Sewa Tempat Usaha di Lokasi yang Tidak Strategis, Ini Untungnya

Mengapa kita memilih tempat usaha yang lokasinya tidak strategis? Apa latar belakang dan keuntungan membangun bisnis dengan lokasi yang tidak terlalu strategis? Lokasi tempat usaha yang strategis merupakan incaran bagi semua pelaku bisnis. Hal ini karena letak lokasi menjadi salah satu penentu keberhasilan bisnis.

Namun dalam hukum ekonomi, apa pun yang menjadi favorit tentu memiliki nilai harga yang tinggi, dan akhirnya hanya pebisnis yang mapanlah yang punya akses untuk mendapatkan tempat strategis tersebut.

Meskipun lokasi strategis adalah salah satu poin penting dalam membangun usaha, namun tidak semua jenis usaha harus berfokus pada pemilihan lokasi. Memilih lokasi strategis mempunyai banyak tantangan, diantaranya harus mengeluarkan biaya lebih besar karena nilai harganya tinggi, memerlukan tenaga ekstra dalam berkompetisi untuk mendapatkan lokasi tersebut, dan jumlah unit lokasinya sangat terbatas.

Jika akses dalam mendapatkan tempat usaha yang bagus sangat sulit, maka lokasi yang kurang strategis pun bisa menjadi pertimbangan yang tepat bagi bisnis anda, bahkan mungkin dianjurkan. Mengapa? Sebelum menjawab hal tersebut, ada baiknya kita cermati dulu keuntungan dan kerugian jika kita menyewa tempat usaha untuk membangun bisnis kita.

Keuntungan Menyewa Tempat Usaha

Apa saja untungnya jika kita menyewa tempat untuk usaha, bukan mengupayakan untuk membelinya? Inilah sisi positif menyewa tempat usaha.

1. Lebih menghemat modal usaha

Pilihan membeli tempat usaha tentu harus mengeluarkan modal yang lebih besar dari pada menyewa, bahkan dana yang harus dikeluarkan bisa lebih dari 1000 kali lipat. Nah dengan sistem sewa, maka modal usaha yang tersedia dapat lebih dioptimalkan untuk meningkatkan kinerja bisnis yang dilakoni.

2. Dapat lebih mudah pindah tempat

Terkadang kita menyadari bahwa tempat usaha yang telah kita pilih ternyata kurang cocok atau profitable, sehingga kita harus mencari lokasi usaha yang lebih menjanjikan. Dengan sistem sewa, maka kita lebih fleksibel untuk berpindah-pindah memilih tempat usaha yang paling menguntungkan.

3. Biaya pemeliharaan lebih murah

Biaya renovasi dan pemeliharaan biasanya dibebankan kepada pemilik tempat usaha yang kita sewa. Dengan demikian kita dapat lebih menghemat anggaran perbaikan tempat usaha.

4. Lebih gampang memproyeksi perencanaan anggaran

Dengan nilai kontrak sewa tertentu, maka kita sebagai penyewa dapat mengetahui seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan dan memproyeksi seberapa banyak keuntungan atau kerugian bisnis dalam jangka pendek.

5. Resiko lebih kecil

Resiko kerugian ini terkait dengan kerusakan bangunan tempat usaha yang kita sewa akibat bencana alam dan kejadian tak terduga lainnya. Jika bangunan tempat usaha yang kita sewa hancur karena gempa bumi, maka kerugian bangunan tersebut diderita oleh sang pemilik gedung. Oleh karena itu, para pemberi sewa biasanya mengasuransikan bangunannya untuk meminimalkan ancaman kerugian tersebut. Dan hal ini membuat kita sebagai penyewa memiliki potensi resiko kerugian yang lebih kecil.

Kerugian Menyewa Tempat Usaha

Dibalik sisi positifnya, menyewa tempat usaha juga memiliki kerugian tersendiri, seperti yang dipaparkan berikut ini.

1. Hak penggunaan terbatas

Biasanya dalam penyewaan tempat usaha ada beberapa perjanjian yang membatasi penyewa untuk mengeksplorasi dan mempermak tempat usaha yang disewa sesuai dengan keinginannya. Harus mendapat izin terlebih dahulu dari sang pemilik. Sementara jika ingin menambah bangunan baru biasanya menjadi beban penyewa, dan jika masa kontrak habis, bangunan tersebut jadi milik pemberi sewa.

2. Tidak akan menikmati kenaikan nilai investasi properti

Nilai tanah dan bangunan selalu naik tiap tahunnya. Dengan sistem sewa, maka kita tidak akan menikmati kenaikan nilai investasi properti tersebut.

3. Dibayang-bayangi kenaikan biaya sewa tiap tahunnya

Saat tempat usaha yang kita sewa mulai berkembang dan ramai, tentu banyak orang yang mengincarnya, sehingga secara tidak langsung akan menaikkan nilai sewanya. Dan ketika masa kontrak penyewaan berakhir maka biaya sewa menjadi berlipat dan memberatkan.

4. Resiko kehilangan tempat usaha lebih besar

Sistem sewa tentu membuat kita tidak memiliki hak penuh. Terkadang disaat kita ingin memperpanjang kontrak sewa, sang pemilik justru tidak bersedia karena alasan tertentu, misalnya akan digunakan sendiri atau disewakan ke pihak lain yang berani memberi uang sewa lebih banyak. Hal ini tentu menjadi kerugian kita.

