Kriteria Pria Tampan Menurut 10 Negara Dunia

Bebicara mengenai ketampanan, tentu masing-masing orang punya sudut pandang yang berbeda. Hal ini karena persepsi ketampanan merupakan sesuatu yang sangat subjektif. Terkadang nilai ketampanan seorang pria di mata para wanita tidak hanya dilihat dari bentuk wajahnya saja, tetapi juga dilihat secara utuh (menyeluruh).

Ada sebagian wanita yang menyukai lelaki yang berkulit putih, dengan senyum manis, dan berpakaian rapi. Namun, ada juga kelompok wanita yang mengagumi pria yang berotot, berkulit coklat, dengan hiasan kumis tipis di atas bibirnya.

Konsep ketampanan di mata seorang perempuan adalah berbeda-beda. Namun, dalam cakupan masyarakat yang lebih luas, entah itu dalam kelompok suatu bangsa atau negara, ada pendekatan yang sama mengenai persepsi ketampanan seorang pria.

Misalnya saja (entah ini benar atau tidak), sebagian kelompok perempuan di Indonesia menjadikan cowok-cowok “boy-band” Korea sebagai tolak ukur ketampanan seorang pria. Namun, bagi gadis-gadis asal Amerika, kiblat mereka terhadap ketampanan bukanlah cowok-cowok Korea. Mereka memiliki kriteria tertentu dalam menyimpulkan apakah seorang pria itu terlihat “sexy” atau tidak. Lalu, seperti pandangan mereka tentang lelaki yang tampan?

Nah, mengutip dari situs brightside.me, kita akan melihat kriteria ketampanan seorang pria menurut persepsi kaum hawa dari sepuluh negara yang berbeda berikut ini:

1. Cowok India

Jika Anda ingin disebut pria yang tampan di India, maka rujukannya tiada lain adalah aktor-aktor Bollywood. Di negara ini, jika seorang pria muda ingin menarik lawan jenisnya, maka dia harus bugar dan berotot.

Selain itu, untuk sedekat mungkin dengan citra macho India sejati, Anda perlu mengoleskan gel penata rambut setiap hari, melakukan waxing secara teratur, menumbuhkan jambang pendek, dan yang terpenting adalah selalu menggunakan krim pencerah kulit.

2. Cowok Britania Raya (Inggris)

Kawasan pantai Britania Raya tidak sepenuhnya dimanjakan oleh cuaca cerah. Itulah mengapa penduduk Inggris memiliki warna kulit natural. Namun, tidak seperti di India, pria Inggris tidak menganggap kecerahan kulit tersebut membantu dalam menarik lawan jenis. Sebenarnya, para pria Inggris sering mencoba memperbaiki ‘kelemahan’ ini dengan menggunakan produk penyamakan diri.

Untuk menyenangkan para wanita, kaum macho Inggris memilih tampilan yang dicukur rapi, atau, seperti yang semakin populer akhir-akhir ini, menumbuhkan bulu pendek. Mereka mencoba untuk tidak menambah berat badan, namun menghindari latihan pembentukan otot yang berlebihan. Juga, tidak jarang pria Inggris modern memiliki tato, dimana dekorasi tubuh ini cenderung berhasil untuk mengesankan gadis-gadis lokal di sana.

3. Cowok Amerika Serikat

Saat ini di Amrik, cowok yang terlihat charming dan sporty mulai kurang mendapat perhatian. Selera wanita-wanita di negeri Paman Sam mulai bergeser. Mereka menganggap cowok ganteng itu adalah pria berbahu lebar dengan fisik yang kekar. Bahkan ada istilah khusus untuk menggambarkan magnet bagi wanita ini: ‘lumbersexuals.’

Ketampanan cowok macho itu harus sosok yang kuat, berkulit putih dengan otot menonjol dan kekar, serta yang cukup penting adalah memiliki janggut. Mode pakaiannya harus menghindari busana yang elegan, tetapi memakai celana jeans, sepatu bot kasar, dan kemeja flanel.

4. Cowok Korea Selatan

Jika Anda pernah menonton serial TV Korea Selatan, atau menyaksikan pertunjukan idola K-pop, maka Anda pasti sudah tahu bahwa konsep ketampanan pria di negara Asia Timur ini sangat berbeda dengan kebanyakan negara-negara barat. Di sini, tidak ada tipe pria tampan yang berkarakter “kasar” dan brutal.

Sosok pria yang disebut ganteng bukanlah mereka yang memiliki otot besar, janggut tebal, atau pun kumis tipis. Sebaliknya, ciri-ciri maskulin yang sangat trendi di Korea Selatan adalah pria yang berkulit halus, bersih, ramping, terkadang terkesan “rapuh”.

