70 Pantun Kangen buat Pacar, Lucu Tapi Romantis

Kata orang, rasa kangen adalah bunga-bunga dari cinta. Rasa ini akan muncul tatkala lama tak bersua dan kekasih jauh di mata. Untuk mengobati rasa kangen ini, para pecinta bisa melakukan berbagai upaya, misalnya dengan video call dan bertemu di dunia maya. Mengungkapkan kata-kata rindu dan berpantun, juga menjadi salah satu media untuk menghibur hati yang sedang kangen.

Di bawah ini, Anda yang sedang rindu dengan sang pacar, dapat membaca kumpulan pantun kangen yang romantis dan lucu abiss. Diharapkan deretan pantun rindu ini dapat menjadi inspirasi dan cara Anda untuk mengungkapkan kerinduan kepada kekasih.

Pantun Kangen buat Pacar Tersayang

1. Pergi sendiri ke kota Banten
Lihat pameran seputar fesyen
Setiap hari merasa kangen
Dada sesak terasa broken.

2. Ibu pergi ke toko garmen
Adik kecil menonton Frozen
Jika hati sudah pada demen
Tiap hari merasa kangen.

3. Rontgen bukan sembarang rontgen
Rontgen bagus buatan Stephen
Kangen bukan sembarang kangen
Kangen padamu sejuta komitmen.

4. Ade cosinus, ada tangen
Sudut dihitung dengan independen
Mata tak fokus karena kangen
Selalu muncul di setiap momen.

5. Baju kemeja di atas bantal
Rindu di dada semakin kental.

6. Limau purut jatuh ke pangkal
Sayang selasih condong ke barat
Hujan ribut dapat kutangkal
Hati rindu apa nak buat.

7. Berangkat ke kota jualan jamu
Dicampur madu dan juga terigu
Walaupun kita jarang bertemu
Tapi cintaku tak pernah ragu.

8. Buah pepaya dicampur madu
Madu ditaruh di ujung tandu
Kepada siapa aku mengadu
Hati pilu berbalut rindu.

9. Patah dahan disambungkan
Maksud hati disatukan
Kepada Tuhan kita mohonkan
Agar cepat dipertemukan.

10. Menulis syair dengan lontar
Lontar dibuat dari Kanada
Baru pisah cuma sebentar
Rindu di dada sudah menggoda.

11. Anak kecil main layang-layang
Putus benang di ujung belati
Setiap hari mabuk kepayang
Kalau tak jumpa si jantung hati.

12. Bulan madu melihat panda
Pandanya besar suka menjarah
Salam rindu buat Adinda
Moga rembulan bersinar cerah.

13. Baju fesyen di dalam peti
Aku kangen setengah mati.

14. Si Buaya darat berkata merdu
Si buaya air hanya mengganggu
Sungguh berat rasanya rindu
Waktu sehari terasa seminggu.

15. Di batang buruk sarang tekukur
Tempat bersarang semut api
Saya di sini rindu tak tidur
Kerana tuan saya ingati.

16. Nonton kartun judulnya Goku
Sambil rebahan meminum jamu
Sungguh hampa hari-hariku
Tanpa sapa dan kabar darimu.

17. Bulan merajuk kepada sinar
Langit biru tak kunjung benderang
Daku duduk memetik gitar
Merindu kasih tak kunjung datang.

18. Cantik sekali ikan di karang
Ekornya gerak bergoyang-goyang
Gigi menggigil badan meriang
Merindukan pelukan engkau seorang.

19. Di pagi hari makan pepaya
Lebih enak ditambah ayam
Bila tak jumpa dengan si dia
Hatiku murung tidaklah tentram.

20. Jalan kota rata dan asah
Ada selokan depan sekolah
Raga kita memang terpisah
Mari eratkan dalam sebuah kisah.

21. Kumbang kumbang jalan merayap
Terbang rendah, kemudian lenyap
Rindu mengembang bersayap-sayap
Getarkan dada tak pernah senyap.

22. Anak ayam belajar berenang
Anak angsa di paya bakau
Mulut menyebut hati terkenang
Rindukan dikau jauh di rantau.

23. Di tengah laut banyak berudu
Tengah sawah ada mengkudu
Hati terpaut seuntai rindu
Tiada tersapa menjadi sendu.

24. Makan roti minumnya jamu
Dicampur madu di atas pizza
Walaupun tadi kita ketemu
Namun rindu masih terasa.

25. Jalan-jalan ke pulau seribu
Menyusuri sungai berliku
Aku sungguh rindu padamu
Duhai engkau kekasih hatiku.

26. Ikan hiu di atas tandu
I love you, salam rindu.

27. Setiap pagi sarapan bubur
Ditambah segelas jamu mengkudu
Setiap malam aku tertidur
Engkau datang membasuh rindu.

28. Belanja baju murah harganya
Berwarna merah bagai Korawa
Rindu tertuju pada dirinya
Cinta menggila merasuk jiwa.

29. Datang berlabuh membawa tandu
Hendak berlayar ke Siantar
Kalau jauh terasa rindu
Jika berjumpa terasa sebentar.

30. Tanah gemuruh namanya lindu
Disangka gempa, ternyata serdadu
Rasa cintaku berbuah rindu
Tak disambut, pahit bagai empedu.

31. Azan menggema sebelum petang
Salat wajib yang lima waktu
Rembulan malam akhirnya datang
Ku ingin segera jumpa denganmu.