5. Terikat dalam perjanjian tertentu

Menyewa tempat usaha tentu didasari oleh suatu kesepakatan bersama. Kesepakatan tersebut tentunya harus saling menguntungkan. Namun, tak jarang kita harus menerima perjanjian sewa yang agak memberatkan kita sebagai penyewa. Butir-butir perjanjian yang kurang menguntungkan untuk kita merupakan salah satu kelemahan opsi sewa tempat.

Alasan Memilih Tempat Usaha yang Terletak di Kawasan Tidak Strategis

Di atas telah dijelaskan plus minus menyewa tempat usaha. Menyewa tempat usaha di kawasan strategis adalah pilihan terbaik. Namun, lokasi yang kurang strategis bukan berarti tidak dapat membuat bisnis berkembang. Anda dianjurkan atau diperbolehkan memilih dan menyewa tempat usaha yang tidak strategis asalkan:

1. Modal usaha tidak mencukupi

Meskipun pemilihan lokasi strategis adalah investasi yang sangat menguntungkan dalam jangka panjang, namun untuk mendapatkan tempat tersebut diperlukan dana yang besar, sehingga dapat menguras modal utama usaha anda. Oleh karena itu, jangan terlalu memaksakan untuk ngotot memiliki akses lokasi strategis tersebut bila modal bisnis anda masih pas-pasan. Anda harus juga mempertimbangkan keperluan lain yang menyangkut kepentingan usaha anda, misalnya biaya renovasi tempat, biaya pembelian barang, gaji pegawai, biaya promosi, dan sebagainya. Pilihlah lokasi yang murah, dan gunakan sedikit sisa modal usaha tersebut untuk biaya promosi dan extra advertising sebagai bentuk kompensasi dalam menjangkau pelanggan yang lebih banyak.

2. Menjalankan bisnis yang berbasis online

Bisnis yang dilakukan secara online juga tidak mengharuskan memilih tempat usaha yang strategis karena pangsa pasarnya adalah para pengguna internet. Pilihlah lokasi yang beralamat jelas dan mudah ditemukan. Hal tersebut berguna bagi para konsumen yang berniat mendatangi lokasi bisnis anda. Yang wajib anda lakukan dalam berbisnis model ini adalah memilih nama domain atau alamat situs yang tepat (strategis).

3. Berpeluang akan menjadi lokasi yang strategis

Terkadang tanpa kita duga, sebuah lokasi yang sebelumnya sangat murah ternyata dalam waktu singkat berubah menjadi tempat yang mahal karena kestrategisannya. Hal ini sering terjadi karena pengaruh kebijakan pemerintah atau adanya investor yang masuk. Misalnya saja sebuah lokasi di tepi jalan yang setahun lalu merupakan tempat yang sepi, kini menjadi sangat strategis karena di seberangnya telah dibangun sekolah, supermarket atau kantor pemerintahan lainnya. Jadi, ketika anda berencana memilih lokasi bisnis yang kurang strategis, anda juga sebaiknya memprediksi peluang ini.

4. Memiliki kekuatan monopoli

Anda bisa mempertimbangkan untuk memilih lokasi yang kurang strategis sebagai bentuk penghematan modal usaha anda, asalkan bisnis anda masih belum memiliki kompetitor. Artinya, di sekitaran wilayah tersebut belum terdapat saingan atau bisnis anda memiliki kekuatan monopoli yang besar. Misalnya di suatu kampung, anda berencana untuk membuka usaha salon mobil, dan dari survey yang anda lakukan ternyata belum terdapat usaha yang sejenis.

Oleh karena itu, pemilihan lokasi yang kurang strategis bisa anda pertimbangkan untuk meminimalkan pengeluaran modal usaha. Yang wajib anda lakukan adalah membangun citra usaha yang profesional serta memperkuat loyalitas pelanggan sebelum usaha sejenis muncul di tempat lain.

5. Menjalankan jenis usaha mobile (bergerak)

Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli lokasi yang kurang strategis jika jenis usaha anda bersifat mobile atau sering berpindah tempat, contohnya salon keliling, usaha jasa pijat, bisnis fotografer panggilan, usaha yang melayani pesan antar dan sebagainya. Manfaatkan mobilitas usaha anda untuk berpromosi menggaet customer.

6. Mendukung business development

Meskipun lokasi yang strategis dapat diibaratkan sebagai mutiaranya bisnis, namun tak semua tempat strategis tersebut menjadi patokan dalam memulai usaha, khususnya bila lokasi strategis tersebut tidak berpotensi dalam pengembangan usaha. Misalnya ada sebuah ruko yang berlokasi di dekat perempatan jalan.

Meskipun lokasinya sangat strategis, namun bila kedepannya ruko tersebut tidak bisa diperluas karena telah terhimpit oleh bangunan di sekitarnya, maka ruko yang lebih murah bisa anda pertimbangkan. Walaupun lokasi tempat usaha tersebut kurang strategis, namun bila potensial untuk dikembangkan menjadi lebih besar dalam mengantisipasi meningkatnya usaha anda, maka lokasi tersebut patut direkomendasikan.

Nah, demikianlah penjelasan tentang prinsip menyewa tempat usaha yang berada di lokasi kurang strategis. Jika kondisi di atas sesuai dengan kondisi bisnis anda, maka jangan ragu untuk segera mengambil tempat tersebut. Terima kasih telah membaca tulisan ini, semoga dapat menambah wawasan Anda. Jika bermanfaat, jangan lupa share di akun media sosial Anda, seperti Facebook dan Twitter.

Tinggalkan komentar