Rp 150 juta); atau Waralaba Top Voucher Hotel (modal minimal Rp 7,5 juta).

Waralaba Bidang Kesehatan dan Kecantikan

Bagi kaum wanita yang berminat terjun ke bisnis layanan kecantikan dan kesehatan, seperti spa atau salon, namun belum memiliki gambaran bisnis yang memadai, maka kerjasama kemitraan waralaba bisa menjadi jalan keluarnya. Ada beberapa perusahaan yang telah menawarkan kerjasama lewat model bisnis waralaba, antara lain:

Royal Garden Family Spa & Reflexology
Royal Garden Family Spa & Reflexology memiliki visi menyediakan spa berkualitas dgn harga terjangkau dekat dgn rumah Anda & misi kepuasan pelanggan. Berdiri sejak tahun 2009 dengan jumlah mitra telah mencapai 25 cabang. Modal minimal sekitar 220 jutaan rupiah. (royalgardenspa.co.id)

Nah, selain deretan waralaba yang telah disebutkan di atas, ada juga paket franchise di bidang usaha lainnya, misalnya waralaba furniture, konstruksi, properti, komputer, teknologi, laundry & jasa kebersihan, retail, dan lainnya.

Kiat Sukses dalam Memilih Bisnis Waralaba

Kata “Sukses” dalam berbisnis merupakan impian semua orang, termasuk mungkin juga anda yang ingin menggeluti bisnis franchise sebagai mitra/penerima waralaba. Seperti yang telah disebutkan di atas, konsep bisnis waralaba memang memiliki sisi positif dan negatif tersendiri.

Ada beberapa kendala yang mungkin kelak akan dihadapi oleh penerima waralaba dalam menjalankan usahanya. Beberapa kendala dan hambatan yang terlihat cukup jelas diantaranya adalah: 1) penyerahan modal yang lebih tinggi; 2) biaya bahan baku yang terkadang lebih mahal; 3) pengaturan lokasi franchisee yang tidak baik; 4) keterbatasan kreatifitas; serta juga 5) kebangkrutan pewaralaba yang akhirnya merugikan para mitranya.

Nah, untuk sukses dalam menjalankan usaha kemitraan tersebut, maka kita harus pandai-pandai dalam memilih paket waralaba. Beberapa tips yang mungkin bisa anda cermati, antara lain:

1. Pilihlah bidang bisnis waralaba yang sesuai dengan passion (kesukaan) anda

Jangan sampai anda memilih bidang usaha waralaba yang sebenarnya tidak anda sukai, tetapi hanya sekadar ikut-ikutan tren dari pebisnis sekitar karena potensi keuntungan yang anda lihat.

2. Cermati potensi bidang bisnis waralaba di wilayah anda

Tiap daerah tentu memiliki karakter penduduk yang berbeda, potensi sumber daya berbeda, dan juga peluang bisnis yang berbeda. Jangan sampai anda membeli atau ikut bergabung dalam waralaba bidang jasa pendidikan, sedangkan di daerah anda keinginan para orang tua untuk memajukan pendidikan putra-putrinya masih sangat rendah. Hal tersebut berarti bahwa saat ini potensi waralaba tersebut masih belum prospektif di daerah anda.

3. Perhatikan persebaran mitra waralaba yang sudah eksis di wilayah anda

Pengusaha waralaba (franchisor) yang baik adalah pewaralaba yang memperhatikan persebaran para mitranya. Franchisor yang bagus tentu tidak ingin para mitranya berkompetisi secara “head to head” dalam persaingan bisnis. Jika anda berencana untuk bergabung dalam suatu paket waralaba, maka perhatikan di wilayah bisnis anda “Adakah pelaku mitra waralaba serupa yang sudah berdiri?” Jika ya, perhatikan seberapa jauh lokasinya dengan rencana tempat usaha anda.

4. Bandingkan harga, kualitas dan kuantitas waralaba

Poin penting yang juga menjadi bahan pertimbangan dalam memilih suatu paket waralaba adalah perbandingan harganya. Harga mahal tentu harus sebanding dengan paket yang diberikan. Pilihan harga harus disesuaikan dengan budget yang kita miliki.

Cermatilah seberapa banyak pihak yang telah bergabung dalam suatu perusahaan waralaba. Ini bisa menjadi salah satu indikator dalam memutuskan mana waralaba yang prospektif dan usahanya stabil. Franchisor yang telah berdiri lama, memiliki jumlah mitra dan jaringan luas, serta omset bisnis yang besar adalah sinyal positif dari paket waralaba yang potensial.

Nah, demikianlah sekilas ulasan mengenai seluk beluk bisnis waralaba. Apapun pilihan paket waralaba yang anda pilih, kunci suksesnya adalah kerja keras dengan perencanaan bisnis yang jelas. * Terima kasih telah membaca artikel ini. Jika bermanfaat, jangan lupa share di media sosial, seperti Facebook dan Twitter.

Tinggalkan komentar