Siapakah orang yang berhasil meraih gelar sarjana di usia yang sudah tua renta? Apa bidang ilmu yang mereka tempuh di ruang perkuliahan? Seperti ungkapan pepatah lama yang menyatakan, “Tuntutlah ilmu setinggi langit, karena tidak ada kata terlambat untuk belajar”. Hal ini mengajarkan pada kita untuk terus belajar mengembangkan kemampuan diri tanpa dibatasi oleh usia. Bahkan ketika menjadi tua sekalipun, manusia sepatutnya terus belajar dan belajar untuk menjadi sosok yang lebih baik dari sebelumnya.
Seperti halnya kisah 10 manusia tertua di dunia yang tak berhenti atau malu untuk belajar menempuh pendidikan formal. Kesepuluh manusia tertua di dunia ini sukses meraih gelar dan ijazah sarjana di usia senja. Mereka adalah sosok yang luar biasa dan pastinya menjadi sumber inspirasi dan membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang dalam dunia pendidikan.
Deretan Manusia Tertua di Dunia yang Bisa Raih Gelar Sarjana dan Magister
Siapa sajakah sarjana-sarjana tertua di dunia? Yuk silakan disimak, dimulai dari peringkat ke-10!
10. Anne Martindell, 87 Tahun

Sebuah kisah hidup yang menarik Martindell ini menceritakan bagaimana dirinya harus putus di bangku kuliah setelah setahun atas perintah ayahnya, yang tidak menyetujui perempuan menempuh pendidikan. Setelah lika-liku kehidupannya di panggung politik dan pemerintahan, pada tahun 1999 saat telah berusia 84 tahun, Martindell kembali masuk ke Smith Colege untuk menyelesaikan gelar sarjana dalam studi Amerika.
9. Charlie Ball, 89 Tahun

“Dulu, saya bergabung dengan Army Air Corps, dan mereka mengirim saya untuk pelatihan pilot di Texas”, kenang Ball, dalam sebuah wawancara 2012. Ketika perang berakhir, Charlie Ball mengambil beberapa kelas di sana-sini, dan pergi bekerja dengan ayahnya, tetapi tahun-tahun berlalu dan ia pun menjadi kakek. Ia sadar untuk kembali melanjutkan studinya agar bisa memberi contoh yang baik bagi cucu-cucunya tentang pentingnya pendidikan.
8. Mary Fasano, 89 Tahun

Setelah Fasano pensiun, ia memutuskan untuk kembali ke bangku sekolah. Dia mulai dengan mendaftar di SMA Braintree pada tahun 1977. Kemudian dia mendaftar di Harvard Extension School pada tahun 1979 setelah menerima dorongan dari seorang teman yang bekerja di kampus. Pada tahun 1993, setelah 14 tahun mempelajari seni, Shakespeare, Italia, dan mata pelajaran lainnya, Fasano menerima gelar sarjana dari Sekolah Penyuluhan dan dianugerahi Santo Joseph Aurelio Prize.
7. Bertie Gladwin, 90 Tahun

Gladwin telah menghabiskan perjalanan hidupnya untuk belajar dan belajar. Pada usia 60 tahun, ia memutuskan untuk menyelesaikan gelar BA di bidang Psikologi. Pada saat berumur 70 tahun, dia juga telah menyelesaikan gelar BSc di Biologi Molekuler. “Mereka subyek yang menarik,” katanya. “Saya melakukan itu hanya karena saya tertarik dan ingin tahu lebih banyak tentang bidang ilmu tersebut”.
6. Wally Taibleson, 90 Tahun

5. Nola Ochs, 95 Tahun

Dia melanjutkan studinya untuk meraih gelar magister dan akhirnya berhasil menyelesaikannya pada usia 98 tahun. Nola Ochs, yang mulai mengambil kelas kuliah lebih dari 30 tahun yang lalu, telah menjadi selebriti di kampus, di mana dia lulus dengan gelar yang bersejarah untuk kampusnya.
4. Clifford Dadson, 93 Tahun

Menurut Dadson, semua mahasiswa di berbagai universitas usianya jauh lebih muda tapi bukan merupakan hambatan baginya untuk sama-sama sukses. Satu tahun setelah menerima gelar sarjana, dia pun melakukan atraksi terjun payung pertamanya untuk tujuan amal.
3. Allan Stewart, 97 Tahun

2. Twila Boston, 98 Tahun

Kemudian tahun ini, Twila Boston menghubungi pihak universitas untuk menyampaikan niatnya menyelesaikan pendidikannya yang tertunda sejak lama. Mengingat usianya, pihak universitas kemudian memberikan pendidikan dan tugas khusus yakni agar Twila Boston dapat menghasilkan proyek sejarah lisan yang bisa dia selesaikan dari rumah yang akan memenuhi persyaratan gelar sarjananya.
1. Leo Plass, 99 Tahun

Nah, demikianlah sederet orang tua yang sudah berusia lanjut, namun tetap semangat mengejar ilmu dan gelar pendidikan. Tidak ada kata terlambat untuk belajar, dan semoga itu memberi inspirasi untuk perjalanan hidup kita.
