20 Manfaat Minum Madu Setiap Pagi, Begini Resepnya

Madu adalah cairan yang kental, lengket dan rasanya manis yang kaya akan mineral seperti zat besi, kalsium, dan magnesium. Ada sesuatu yang tak dapat disangkal mempesona tentang madu, produk nektar bunga yang ditransformasikan oleh lebah.

Madu adalah super food yang dapat dinikmati kapan saja sepanjang hari. Tidak hanya mengandung nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, madu juga rasanya luar biasa, bahkan ketika dipasangkan dengan bahan lain. Ada berbagai jenis madu yang bekerja di tubuh kita secara berbeda.

Biasanya para dokter merekomendasikan madu dikonsumsi saat perut kosong di pagi hari karena memberi dorongan instan dan dorongan energi yang cukup untuk beraktivitas sepanjang hari. Selain itu, saat tidur, sesendok madu tidak hanya memberikan tidur malam yang nyenyak tetapi juga membantu pencernaan dan relaksasi pikiran dan tubuh.

Madu bisa dikonsumsi langsung ataupun dicampur dengan bahan lain, seperti air hangat, jus lemon, atau diolesi pada roti sebagai pengganti gula pemanis buatan. Nah, apa saja manfaat minum madu setiap pagi? Bagaimana cara penyajian yang sehat dan enak? Silakan baca deskripsi manfaat mengkonsumsi madu dan beberapa resep sajiannya berikut ini.

1. Madu Mengandung Beberapa Nutrisi

Madu adalah cairan kental manis yang dibuat oleh lebah madu. Lebah mengumpulkan gula – terutama nektar bunga yang kaya gula – dari lingkungannya. Ketika masuk sarang lebah, para lebah berulang kali mengonsumsi, mencerna, dan memuntahkan nektar.

Produk akhirnya adalah madu, cairan yang berfungsi sebagai makanan yang disimpan untuk lebah. Bau, warna, dan rasanya tergantung pada jenis bunga yang dikunjungi.

Secara nutrisi, 1 sendok makan madu (21 gram) mengandung 64 kalori dan 17 gram gula, yang mencakup fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa. Madu hampir sama sekali tidak mengandung serat, lemak atau protein.

2. Madu dapat Membantu Mengurangi Batuk pada Anak

Salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami oleh anak-anak adalah batuk, dengan infeksi saluran pernapasan atas. Infeksi ini dapat memengaruhi tidur dan kualitas hidup anak-anak. Namun, obat batuk tidak selalu efektif, dan dapat memiliki efek samping.

Menariknya, madu mungkin merupakan pilihan yang lebih baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu sangat efektif untuk membantu mengurangi batuk. Namun demikian, madu tidak boleh diberikan kepada anak-anak di bawah usia satu tahun karena risiko botulisme, yaitu jenis keracunan langka yang dipicu oleh sejenis bakteri yang disebut Clostridium botulinum.

Dalam membuat resep madu untuk mengurangi gangguan batuk ini, Anda membutuhkan 150 gr madu, 50 gr gliserin, 2 buah jeruk lemon (diambil sarinya). Semua bahan dicampur rata menjadi obat batuk yang bisa disimpan dalam botol tertutup rapat. Resep lainnya adalah campurkan 2 sdt madu dan 2 sdt air jahe. Beberapa masyarakat di Indonesia memiliki resep tradisional lainnya, yakni dengan mencampurkan 2 sdm air jeruk nipis, 1 sdm madu murni, dan 2 tetes minyak kayu putih. Diaduk rata dan minum 2 hari sekali.

3. Madu Kaya Akan Antioksidan

Madu alami dengan kualitas tinggi mengandung banyak antioksidan penting, diantaranya asam organik dan senyawa fenolik seperti flavonoid. Para ilmuwan percaya bahwa kombinasi dari senyawa-senyawa tersebut menjadikan madu sebagai sumber antioksidan tinggi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa madu soba meningkatkan nilai antioksidan pada darah kita. Antioksidan telah dikaitkan dengan pengurangan risiko serangan jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker. Itu juga dapat meningkatkan kesehatan mata.

4. Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Antioksidan yang terdapat pada madu dapat membantu menurunkan tekanan darah. Seperti yang kita ketahui, tekanan darah merupakan faktor risiko penting untuk penyakit jantung, dan madu dapat membantu menurunkannya.

Hal ini karena madu mengandung senyawa antioksidan yang telah dikaitkan dengan menurunkan tekanan darah. Penelitian pada tikus dan manusia telah menunjukkan sedikit penurunan tekanan darah dengan mengkonsumsi madu.

