100 Pantun 1 Bait tentang Nasihat, Pendidikan, Cinta, Lucu

Pantun adalah salah satu jenis puisi lama yang merupakan karya sastra Nusantara. Pantun disusun dalam larik-larik atau baris-baris kata, yang secara umum terdiri dari empat baris. Keempat baris tersebut merupakan satu bait pantun, yang terdiri dari dua baris sampiran dan dua baris isi (maksud).

Nah, berikut ini kami sajikan kumpulan pantun 1 bait (empat baris) tentang nasihat belajar untuk anak-anak, tema pendidikan, cinta muda-mudi, tentang agama, dan juga pantun 1 bait lucu.

Pantun 1 Bait Nasihat Belajar (Pendidikan) untuk Anak-anak

1. Tangkap pencuri tak boleh lolos
Dalam penjara dia dijeblos
Jadi siswa tak boleh bolos
Rajin sekolah dan bersikap polos.

2. Buah nanas di atas bangku
Buah duku dibuat jamu
Jangan malas membaca buku
Karena buku sumber ilmu.

3. Gersang nian bukit cadas
Tempat habitat para unggas
Jadilah murid yang cerdas
Selalu kerjakan setiap tugas.

4. Ahli kungfu badannya tangguh
Angkat jangkar dan juga sauh
Pelajari ilmu dengan bersungguh
Agar tidak tertinggal jauh.

5. Daun-daunan harus diramu
Tuk obati semangat yang redup
Sungguh-sungguhlah mencari ilmu
Biar menjadi pegangan hidup.

6. Bila bicara jangan ngelantur
Apalagi saat bermain catur
Jangan lelah belajar teratur
Siapa tahu esok jadi direktur.

7. Main akrobat badannya lentur
Gitar dipetik terasa kaku
Hasrat belajar tak boleh luntur
Selalu rajin membaca buku.

8. Beli kemeja boleh dicicil
Kemeja mewah buatan Brasil
Banyak belajar di masa kecil
Di waktu besar pasti berhasil.

9. Rumah gubuk beratap lontar
Naik kuda susah terkejar
Dari mana datangnya pintar
Dari ketekunan dalam belajar.

10. Batang cerutu jangan dibuang
Letakkan saja di atas papan
Sekolah itu tempat berjuang
Agar siap di masa depan.

11. Cuaca dingin mencari kutu
Dapat sepuluh bakar di tungku
Kalau ingin juara satu
Rajinlah selalu membaca buku.

12. Tiap malam tertidur pulas
Meski tidak memakai alas
Jika ingin jadi bintang kelas
Belajar keras, janganlah malas.

13. Kuda berlari ke tanah datar
Macan datang pergi mengejar
Jika ingin bertambah pintar
Tentu kita harus belajar.

14. Bapak Bupati datang bertamu
Datang sendiri ketika fajar
Jika ingin mendapat ilmu
Rajin-rajinlah dalam belajar.

15. Makan malam, masaknya kalkun
Kalkun ditangkap di tengah gurun
Hendaklah kamu belajar tekun
Agar nilai tak jadi turun.

16. Tugu muda di Semarang
Dari jauh terlihat jelas
Rajin belajar sejak sekarang
Biar tidak tinggal di kelas.

17. Lampu kecil berpijar-pijar
Bawa sebentar masuk ke goa
Bangun pagi menjelang fajar
Sebelum belajar harus berdoa.

18. Ada awan tutupi fajar
Bulan bintang terletak sejajar
Ayo kawan kita belajar
Agar cita-cita mudah dikejar.

19. Kalau macan sudah mengaum
Suaranya keras dan berirama
Kalau ada ulangan umum
Mari kita belajar bersama.

20. Kuda berjalan jangan dikejar
Jika dikejar larinya ke kota
Jadi anak rajinlah belajar
Demi meraih cita-cita.

Pantun 1 Bait Semangat Aktivitas

21. Penjajah lama namanya Belanda
Lihat di peta bentuknya naga
Selamat bekerja teruntuk anda
Moga semangat tetap terjaga.

