22 Fitur Terbaru Android P (OS Versi 9.0)

Seperti apa tampilan OS Android terbaru? Fitur apa saja yang paling menarik dan inovatif dalam Android P? Tahun ini Google fokus untuk membuat kehidupan digital kita lebih aman, mudah dan terorganisir melalui Android P. Generasi sistem operasi mobile terbaru ini merupakan penerus dari Android O, yang secara resmi dikenal sebagai Android Oreo.

Nah, rumor yang berkembang bahwa android seri 9.0 atau Android P tersebut kemungkinan diberi julukan Pistachio Ice Cream; atau mungkin Android Pie, atau bisa jadi disebut Android Pumpkin Pie; atau Pineapple Cake. Yang jelas namanya akan berkaitan dengan makanan manis atau makanan penutup.

Seperti seri sebelumnya, masing-masing versi Android diberi julukan berdasarkan nama hidangan penutup (dessert), yakni:

  • Android Donut (v1.6)
  • Android Eclair (v2.0)
  • Android Froyo (v2.2)
  • Android Gingerbread (v2.3)
  • Android Honeycomb (v3.0)
  • Android Ice Cream Sandwich (v4.0)
  • Android Jelly Bean (v4.1)
  • Android KitKat (v4.4)
  • Android Lollipop (v5.0)
  • Android Marshmallow (v6.0)
  • Android Nougat (v7.0)
  • Android Oreo (v8.0)

Google telah melakukan uji coba terbatas terhadap produk OS terbarunya tersebut sebelum dirilis secara resmi. Para developer dan pemilik perangkat Android tertentu telah diberi kesempatan untuk menjajal inovasi dan fitur terbaru dari Android P. Nah, apa saja fitur terbaru dan berbeda yang dihadirkan oleh OS Android seri 9.0 tersebut? Inilah rangkumannya.

1. Navigasi dalam Ruangan dengan Wi-Fi RTT

Android P hadir dengan mendukung protokol WiFi IEEE 802.11mc yang juga dikenal sebagai Wi-Fi Round-Trip-Time (RTT). Ini adalah salah satu fitur terbaik yang ditunggu oleh para penggemar Android.

Fitur baru ini memungkinkan pelacakan gaya GPS dalam ruangan dengan menentukan lokasi Anda di dalam bangunan dan memfasilitasi petunjuk arah belokan demi belokan untuk membantu Anda bernavigasi di dalam ruangan. Dengan teknologi terbaru ini, Anda dapat menemukan jalan melintasi jarak pendek di dalam mal dan gedung-gedung besar.

2. Dukungan untuk Gambar HEIF dan Format Video HDR VP9

Format File Gambar Efisiensi Tinggi (HEIF) adalah format gambar baru yang dikembangkan oleh kelompok MPEG. Metode kompresi lanjutnya mempertahankan kualitas gambar yang lebih tinggi daripada gambar JPEG dan membuat ukuran file lebih kecil.

Dukungan bawaan (built-in) untuk High Dynamic Range (HDR VP9) di Android versi terbaru 9.0 memungkinkan Anda membuat video yang mendukung HDR yang dapat dilihat pada perangkat dan aplikasi lain yang mendukungnya.

3. Dasbor

Saat saking asyiknya, mungkin anda tidak tahu seberapa lama Anda telah menggunakan ponsel untuk menonton video YouTube, bermain game, atau memeriksa media sosial. Inilah mengapa Google memperkenalkan banyak fitur yang memungkinkan Anda mengontrol cara Anda menggunakan ponsel.

