Kumpulan Pantun Pendidikan Berbalas, Penuh Nasehat Bijak

Pantun dalam penyampaiannya, bisa berupa satu arah atau bisa juga dua arah. Pantun dua arah adalah pantun berbalas yang melibat dua belah pihak. Pantun ini dalam beberapa kebudayaan daerah sering dipakai saat lamaran pernikahan, pertemuan adat, atau sebagai hiburan. Pantun berbalas-balasan juga tak jarang digunakan dalam urusan asmara bagi sepasang kekasih, atau muda-mudi untuk menarik perhatian.

Namun, pada artikel ini, kami akan menyajikan sekumpulan pantun berbalas dalam tema pendidikan. Pantun berbalas pendidikan mengandung nasihat-nasihat penting yang mendidik, terutama bagi kaum pelajar untuk meningkatkan motivasi belajar mereka, pesan-pesan penting terkait dengan penumbuhan sikap positif di dalam diri.

Pantun Pendidikan Berbalas

Cari apa di rawa-rawa lebat
Berangkat ke sana bersama Morgan
Apa yang buat negara hebat?
Seluruh bangsa menjadi segan

Ke rawa lebat menangkap ikan
Ikan disambar burung pelikan
Negara hebat karena pendidikan
Maka pemerintah harus perhatikan.

***

Buah durian dipetik galah
Semut berbaris di atas papan
Janganlah malas pergi sekolah
Karena itu demi masa depan.

Pohon talas sudah terbelah
Pasang rakit buat jualan
Bukannya malas pergi sekolah
Ku sedang sakit, tak bisa jalan.

Rakit koyak terkena batu
Jatuh gamelan sebelum ditabuh
Jika ternyata seperti itu
Ku doakan segera sembuh.

Rakit di sungai mengangkut peti
Diangkut bersama selusin gelas
Kalau sudah ku sembuh nanti
Pasti kita bertemu di kelas.

***

Tanah sawah harus diolah
Padi berbuah dipanen Jamilah
Ikut nasihat guru di sekolah
Jangan malas dan suka berkilah.

Buah tomat dimakan kangguru
Pisang raja dari Bengkulu
Ku slalu hormat kepada guru
Rajin belajar biar tak malu.

***

Main akrobat badannya lentur
Gitar dipetik terasa kaku
Hasrat belajar tak boleh luntur
Selalu rajin membaca buku.

Kakak berlari mengupas duku
Duku muda dari Maluku
Tiap hari ku baca buku
Sampai mata terasa kaku.

***

Ada awan tutupi fajar
Bulan bintang terletak sejajar
Ayo kawan kita belajar
Agar cita-cita mudah dikejar.

Surya bersinar di kala fajar
Toris berenang main selancar
Aku slalu semangat belajar
Agar semuanya menjadi lancar.

***

Papan kayu buat selancar
Main ke laut sebelum fajar
Jangan dulu mikirin pacar
Lebih baik fokus belajar.

Tower besar jadi pemancar
Beli gitar harus diantar
Aku tak pernah mikiran pacar
Banyak belajar supaya pintar.

***

Baju dicuci harus dibilas
Saat dijemur, diinjak unggas
Jadi murid tak boleh malas
Harus kerjakan semua tugas.

Daun ubi di atas talas
Mata ngantuk tertidur pulas
Aku murid tak suka malas
Nanti malu tak naik kelas.

***

Bunga melati sedang merekah
Banyak dipakai orang menikah
Sedari kecil gemar sedekah
Kelak besar hidupnya berkah.

Cendrawasih hilang ekornya
Hinggap sebentar di kota Mekkah
Terimakasih semua nasihatnya
Gemar sedekah membawa berkah.

***

Buah apel enak rasanya
Apel membuat kita semangat
Buanglah sampah pada tempatnya
Agar lingkungan menjadi sehat.

Buah salak masam rasanya
Namun enak terasa di lidah
Sampah ku buang pada tempatnya
Biar dunia terlihat indah.

***

Batu pecah jatuh terbelah
Ada setan jangan ditoleh
Minta maaf kalau bersalah
Itulah tanda insan yang soleh.

Lidah kaku susah mengecap
Setan datang membawa lentera
Mohon maaf slalu kuucap
Agar dendam tiada membara.

***

Jalan-jalan ke Manokwari
Baju robek terkena duri
Jangan suka menyimpan iri
Hidup tak tenang, tiada berseri.

Jalan-jalan ke Bukit Tinggi
Badan lelah, pegal di kaki
Ku kubur iri di dalam hati
Jalani hidup tiada dengki.

***

Api menyala dikira padam
Kapal nelayan terlihat karam
Jangan suka menyimpan dendam
Kelak hidupnya terasa suram.

Rumah gelap listrik pun padam
Baru menyala di larut malam
Aku sudah hapuskan dendam
Agar hidup tak lagi kelam.

***

Pergi ke pasar bersama bunda
Di pasar bertemu sama si Aba
Wahai kalian para pemuda
Jangan pernah coba narkoba.

Neng Nining berbahasa sunda
Dari Bandung ke Semarang
Walau kami masih pemuda
Takkan terpengaruh obat terlarang.

***

Memang wangi bunga melati
Sudah wangi tiada berduri
Iri dengki ada di dalam hati
Kemana obat hendak dicari.

Baju bersih jadi kumal
Terbawa angin jauh melayang
Iri dengki menghapus amal
Obati dengan rasa kasih sayang.

***

Anak rusa pergi ke hutan
Hari petang cahaya kelam
Iman itu tidak kelihatan
Apa tanda iman sudah mendalam?

Anak panda naik delman
Panda duduk di depan papan
Apa tanda orang beriman
Tingkanya santun, ucapan sopan.

Nah, demikianlah kumpulan pantun pendidikan berbalas, jangan lewatkan juga pantun-pantun terbaik berikut ini:

Pantun Akad Nikah

Pantun Kesehatan Peredaran Darah

Pantun Pdkt Romantis

Pantun Buat Pacar Tersayang

Pantun Bulan Februari

Pantun Anak Sekolah

Pantun Bersajak AA AA

Tinggalkan komentar