22. Ada dokar bawa peziarah
Dokarnya goyang, airnya tumpah
Surya bersinar sangatlah cerah
Moga usaha, panen berlimpah.

23. Sayur dimasak, beras ditanak
Ikan digoreng dengan minyak
Kalau mau hidup enak
Kerja keraslah yang banyak.

24. Celana ketat disebut kolor
Dibeli empat sama Pak Mandor
Met aktivitas warga Tanjung Selor
Tarik semangat, janganlah kendor.

25. Ada kertas diberi perekat
Kertasnya kuat dalamnya hangat
Selamat bekerja wahai sahabat
Semoga kita tetap semangat.

26. Lihat sepintas memakai kerudung
Lirik matanya, kaki tersandung
Met aktivitas masyarakat Bandung
Rejeki berlimpah setinggi gedung.

27. Ke angkasa pake apollo
Lalu mendarat di rumah joglo
Met aktivitas warga Gorontalo
Moga rejeki datang berkilo-kilo.

28. Air hujan di daun talas
Simpan umbinya di dalam kulkas
Jauhi segenap sifat pemalas
Agar cita-cita tergapai lekas.

29. Mawar berduri, bunga melati
Jadi pajangan dekoratif
Kuatkan fisik, tegarkan hati
Jalani pekerjaan dengan positif.

30. Dua lalat di atas meja
Lalu terbang ke atas kepala
Luruskan niat dalam bekerja
Agar kerja dapat pahala.

31. Kucing alas suka malu-malu
Kucing besar dari Honolulu
Met aktivitas masyarakat Palu
Moga keuntungan bertambah selalu.

32. Baju kemeja dimakan ngengat
Ngengat datang dari arah barat
Kalau kerja tanpa semangat
Pasti beban terasa berat.

33. Dari Jogja membeli blewah
Di Bengkulu mengambil naskah
Rajin kerja bukan ‘tuk mewah
Tapi untuk memberi nafkah.

34. Pohon randu dipanjat kera
Tangan bermain kaki melangkah
Mari bekerja dengan gembira
Moga kita mendapat berkah.

35. Jeruk rusak jangan diperas
Rasanya masam seperti miras
Marilah kita bekerja keras
Supaya bisa membeli beras.

36. Bunga berseri kumbang merapat
Kumbang Karet suka menyengat
Cahaya mentari terasa hangat
Kejar target dengan semangat.

37. Wajah dirawat biar berseri
Kulit panas terkena matahari
Tetap semangat di hari ini
Janganlah malas dan lupa diri.

38. Minum kopi hangat-hangat
Angin bertiup ke arah barat
Pagi-pagi penuh semangat
Tantangan hidup semakin berat.

39. Bapak petani masuk ke goa
Masuk ke dalam bawa kemeja
Dari sini hatiku berdoa
Moga kau selamat dalam kerja.

40. Jangan dijual itu tanah
Jika harganya terlalu rendah
Bekerjalah dengan amanah
Karena kerja adalah ibadah.

Pantun 1 Bait tentang Cinta Romantis

41. Satu satu ditambah dua
Dua dua dikurang tiga
Aku dan kamu hidup bersama
Sekarang, esok dan slamanya.

42. Di ujung hari terasa gempa
Gempa terjadi bikin meronta
Seribu kali kita berjumpa
Seribu kali ku jatuh cinta.

43. Kelap kelip di tengah hutan
Ada bintang indah menawan
Walau cinta banyak rintangan
Ku jaga dia dengan kesetiaan.

44. Prajurit berjalan di atas jurang
Berkicau keras burung kutilang
Dari dulu hingga sekarang
Cinta hakiki tak pernah hilang.

45. Di dekat pantai bermain pasir
Kota Jepara kota pengukir
Sudah lama diriku naksir
Janganlah engkau kelamaan mikir.

46. Ke Surabaya naik pesawat
Tiba sebentar pukul delapan
Cintaku padamu sangatlah kuat
Bagaikan karang di tengah lautan.

47. Ambillah bambu buat sembilu
Terbanglah debu dari cerutu
Nama indahmu ku sebut slalu
Di dalam doa setiap waktu.

48. Kalau ingin batu permata
Menyelamlah ke dasarnya
Kalau ingin sebuah cinta
Aku siap memberikannya.

49. Warna balon rupa-rupa
Dibeli di hari raya
Aku tak mengharap apa-apa
Hanya cinta dan setia.

50. Tanam pisang dipupuk urea
Pisangnya mekar bersama jahe
Aku memang bukan artis korea
Tapi ku bisa ucapkan “salanghae”.