Salah satunya adalah fitur ‘Dashboard’ yang membagi data penggunaan ponsel untuk menunjukkan informasi seberapa lama Anda telah menghabiskan waktu di perangkat Anda. Melalui fitur Dashboard, akan ditampilkan info berupa:

  • Bagan atau grafik yang menunjukkan waktu yang dihabiskan di setiap aplikasi per hari dan juga berdasarkan jam demi jam
  • Jumlah waktu yang dihabiskan untuk ponsel setiap hari
  • Berapa kali Anda membuka kunci ponsel Anda
  • Jumlah total pemberitahuan (notifications) yang Anda terima

4. Saluran Notifikasi yang Lebih Cerdas

Channel notifikasi di Android P telah dirubah dan ini memungkinkan Anda memblokir jenis pemberitahuan tertentu agar tidak muncul di ponsel Anda. Jenis notifikasi yang Anda tutup akan menampilkan tanda minus merah. Mengetuknya akan menampilkan pesan yang menanyakan apakah Anda ingin “Stop notifications” atau “Keep showing”.

5. Wind Down

Banyak dari kita menghabiskan waktu berjam-jam pada perangkat ponsel di malam hari sebelum kita benar-benar tertidur. Wind Down akan membantu Anda mengendalikan kebiasaan ini dengan menyalakan Lampu Malam dan menyalakan mode Jangan Ganggu (Do Not Disturb) pada waktu tidur yang Anda pilih.

Cukup pilih waktu di mana Anda ingin pergi tidur, dan Android P akan memudarkan layar ke skala abu-abu untuk membantu Anda mengingatkan untuk tidur pada waktu yang telah ditentukan.

6. App Actions

App Actions merupakan fitur hebat lainnya yang dibawa oleh Android P. Fitur inovatif ini akan membantu Anda menavigasi dengan lebih baik sepanjang hari dengan memberikan saran cerdas berdasarkan kebiasaan Anda. Secara otomatis dapat mengantisipasi atau meramalkan tindakan Anda selanjutnya berdasarkan tindakan saat ini.

Misalnya, jika Anda menghubungkan headphone ke ponsel cerdas Anda, Tindakan Aplikasi akan menanyakan apakah Anda ingin terus mendengarkan daftar putar favorit Anda di Spotify, sehingga memungkinkan Anda melewati beberapa langkah dalam proses tersebut. Tindakan semacam itu akan muncul di seluruh sistem OS seperti Pilihan Teks Pintar, Play Store, Launcher, aplikasi Google Penelusuran, dan Asisten.

7. Nada Peringatan untuk Memberi Tahu Rekaman Panggilan

Fitur perekaman panggilan memang telah ada cukup lama, tetapi yang baru adalah kemampuannya untuk memberi tahu (notifikasi) semua pihak setiap kali percakapan direkam. Setelah rekaman panggilan dimulai, sistem akan memutar nada dengan selang waktu 15 detik untuk mengingatkan pihak lain.

8. Slices

‘Slices’ adalah salah satu fitur Android P terbaik yang berguna di beberapa tempat. Ini memungkinkan Anda melakukan aktivitas aplikasi dasar di luar aplikasi.

Katakanlah Anda mencari ‘Lyft’ di Google Search. Slice interaktif muncul di layar yang menampilkan harga dan waktu untuk perjalanan agar Anda dapat memesan perjalanan dengan cepat. Singkatnya, Slices (irisan) adalah antar muka (UI) yang berfungsi penuh yang dapat disematkan secara eksternal di aplikasi lain untuk menyediakan berbagai opsi kepada pengguna.

9. Cara yang Lebih Mudah dalam Mengambil Screenshot dan Mengeditnya

Fitur Android 9.0 lainnya yang berguna adalah penambahan tombol screenshot pada menu daya (power). Berkat fitur ini, Anda tidak lagi harus capek-capek menekan tombol power + volume down untuk mengambil tangkapan layar.

10. Timer Aplikasi

Langkah lain menuju Digital Wellbeing adalah fitur App Timer yang memungkinkan Anda menetapkan batas waktu pada aplikasi yang Anda gunakan untuk jangka waktu yang lebih lama.

