5 Kata yang Sering Diucapkan Tanpa Sadar

Pernahkah Anda memperhatikan lawan bicara, orang yang sedang menyampaikan materi kuliah atau pidato, atau mungkin Anda sendiri ketika berbicara sering mengatakan kata-kata tertentu yang sering diucapkan tanpa sadar?

Beberapa waktu lamanya saya memperhatikan orang-orang bahkan termasuk saya sendiri ternyata sering mengucapkan beberapa kata tersebut. Biasanya kata-kata itu diucapkan tanpa sadar atau sudah menjadi kebiasaan seseorang.

Apa sajakah kata-kata yang sering diucapkan tersebut? Berikut uraiannya:

1. Jadi

Saya sering menemukan orang yang sering sekali mengucapkan kata “jadi”. Biasanya diucapkan di awal kalimat. Seperti, “jadi orang itu bersembunyi di balik pohon. Jadi tanpa diketahui dia melarikan diri. Jadi begitulah kejadiannya.”

2. Mungkin

Ini pun termasuk kata yang sering diucapkan. Terlalu sering mengucapkan kata “mungkin” sebetulnya menandakan ketidakyakinan seseorang terhadap suatu hal, tapi jika kata tersebut diucapkan tanpa sadar atau sudah menjadi kebiasaan maka artinya bisa lain. Seperti, “mungkin orang itu bersembunyi di balik pohon. Mungkin tanpa diketahui dia melarikan diri. Mungkin begitulah kejadiannya.”

3. Apa namanya?

Kalau kita perhatikan, orang yang sering mengatakan kalimat “apa namanya?” di awal kalimat sebenarnya bukan bertanya kepada lawan bicara melainkan dia sendiri sedang berfikir tentang kata-kata apalagi yang pas untuk dia ucapkan selanjutnya.

Dengan kata lain, dia sedang melakukan proses berfikir. Misalnya, “apa namanya? (dia lagi mikir), orang itu bersembunyi di balik pohon. Apa namanya? (mikir lagi) Tanpa diketahui dia melarikan diri. Apa namanya? (mikir juga) begitulah kejadiannya.”

Dia harus mampu menemukan kata yang akan diucapkan dalam waktu yang singkat. Yaitu selama dia mengatakan “apa namanya?”

4. Eeeee

Kata ini mirip fungsinya dengan kalimat “apa namanya?” Yaitu diucapkan sambil berfikir tentang kata-kata apalagi yang pas untuk diucapkan. Seperti, “eeeee orang itu bersembunyi di balik pohon. Eeeee tanpa diketahui dia melarikan diri. Eeeee begitulah kejadiannya.”

5. Dalam artian

Dan yang terakhir adalah “dalam artian.” Kalimat ini entah siapa yang mempopulerkannya tetapi mungkin baru tahun-tahun belakangan. Misalnya, “dalam artian orang itu bersembunyi. Dalam artian tanpa diketahui dia melarikan diri. Dalam artian begitulah kejadiannya.”

Itulah kata-kata yang sering diucapkan tanpa sadar oleh banyak orang. Apakah Anda termasuk salah satu diantaranya? Tentu tidak salah juga jika seseorang sering mengatakan kata-kata di atas. Namun terkadang jika terlalu sering diucapkan bisa menjadi kurang bermakna.

Tinggalkan komentar