32. Ikan hiu berguling-guling
I miss you my darling.

33. Ada pendeta sedang bertapa
Di atas pagoda di kota Roma
Entah mengapa rindu menyapa
Tiba-tiba menggoda sukma.

34. Buaya darat berkata merdu
Buaya air bernyanyi sendu
Sungguh berat rasanya rindu
Waktu sehari terasa sewindu.

35. Datang ke pasar beli kain
Kainnya bolong kena cerutu
Jangan ditanya lagi ngapain
Aku bengong teringat kamu.

36. Harum semerbak si bunga melati
Diam terpaku seorang tamu
Andaikan engkau bisa mengerti
Betapa aku merindukan kamu.

37. Ikan batu di atas menara
Pohon selasih di tepi kota
Otak buntu badan sengsara
Bila kekasih jauh di mata.

38. Senja hari terasa sendu
Banyak orang ingin bertamu
Mengapa hatiku lagi merindu
Padahal tadi baru ketemu.

39. Sopir kereta namanya masinis
Datang tamu berwajah bengis
Rinduku berbuah terasa manis
Tiada bertemu, akhirnya menangis.

40. Ambil papan jangan yang miring
Lagi dicuci di atas pelana
Sampailah badan kurus dan kering
Mikirin kamu yang jauh di sana.

41. Langit biru terlihat sendu
Warna ungu berubah semu
Jarak jauh tumbuhkan rindu
Ingin selalu dekat denganmu.

42. Layang-layang bertali benang
Putus benang berganti tali
Siang malam duduk mengenang
Orang dikenang jauh sekali.

43. Memang haram arak ditelan
Karena banyak nyawa melayang
Walau jarak sedang memisahkan
Semuanya itu bukan penghalang.

44. Jikalau ikan di dalam kolam
Bunganya tumbuh di tengah taman
Jikalau cintaku sudah mendalam
Jarak yang jauh tak kuhiraukan.

45. Keliling kota bawa arwana
Tidak lupa mengunyah cokelat
Saat engkau berada di sana
Rasa rinduku semakin berat.

46. Burung elang bawa melati
Burung kutilang ambil belati
Duhai sayang pujaan hati
Daku kangen setengah mati.

47. Bambu dirakit di atas kelapa
Aku sakit ingin berjumpa.

48. Seribu satu pohon beringin
Hanya satu si pohon randu
Seribu malam terasa dingin
Hanya wajahmu yang aku rindu.

49. Ikan hiu mulutnya dower
I miss you, suerrr…!!!

50. Layar terkembang membawa sauh
Nampak kecil si pohon kelapa
Saat engkau pergi menjauh
Hati rindu tak ada obatnya.

51. Petik setangkai daun selasih
Rebus sebentar hingga mendidih
Dengarlah oh sang kekasih
Bila kau jauh, hatiku sedih.

52. Ibu petani membawa bejana
Pohon randu depan istana
Aku di sini engkau di sana
Berbatas rindu membuat merana.

53. Kabel tersangkut di atas gardu
Tiada listriknya ketika wudu
Jika rinduku bisa diadu
Maka manisnya mengalahkan madu.

54. Kemeja basah jumlahnya satu
Datang si ibu bersama ratu
Cinta terpisah ruang dan waktu
Hanya rindu yang buat menyatu.

55. Pohon randu di buat peti
Hatiku rindu setengah mati.

56. Buah kemuning setangkai lebat
Mari diperam dalam panggung
Sakit dan pening dapat diubat
Rindu dendam siapa nak tanggung.

57. Buah randu dibuat jamu
Banyak tumbuh di Kualanamu
Bila rindu tiada bertemu
Maka pilu datang bertamu.

58. Masuk kelambu hatinya sendu
Dengar suaramu makin ku rindu.

59. Ayam berkokok di waktu subuh
Terdengar merdu suaranya
Luka di tangan dapatlah sembuh
Dinginnya rindu apa obatnya?

60. Buah nanas, buah kelapa
Hatiku panas ingin berjumpa.

61. Rakit biasa ternyata karam
Batal berlabuh hilang kemana
Sulit terasa mata terpejam
Ingat senyummu nan jauh disana.

62. Awan hitam makin menebal
Buat pandangan menjadi semu
Entah apa rasanya menggombal
Yang pasti hatiku rindu kamu.

63. Tidur di tandu berjam-jam
Hati merindu, sulit dipendam.

64. Burung dara di dalam peti
Rindu membara setengah mati.

65. Jalan jalan di kota keramat
Tersesatnya di Karibia
Malam – malam slalu teringat
Bantal guling ku sangka dia.

66. Nada lagu bangkitkan suasana
Bunga mekar di depan mata
Sunyi rasa tak dapat bersama
Kekasih hati nan jauh di sana.

67. Makan mentimun sama madu
Aku melamun karena rindu.

68. Banyak kebo menjadi gugur
Jatuh di atas kayu berpaku
Met bobo selamat tidur
Jangan lupa mimpiin aku.

69. Kelap kelip bintang menari
Indah warnanya bagai bidadari
Jagalah hati jagalah diri
Untuk diriku sampai ku kembali.

70. Jangan dibeli jangan dipinjam
Barangnya rapuh tidak berwarna
Sulit terasa mata terpejam
Ingat senyummu nan jauh di sana.

Tinggalkan komentar