Saat mendekati batas waktu, pemberitahuan muncul memperingatkan Anda telah mencapai batas waktu Anda dan aplikasi ‘jeda.’ Jadi dengan Android P, Anda dapat mengatur waktu Anda lebih baik dan meningkatkan produktivitas Anda sesungguhnya. Menyeimbangkan kehidupan nyata dan dunia maya.

11. Mode Lockdown

Penambahan terbaru ke menu power adalah tombol “Enter Lockdown”. Ini salah satu fitur teratas Android P yang semakin meningkatkan keamanan ponsel Anda. Setelah diaktifkan, mode tersebut akan menonaktifkan opsi membuka kunci sidik jari yang bisa sangat berguna jika ada penyerang yang memaksa Anda atau mengelabui Anda agar membuka kunci ponsel Anda. Setelah meluncurkan mode ini, Anda akan diminta memasukkan PIN, kata sandi atau pola sebagai metode buka kunci lainnya untuk bekerja kembali.

12. Navigasi Gesture Baru

Google telah mendesain ulang cara Anda menavigasi OS dengan memperkenalkan Gesture Navigation di Android P yang mirip dengan iPhone X. Jika biasanya dalam layar ponsel kita disuguhkan dengan tiga jenis tombol (home, back, recent app), ternyata Android P memiliki opsi untuk menggunakan user interface baru dalam menjelajah setiap aplikasi.

Gestur Navigation memungkinkan Anda untuk menggesek ke atas untuk melihat aplikasi terbaru bersama dengan UI yang menyarankan aplikasi yang mungkin Anda gunakan. Menggesek tombol ke kiri dan ke kanan memungkinkan Anda beralih antar aplikasi dengan cepat.

13. Jangan Ganggu (Do Not Disturb)

Rapat bisnis atau pertemuan keluarga sering menuntut kehadiran penuh Anda, dan Android P akan membantu Anda melalui mode Do Not Disturb (DND) yang dimodifikasi. Fitur ini tidak hanya membungkam panggilan telepon dan pemberitahuan tetapi juga semua gangguan visual seperti pemberitahuan yang sering muncul di layar Anda.

Fitur Android P berbasis gesture lain yang disebut ‘Shush’ memudahkan Anda menjauhkan diri dari panggilan dan notifikasi dengan mengaktifkan mode Do Not Disturb. Untuk mengaktifkan mode Shush, cukup letakkan ponsel Anda menghadap ke bawah di atas meja, dan secara otomatis memasuki mode DND.

14. Peningkatan Keamanan

Dengan meningkatnya masalah privasi seperti Facebook yang melacak aktivitas Anda, OS Android terbaru ini telah mengubah faktor privasinya dalam versi terkini. Jika saat ini, setelah Anda mengizinkan sebuah aplikasi mengakses kamera dan mikrofon Anda, maka aplikasi tersebut dapat menggunakannya kapan pun mereka mau. Tetapi Android P akan memblokir aplikasi yang berjalan di latar belakang dalam mengakses kamera dan mikrofon smartphone Anda.

Jika aplikasi mencoba untuk menggunakan kamera Anda tanpa sepengetahuan Anda, itu akan ditutup dan menerima kesalahan sistem. Sementara aplikasi yang berusaha merekam audio akan menangkap suara kosong sampai Anda membuka aplikasi tersebut.

15. Peningkatan dalam Aplikasi Perpesanan (Messaging Apps)

Aplikasi pesan telah mengalami beberapa perbaikan untuk meningkatkan keseluruhan pengalaman pengguna. Fitur penting adalah ketentuan bagi developer untuk membuat gambar dapat dilihat di layar notifikasi untuk semua pesan masuk. Ini juga memiliki Smart Reply yang memungkinkan Anda untuk membalas dengan cepat pesan melalui ‘notification shade’ dan menggunakan respon yang disarankan yang dibuat oleh analisis pesan yang masuk.

16. HTTPS Default untuk Aplikasi

Peramban internet bekerja pada dua protokol: HTTP dan HTTPS, dengan perbedaan utama adalah fitur enkripsi. Tetapi semua aplikasi tidak menggunakan protokol aman untuk komunikasi yang dapat mengekspos data perangkat Anda ke potensi bahaya.

