Sampah plastik telah menjadi salah satu masalah lingkungan yang serius di dunia, termasuk di Indonesia. Plastik yang sulit terurai menyebabkan pencemaran tanah, air, dan udara, bahkan mengancam kehidupan hewan dan tumbuhan. Melalui pantun, kita bisa menyampaikan pesan moral secara ringan namun bermakna, sehingga mudah dipahami oleh semua kalangan, termasuk anak-anak.

Pantun tentang sampah plastik dapat menjadi media edukasi kreatif untuk mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
Kumpulan Pantun Sampah Plastik
1.
Burung kenari terbang menawan,
Hinggap sejenak menari-nari.
Jangan buang plastik sembarangan,
Agar alam tetap lestari π³π¦
2.
Ikan kecil berenang di kali,
Airnya jernih terlihat terang.
Plastik dibuang merusak sekali,
Mari kurangi mulai sekarang ππ§
3.
Bunga melati ditanam petani
Tumbuh mekar di tepi taman.
Kurangi plastik di bumi ini,
Supaya hidup semakin nyaman πΉπ
4.
Pesawat berangkat di hari minggu,
Terbang tinggi jauh jaraknya.
Plastik berserakan sangat mengganggu,
Mari buang pada tempatnya πΈπ¦
5.
Kelapa dipetik haruslah naik,
Ombak berbisik di daun cemara.
Sampah plastik dijaga baik,
Lingkungan bersih bikin gembira π΄π
6.
Pohon lapuk diikat tali,
Kayu ditebang dibuat papan.
Plastik menumpuk bahaya sekali,
Kita kurangi demi masa depan π³π
7.
Anak rusa jatuh terhanyut,
Kabarnya viral di dalam koran.
Plastik mengancam biota laut,
Mari cegah dengan kesadaran π²π¦
8.
Bunga melati harum mewangi,
Tumbuh mekar di tengah hutan.
Pemakaian plastik harus dikurangi,
Ayo gunakan barang berkelanjutan π±π
9.
Bintang malam tampak bercahaya,
Langitnya terang, sungguh indahnya.
Sampah plastik sungguh bahaya,
Daur ulang jadi solusinya πβ¨
10.
Kucing cantik berlari-lari,
Burung kenari menari-nari.
Kurangi plastik hari ke hari,
Agar bumi tetap lestari πβοΈ
Pantun sampah plastik ini mengajarkan pentingnya menjaga bumi. Mari bersama mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang plastik demi kehidupan yang bersih dan sehat. πβ»οΈ