Untuk meningkatkan daya tariknya, pria Korea bahkan melakukan operasi plastik. Selain itu, mereka sangat akrab dengan lip gloss dan eye shadow. Konsep stylish menjadi salah satu indikator untuk pria ganteng, dan mereka pun bersedia mengeluarkan banyak uang untuk membeli barang-barang fashion dari merek terkenal.

5. Cowok Brazil

Di kancah internasional, citra pria di negara Brazil yang bisa dikatakan sebagai sosok yang tampan adalah mereka yang berambut hitam, mata cokelat, wajah simetris, dan kulit warna coklat karena paparan matahari.

Namun, para wanita di sana justru lebih tertarik pada cowok Brasil yang bermata cerah dan berambut ikal pirang. Laki-laki yang memiliki kriteria ini dijamin akan mendapat perhatian dari gadis-gadis di sana. Tambahan lainnya yang membuat pria lebih menarik di mata cewek-cewek Brazil adalah mereka punya kulit coklat terbakar matahari, dan tentunya otot ‘six-pack’ yang selalu mengesankan.

6. Cowok Australia

Terlepas dari kenyataan bahwa pria Korea dan Australia terlihat sangat berbeda, ternyata mereka berdua sangat menjaga penampilan. Para pria di negara Kangguru ini selalu siap menginvestasikan waktu dan uang untuk mendapatkan citra yang trendi.

Orang-orang Australia mengunjungi ahli kosmetik, nongkrong di pusat kebugaran untuk mencoba mendapatkan otot yang sempurna, dan bahkan menjalani operasi plastik untuk mengubah bentuk hidung dan telinga mereka.

7. Cowok Yunani

Anda mungkin berpikir bahwa, di Yunani, pria tidak perlu melakukan upaya apa pun untuk membuat para gadis terpesona. Lagi pula, sebagian besar pria di sana benar-benar berwajah tampan seperti yang tercermin dari patung-patung klasik, atau dewa-dewa yang mereka gambarkan dalam lukisan.

Pria tampan menurut gadis-gadis Yunani adalah mereka yang berambut gelap (atau sedikit bergaris perak), tatapan dalam, mode wajah macho, tubuh ramping dan kecokelatan, dan tentunya karakter wajah bangsa Yunani yang spesifik. Nilai cowok menjadi lebih “plus” jika ia memiliki tubuh tinggi di atas 165 cm.

8. Cowok Italia

Di Italia, gelar pria tampan dan menawan secara universal dapat diberikan kepada siapa saja yang menjaga penampilannya. Ini adalah masyarakat, di mana keindahan alam jauh lebih penting daripada kemampuan untuk tampil keren. Pria Italia selalu segar dan berpakaian stylish. Mereka tidak takut dengan pakaian dan perhiasan berwarna cerah.

Selain itu, para cowok juga siap menggunakan metode kecantikan wanita, seperti mencabut alis, manikur, dan bahkan prosedur kosmetik dan suntikan. Pria macho di Italia sering memiliki kumis tipis atau janggut pendek, tetapi rambut wajah mereka selalu terlihat sangat rapi dan bersih.

9. Cowok Turki

Bagi seorang wanita Turki, pria Turki yang ideal harus memiliki keberanian dan kekuatan, bersama dengan watak romantis. Mungkin inilah sebabnya para aktor yang memerankan pahlawan romantis dalam melodrama dan sinetron lokal, mendapat perhatian luar biasa dari gadis-gadis di sana.

Di Turki, untuk dianggap tampan, seorang pria harus sangat terawat dan memperhatikan gaya rambut. Pada saat yang sama, untuk benar-benar menyenangkan para wanita, rambut di dada mereka harus dihilangkan tanpa tersisa. Last but not least, perempuan Turki dikenal mengagumi pria yang penampilannya menggabungkan fitur etnik tradisional dan mata berwarna terang.

10. Cowok Swedia

Konsep warga Swedia tentang ketampanan dan maskulin belakangan ini telah mengalami transformasi tertentu. Saat ini, bukan hanya tipe “Viking brutal” yang populer di kalangan wanita, tetapi juga pria muda dengan fisik yang sangat ramping, dan sedikit keteduhan di matanya. Adapun karakter-karakter pendukung dari cowok Swedia sejati antara lain: bertubuh tinggi, kulit pucat, mata cerah, rambut pirang, dan tulang pipi yang tajam.

Tinggalkan komentar