Sekarang, semua aplikasi yang dibuat untuk Android P akan mengomunikasikan data melalui HTTPS secara default. Ini akan memastikan keamanan data Anda saat mengirim atau menerima data dari server aplikasi.

17. Isi otomatis pada Browser

Implementasi Autofill pada Android Oreo memiliki satu batasan, yakni ketidakmampuannya untuk bekerja dengan browser. Tetapi versi OS Android terbaru mengatasi keterbatasan ini dengan mengizinkan pengelola kata sandi untuk mengisi kredensial masuk ke dalam peramban.

18. Tampilan Ambient untuk Persentase Baterai

Ambient Display pada awalnya dirancang untuk menunjukkan waktu dan notifikasi saat ini di ponsel tanpa harus pergi ke layar awal (home screen). Ambient Display adalah salah satu fitur paling keren di Android. Fitur yang pertama kali hadir pada sistem operasi Android Lollipop ini memungkinkan penggunanya untuk membaca notifikasi dari layar yang terkunci.

Selain jam dan notifikasi, salah satu fitur yang banyak diminta pengguna adalah agar ponselnya bisa menunjukkan persentase pengisian baterai di Ambient Display. Dan Android P pun mengakomodasi fitur tersebut.

19. Tombol Rotasi Otomatis (Auto-Rotate Button)

Penambahan tombol baru yang kontekstual membuat rotasi otomatis jauh lebih mudah dan merupakan salah satu fitur Android yang sangat berguna. Tombol putar otomatis (potrait – landscape) muncul di bilah navigasi saat ponsel Anda dirotasi ke orientasi yang saat itu tidak dikunci.

Misalkan perangkat Anda terkunci ke mode potret dan Anda mencoba untuk memutar ke lansekap, sebuah tombol muncul. Mengetuk tombol ini akan mengunci ponsel Anda ke lanskap sampai Anda menggunakan aplikasi itu atau Anda memutar ponsel kembali ke mode potret dan menyentuh tombol itu lagi.

20. Baterai Adaptif

Google semakin mengembangkan kemampuan teknologi AI (Artificial Intellegence) pada OS-nya untuk memperkaya pengalaman pengguna, dan contoh terbarunya adalah ‘Adaptive Battery.’

Sistem akan belajar memprioritaskan daya baterai dengan mengamati aplikasi dan layanan yang paling sering Anda gunakan, sehingga membantu Anda mendapatkan hasil maksimal dari baterai Anda, dan membuatnya bertahan untuk waktu yang lebih lama.

21. Kecerahan Adaptif

Google mencoba fokus untuk membuat ponsel pintar lebih cerdas dengan membuatnya belajar dari kebiasaan Anda dan beradaptasi sesuai dengan preferensi Anda.

Jadi, pada Android 9.0 menggunakan mekanisme baru yang disebut ‘Adaptive Brightness’ yang mempelajari tingkat kecerahan pilihan Anda di lingkungan yang berbeda. Dengan melacak kecerahan yang disesuaikan pengguna, maka secara otomatis akan mengatur tingkat kecerahan layar untuk Anda.

22. Peningkatan ART

Perubahan baru di OS ini akan meningkatkan Android Runtime (ART) yang menghasilkan peningkatan kinerja dan efisiensi yang cukup signifikan. Ini berarti bahwa aplikasi dapat diluncurkan lebih cepat dan mengkonsumsi lebih sedikit memori di ponsel yang berbasis Android P.

Nah, demikianlah sederet fitur inovatif dan terbaru yang ditanamkan pada sistem operasi Android P. Seiring kemajuan teknologi mobile yang semakin pesat, tentu fitur-fitur tersebut akan terus dikembangkan lebih canggih dan bermanfaat bagi penggunanya.

Tinggalkan komentar