51. Apa tanda rumah lokananta
Semua mewah terlihat baru
Apa tanda tumbuhnya cinta
Terasa di dada ada cemburu.

52. Pergi ke hutan ketemu ranjau
Ranjau merah terlihat berkilau
Kasih sayang tumbuh menghijau
Hati dan jiwa tak lagi galau.

53. Ke Mekkah membawa gajah
Gajah gemuk, taringnya basah
Asmara indah mekar di wajah
Membuat jiwaku selalu gelisah.

54. Air mawar di dalam cangkir
Disimpan kendi di bawah parang
Sedari awal hinggalah akhir
Sayang tercurah padamu seorang.

55. Minum jamu sambil berdiri
Dijual satu jangan emosi
Bila hatimu masih sendiri
Bolehkah aku yang mengisi.

56. Rumah sehat layak dihuni
Warnanya kalem di ruang tamu
Panas-panas di siang ini
Jadi adem ngelihat kamu.

57. Ada buku di atas bangku
Bukunya rusak terkena palu
Sudikah engkau menikah denganku
Diriku baik dan setia selalu.

58. Kertas baru dipukul batu
Dicampur jamu di atas tungku
Cinta suciku hanyalah satu
Untuk kamu sepanjang waktu.

59. Marcopolo naik apollo
Sambil membawa salak pondoh
Duhai dikau yang masih jomblo
Akankah kita bisa berjodoh.

60. Pohon jati berbuah kuaci
Di dalam peti ada pembersih
Cinta sejati cinta yang suci
Semayam di hati buat kekasih.

Pantun 1 Bait Lucu

61. Jual pembalut pakai di lutut
Ke apotek membeli kutek
Yang cemberut hobinya kentut
Yang berwajah jutek, seperti ketek

62. Layang-layang di pohon salak
Sebotol tinta warnanya merah
Kalau sayang janganlah galak-galak
Kalau cinta, janganlah marah-marah.

63. Keripik belut di atas loyang
Ikan belut ditambah nasi
Kamu kentut, kok nggak bilang-bilang.
Kalau mau kentut, bilang permisi.

64. Dengerin musik, hujan rintik-rintik
Baju merah punya Mang Oding
Muka lo burik sok cantik!
Janganlah marah, just kidding!

65. Dulu delman, sekarang gokar
Daun acar di atas lahan
Dulu teman, kemudian pacar
Dulu pacar, sekarang musuhan.

Pantun 1 Bait tentang Agama

66. Kakek tua jalannya pincang
Bajunya usang agak berantakan
Manusia hanya boleh merancang
Namun Allah yang menentukan.

67. Sungguh besar si pohon randu
Rumput banyak di tanah perdu
Kepada Allah kita merindu
Hidup indah, merdu dah syahdu.

68.Siapa yang tidak memegang panah
Pasti dia tidak punya ancaman
Siapa yang tidak memegang amanah
Pasti dia tidak membawa iman.

69. Makan kelapa dicampur tebu
Ayam dikurung di dalam bubu
Jangan pernah membentak ibu
Karena itu menyakitkan kalbu.

70. Hati Qorun suka berdusta
Sebab bangga dengan harta
Kitab Al Quran laksana pelita
Cahaya terang di malam gulita.

71. Di bawah kolong tersimpan peti
Peti ditutup oleh Permadi
Jangan sombong jikalau sakti
Karena hidup tiada yang abadi.

72. Daun tetap di atas dulang
Malam-malam menangkap ikan
Dalam kitab terdapat larangan
Perbuatan haram usah dilakukan.

73. Berangkat ke kota jalannya rata
Maling ditangkap jadi terdakwa
Kemuliaan bukan karena harta
Tapi karena iman dan takwa.