5. Madu Menjaga Pencernaan

Madu menunjukkan efek positif pada bakteri usus dan membantu menjaga sistem pencernaan kita tetap sehat dan seimbang. Madu juga dapat menghambat efek genotoksik dan berbahaya dari mikotoksin bila digunakan sebagai pengganti gula olahan. Saat melewati saluran pencernaan (perut), madu menghancurkan kuman dan menyembuhkan luka kecil di selaput lendir. Ambil 3 sdt madu tanpa air, diminum setiap pagi sebelum sarapan pagi. Setelah kira-kira 15 menit, minum satu gelas air hangat.

6. Mengontrol Kadar Kolestrol

Kadar kolesterol LDL yang tinggi merupakan faktor risiko yang kuat untuk penyakit jantung. Jenis kolesterol ini memainkan peran utama dalam aterosklerosis, yakni penumpukan lemak di arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Menariknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa madu dapat meningkatkan kadar kolesterol baik. Artinya, madu dapat mengurangi jumlah kolesterol LDL yang “jahat”, sembari secara signifikan meningkatkan kolesterol HDL “baik”

Hasil penelitian yang dilakukan Yaghoobi, dkk, memaparkan bahwa mengkonsumsi madu menyebabkan penurunan LDL 5,8% dan peningkatan kolesterol HDL 3,3%. Ini artinya menyebabkan penurunan berat badan sekitar 1,3%.

7. Madu untuk Imunitas

Sifat antioksidan dan antibakteri yang terkandung dalam madu dapat membantu sistem pencernaan dan meningkatkan kekebalan tubuh. Madu (honey) merupakan pembangkit power antioksidan, yang sangat efektif untuk menghilangkan radikal bebas dari tubuh.

Satu sendok madu dan jus perasan setengah buah lemon yang dituangkan ke dalam secangkir air hangat adalah minum tonik pembersih yang bisa dikonsumsi sebelum sarapan pagi. Di India, populer menggunakan madu yang ditambahkan dengan bawang putih untuk meningkatkan efektivitas kehebatan madu.

8. Madu dapat Menurunkan Trigliserida

Trigliserida darah yang tinggi adalah faktor lain yang memicu penyakit jantung. Itu juga terkait dengan resistensi insulin, yang merupakan pendorong utama diabetes tipe 2. Kadar trigliserida cenderung meningkat karena kebiasaan konsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan.

Menariknya, banyak penelitian telah mengaitkan konsumsi madu dengan kadar trigliserida yang lebih rendah, terutama ketika digunakan untuk menggantikan gula.

9. Manfaat Antioksidannya Berkaitan dengan Kesehatan Jantung

Madu adalah sumber nutrisi yang kaya akan fenol dan senyawa antioksidan lainnya. Banyak penelitian yang mendukung peranan madu dalam pengurangan risiko penyakit jantung. Antioksidan pada madu dapat membantu saluran arteri di jantung kita membesar, sehingga memperlancar aliran darah ke jantung.

Senyawa penting di dalam madu juga dapat membantu mencegah pembentukan gumpalan darah, sehingga mengurangi potensi serangan jantung dan stroke. Sebuah penelitian pada tikus menunjukkan bahwa madu melindungi jantung dari stres oksidatif.

10. Madu Merangsang Penyembuhan Luka

Pengobatan dengan olesan madu (topikal) telah lama digunakan untuk menyembuhkan luka karena bisul, luka karena tergores, atau pun luka bakar, bahkan telah populer sejak Mesir kuno dan masih umum sampai sekarang. Madu juga merupakan pengobatan yang efektif untuk borok kaki diabetik, yang merupakan komplikasi serius yang dapat menyebabkan amputasi.

Sebuah studi melaporkan tingkat keberhasilan 43,3% dengan madu sebagai perawatan luka. Dalam penelitian lain, madu topikal menyembuhkan 97% penderita bisul diabetes pasien.

Para peneliti percaya bahwa kekuatan penyembuhan madu berasal dari efek antibakteri dan anti-inflamasi serta kemampuannya untuk menyehatkan jaringan di sekitarnya. Terlebih lagi, ini dapat membantu merawat kondisi kulit lainnya, termasuk psoriasis dan lesi herpes. Jenis madu yang dianggap paling efektif dalam mengobati luka bakar adalah Madu Manuka.

11. Mengurangi Problema pada Sinus

Dengan meningkatnya polusi udara dan debu, banyak orang saat ini menderita masalah terkait sinus. Sinus adalah rongga kecil di sekitar hidung yang menghasilkan lendir untuk menjaga sistem pernapasan dari alergi dan infeksi. Ketika kita menderita infeksi, virus memblokir sinus, menjebak udara dan lendir yang menyebabkan kesulitan bernafas.

Madu adalah anti-bakteri alami dan anti-septik yang membantu membersihkan infeksi dan mengurangi radang. Madu juga menenangkan tenggorokan dan mengurangi batuk dan memperkuat sistem kekebalan tubuh sehingga mengurangi serangan sinus atau pilek ringan. Dalam pengobatan tradisional, perpaduan 1 sendok makan madu suam-suam kuku dan ¼ sendok teh bubuk kayu manis setiap hari selama 3 hari dapat mengurangi gangguan pilek ringan.

