12 Pantun Ada Gula Ada Semut – Lucu & Nasihat

Pantun “ada gula, ada semut” memang merupakan salah satu pantun sederhana yang cukup populer. Sampiran pantun ini biasanya memiliki lanjutan isi berupa pujian kata “imut” kepada seseorang. Selain itu, lanjutan pantun ini juga bisa dibuat dengan makna nasihat, seperti yang dicontohkan berikut ini.

Pantun Ada Gula Ada Semut

1. Ada gula ada semut
Kamu mempesona berwajah imut.

2. Ada gula ada semut
Saat belajar janganlah ribut.

3. Ada gula ada semut
Kamu lucu seperti marmut.

4. Ada gula ada semut
Yang lagi marah, jangan cemberut.

5. Ada gula ada semut
Punya pacar pingin diemut.

6. Ada gula ada semut
Semut mati di dalam perut
Rasa cintaku tolong disambut
Jangan sampai layu mengkerut.

6. Ada gula ada semut
Mari tidur dengan selimut.

7. Ada gula ada semut
Punya pacar sudah direbut.

8. Ada gula ada semut
Aku ganteng banyak direbut.

9. Ada gula ada semut
Mataku suka, hatiku kepincut.

10. Ada gula ada semut
Jantung kaku tiada berdenyut
Hatimu lembut, senyummu imut
Buat diriku jatuh terhanyut.

11. Ada gula ada semut
Kepala pusing cenut-cenut.

12. Ada gula ada semut
Semut merah di tengah laut
Jadi anak harus penurut
Jangan membantah dan banyak mulut.

Nah, demikianlah kumpulan contoh pantun “ada gula, ada semut”, semoga dapat memberi inspirasi Anda. Sebagai pelengkap, kami sajikan pula kumpulan pantun yang seru dan asyik lainnya.

Kumpulan Pantun Asyik

Burung perkutut tersambar petir
Kayu jati untuk diukir
Jangan takut jangan khawatir
Hatiku setia sampai akhir.

Bawa peti ke tengah kota
Petinya dijual buat berbisnis
Bila hati sudah jatuh cinta
Kopi pahit terasa manis.

Burung lugu burung cendrawasih
Makan duku di atas selasih
Jangan ragu, percayalah kasih
Cinta suciku takkan tersisih.

Bunga wangi bernama selasih
Tumbuh liar di pinggir kali
Saat dirimu curahkan kasih
Hidup yang hampa gairah kembali.

Tangkap pencuri tak boleh lolos
Dalam penjara dia dijeblos
Jadi siswa tak boleh bolos
Rajin sekolah dan bersikap polos.

Burung elang, burung cendrawasih
Jangan bimbang, percayalah kasih.

Biji kuaci dicampur delima
Rasanya enak, sungguh dahsyat
Ilmu dicari tiada percuma
Buat bekalan sepanjang hayat.

Main akrobat badannya lentur
Gitar dipetik terasa kaku
Hasrat belajar tak boleh luntur
Selalu rajin membaca buku.

Jika sempat pergi ke kota
Jangan lupa untuk bertamu
Dari pada bermain cinta
Lebih baik mengejar ilmu.

Burung tekukur matanya semu
Hinggap sebentar di atas peti
Aku bersyukur jadi pacarmu
Orangnya ramah dan baik hati.

Papan kayu buat selancar
Main ke laut sebelum fajar
Jangan dulu mikirin pacar
Lebih baik fokus belajar.

Pulsa listrik beli di konter
Saat masuk tekanlah enter
Kalau ingin menjadi dokter
Harus jadi anak yang pinter.

Bunga layu di atas bangku
Slalu dipandang tiada jemu
Jangan takut kehilanganku
Aku takkan pergi dari sisimu.

Batang randu dimakan bekantan
Bekantan ditangkap sama panitia
Jangan ragu untuk berdekatan
Karena aku orangnya setia.

Beli paku ditukar batu
Beli lembu sama induknya
Cinta suciku cukuplah satu
Untuk kamu selama-lamanya.

Baju dicuci harus dibilas
Saat dijemur, diinjak unggas
Jadi murid tak boleh malas
Harus kerjakan semua tugas.

Nama orang susah diingat
Mungkin perlu sebutir obat
Pergi sekolah harus semangat
Agar jadi orang yang hebat.

Rambut disisir saat berkaca
Sebelum pergi mencari kedai
Rajin berdoa rajin membaca
Itu pertanda anak yang pandai.

Berakit-rakit kita ke hulu
Berenang-renang ke tepian
Berpacar-pacaran kita dahulu
Lalu akhiri dalam pernikahan.

Masuk toko membawa kain
Kain ungu buat pertapa
Bila engkau banyak bermain
Semua ilmu bisa terlupa.

Ubi tape enak rasanya
Banyak dijual dekat bandara
Murid pandai banyak ilmunya
Kelak berguna buat negara.

Kepala sakit kuping berdengung
Lihat uang tiada di saku
Kalau kamu sedang bingung
Lebih baik membaca buku.

Sayur mentah harus diolah
Biar sedap terasa di lidah
Belajar tidak mengenal lelah
Niscaya akan mendapat faedah.

Beli kemeja boleh dicicil
Kemeja mewah buatan Brasil
Banyak belajar di masa kecil
Di waktu besar pasti berhasil.

Burung puyuh ekornya buntung
I love you tak terhitung.
Batang berbuku dipanjat kera
Cinta suciku seluas samudera.

Rumah gubuk beratap lontar
Naik kuda susah terkejar
Dari mana datangnya pintar
Dari ketekunan dalam belajar.

Lampu kecil berpijar-pijar
Bawa sebentar masuk ke goa
Bangun pagi menjelang fajar
Sebelum belajar harus berdoa.

Bunga kamboja dibungkus tali
Bunga dibeli di pasar jati
Cinta ini bukanlah cinta terbeli
Karena muncul di dasar hati.

Daun-daunan harus diramu
Tuk obati semangat yang redup
Sungguh-sungguhlah mencari ilmu
Biar menjadi pegangan hidup.

Bawa kerbau anak petani
Tidak lupa membeli delima
Saat engkau ada di sini
Aku tersenyum semakin lama.

Bikin atap dari lontar
Kamu menatap, hatiku bergetar.

Batang cerutu jangan dibuang
Letakkan saja di atas papan
Sekolah itu tempat berjuang
Agar siap di masa depan.

Burung merpati ditangkap buaya
Terbang jauh membawa kanji
Kalau kamu mencintai saya
Mari kita ucapkan janji.

Tanah sawah harus diolah
Padi berbuah dipanen Jamilah
Ikut nasihat guru di sekolah
Jangan malas dan suka berkilah.

Beli gitar di kota Maluku
Gitar papan berbahan kayu
Bibir bergetar terasa kaku
Saat ucapkan I love you.

Bapak guru menanam bakau
Bakau dibawa dari Arizona
Waktu aku bertemu engkau
Langsung malu dan terpesona.

Burung melayang terbang ke sini
Hinggap sebentar di dahan tinggi
Kasih sayangku amatlah murni
Suci bening bak embun pagi.

Bawa rantang isinya nasi
Nasi dimakan dibagi rata
Biarlah bintang yang jadi saksi
Untuk mengawal cinta kita.

Tiap malam tertidur pulas
Meski tidak memakai alas
Jika ingin jadi bintang kelas
Belajar keras, janganlah malas.

Tinggalkan komentar