74. Kain kasa diberi renda
Renda dibawa bersama obat
Selagi usia masih muda
Ayo segera lakukan tobat.

75. Nasi dicampur dengan bihun
Masak sedikit enak rasanya
Walaupun hidup seribu tahun
Kalau tak sembahyang apa gunanya.

76. Si Abang Jek kakinya luka
Kena duri belakang pagoda
Jika diejek usahlah berduka
Luaskan hati lapangkan dada.

77. Ada preman terlihat sangar
Polisi datang, badannya gemetar
Bila adzan sudah terdengar
Segala kegiatan tinggalkan sebentar.

78. Duka tersentak renggut ceria
Selaksa tanya bantah problema
Ketika jejak di sudut usia
Tersisa hanya sebuah nama.

79. Beli bensin satu tangki
Bensin dibawa bersama panci
Bersihkan hati dari dengki
Mari jaga jiwa yang suci.

80. Malam-malam berolahraga
Pergi berlari ke hotel Juanda
Jika berharap mendapat surga
Amalan baik jangan ditunda.

81. Ajak anak ke Slovenia
Tiba di sana membeli kembang
Belajar banyak ilmu dunia
Ilmu agama harus seimbang.

82. Sangat lapar menjelang siang
Surya bersinar tiada bayang
Agama tegak karena tiang
Tiangnya adalah sembahyang.

83. Rambutnya indah, kulitnya bersih
Rumahnya berhias bunga selasih
Mari bersujud pada Sang Pengasih
Semoga kesulitan hilang tersisih.

84. Pergi ke sungai menangkap ikan
Ikan dibawa jadi hiasan
Mari bantu yang membutuhkan
Semoga Allah beri balasan.

85. Ingin rasanya ke kota Mekah
Pergi ke sana untuk menikah
Bila harta untuk sedekah
Pertanda hidup penuh berkah.

Pantun 1 Bait tentang Lingkungan Alam

86. Buah tomat merah warnanya
Bulat bentuknya, sedap dilihat
Buanglah sampah pada tempatnya
Agar sekolah bersih dan sehat.

87. Mekar sudah bunga selasih
Biar subur, pupuk diberi
Jika sekolah selalu bersih
Semangat belajar pasti berseri.

88. Dapat gelang di pekarangan
Gelangnya kecil sudah karatan
Siapa buang sampah sembarangan
Pasti dia temannya setan.

89. Anak ayam belajar berkokok
Suaranya mirip ayam jantan
Anak kecil tak boleh merokok
Nanti besar jadi penyakitan.

90. Ada kelapa di tengah telaga
Katak melompat bagai akrobat
Janganlah lupa berolahraga
Agar sehat dan tubuh kuat.

91. Tepung gula jadi adonan
Kita membuat agar-agar
Mari rawat pepohonan
Alam teduh udara segar.

92. Ternak pulang ke dalam kandang
Bapak tani datang belakangan
Sedap mata ikut memandang
Jika bersih alam lingkungan.

93. Air mengalir menuju selokan
Selokan panjang sampai ke taman
Jika sampah banyak berserakan
Lingkungan kotor banyak kuman.

94. Ke Palangkaraya membeli mangga
Mangga matang bersama pepaya
Jika lingkungan kotor tak terjaga
Hidup terancam banyak bahaya.

95. Kayu beringin mudah dipahat
Tumbuh dekat rumah Camat
Lingkungan bersih badan sehat
Gairah hidup terasa nikmat.

Pantun 1 Bait Kecewa

96. Balap kuda di tengah arena
Kuda melompat bawa pelana
Ku bawa cinta penuh pesona
Namun ternyata jadi merana.

97. Bunga layu di tanah rawa
Hanya mekar saat disewa
I love you sepenuh jiwa
Tapi ditolak, buat kecewa.

98. Buah jambu banyak bijinya
Buah nanas kuning kulitnya
Kucinta kamu apa adanya
Tapi dihempas, tiada gunanya.

99. Pernikahan dini bisa berantakan
Belum dewasa mengemban tugas
Perpisahan ini tak kuharapkan
Namun kuterima dengan ikhlas.

100. Ada tamu banyak uangnya
Anjing lepas, putus talinya
Kucinta kamu apa adanya
Tapi dihempas, tiada gunanya.

Tinggalkan komentar