12. Penguat Energi Alami

Glukosa dalam madu diserap oleh tubuh dengan cepat, memberikan dorongan energi langsung, sementara fruktosa memberikan energi berkelanjutan karena diserap lebih lambat. Madu juga diketahui menjaga kadar gula darah cukup konstan dibandingkan dengan jenis gula lainnya.

13. Membantu Penurunan Berat Badan

Menurut penelitian yang dipublikasikan di NCBI, mengganti gula dengan madu juga bisa membantu menurunkan berat badan dalam jangka panjang. Madu meningkatkan metabolisme tubuh, yang sangat penting untuk menurunkan berat badan.

14. Mencerahkan Kulit

Madu merupakan salah satu bahan kecantikan yang banyak dipakai untuk perawatan kulit. Banyak jasa spa yang memakai metode lulur madu untuk mencerahkan dan menghaluskan kulit para pelanggannya. Madu adalah antioksidan yang sangat baik, yang berarti konsumsi rutinnya akan membersihkan tubuh Anda dari berbagai racun. Selain itu, sifat antibakterinya akan sangat meningkatkan kondisi kulit kita.

15. Mengurangi Sakit pada Gusi

Sifat anti-bakteri dan penyembuhan infeksi, madu membantu dalam mengobati dan menyembuhkan luka. Penyakit gigi dan gusi seperti gingivitis, perdarahan, dan plak dapat diobati dengan menggunakan madu secara teratur. Madu diketahui melepaskan hidrogen peroksida antiseptik yang bertindak sebagai agen anti-mikroba yang mencegah pertumbuhan bakteri.

Para ahli menyarankan penggunaan madu mentah yang dicampur dengan air untuk digunakan sebagai obat kumur. Juga menggosok madu langsung pada area gusi yang meradang dapat memberi bantuan instan dari rasa sakit dan penyakit periodontal lainnya.

16. Menambah Kemampuan Daya Ingat

Penelitian lain menunjukkan kemampuan madu dalam melawan stres, dan mengembalikan sistem pertahanan antioksidan seluler, sehingga sebagai konsekuensinya, itu dapat meningkatkan daya ingat. Selain itu, kalsium yang terkandung dalam madu mudah dicerna oleh otak, yang memiliki efek menguntungkan pada fungsinya.

17. Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Gula yang terkandung dalam madu meningkatkan kadar insulin dalam darah, yang kemudian melepaskan serotonin. Serotonin selanjutnya diubah menjadi melatonin, yakni hormon yang meningkatkan kualitas tidur.

18. Madu Menenangkan Saraf

Mungkin terdengar aneh, tetapi ini adalah sebuah fakta. Madu membantu menenangkan saraf dan menghilangkan rasa lelah. Glukosa yang terkandung dalam madu sangat penting untuk pekerjaan neuron. Dengan cepat diserap ke dalam darah, yang selanjutnya relaksasi dan mengurangi gangguan psikologis.

19. Menyembuhkan dari Efek Mabuk

Hanya dengan beberapa sendok makan madu akan membantu mempercepat metabolisme tubuh kita dan membantu mengatasi efek mabuk, karena fruktosa membantu mempercepat oksidasi alkohol oleh hati. NYU Langone Medical Center mengungkapkan bahwa minum madu secara oral dapat meningkatkan kemampuan tubuh untuk memetabolisme alkohol, sehingga membatasi keracunan dan lebih cepat mengurangi kadar alkohol dalam darah.

20. Minuman Energi Alami

Madu dikenal sebagai sumber energi alami yang sangat baik karena gula alami yang tidak diolah di dalamnya memasuki aliran darah secara langsung. Hal ini pada gilirannya dapat memberikan dorongan energi yang cepat. Dorongan cepat ini bekerja seperti keajaiban bagi aktivitas olahraga Anda, terutama dalam latihan daya tahan yang lebih lama.

Penelitian Dr. Milton mengungkapkan ½ sendok makan madu yang diminum bersama segelas air dan ditaburi bubuk kayu manis dapat meningkatkan vitalitas tubuh dalam seminggu. Ramuan tersebut diminum setiap hari setelah menggosok gigi dan jam 3 sore pada saat stamina tubuh menurun.

Nah, demikianlah daftar manfaat mengonsumsi madu setiap pagi. Selain manfaat minum madu yang telah dipaparkan di atas, penggunaan madu secara topikal (dioles) pada kulit juga dapat memberi segudang manfaat, antara lain:

  • Menghaluskan kulit dan wajah
  • Bahan alami untuk mengatasi ketombe (dandruff)
  • Mencegah dan mengobati penyakit kulit eczema.
  • Mengurangi kulit wajah yang berminyak
  • Membuat rambut kuat dan halus

Tinggalkan komentar