175 Pantun Selamat Malam, Met Tidur buat Teman & Pacar

Ada tomat di atas kaca
Kaca diayun sebelum diukur
Selamat malam para pembaca
Mari berpantun sebelum tidur

Dalam menyambut malam yang indah ini, mungkin Anda tengah mencari inspirasi untuk menyusun pantun yang Anda tujukan kepada pasangan yang Anda cintai, atau juga buat para sahabat yang sedang beristirahat melepas penat dan lelah. Pada postingan ini, Anda dapat membaca sederet pantun yang bertemakan malam, pantun untuk ucapan selamat tidur (met bobo) yang romantis dan penuh kerinduan, lucu dan juga pantun doa harapan agar bisa mimpi yang indah dan menyenangkan. Yuk, silakan disimak..!!

Pantun Selamat Malam untuk Pacar, Suami / Istri

Membeli bawang di kota Selayang
Pulang ke rumah membawa pakan
Untuk seseorang yang aku sayang
Selamat malam aku ucapkan

Ada kolam, ikannya hilang
Selamat malam, oh sayang

Burung Irian, burung cendrawasih
Banyak bertelur di atas jerami
Selamat malam buat kekasih
Moga cintamu selalu bersemi

Ada kebo ekornya goyang
Met bobo duhai sayang

Ke Kota Kendari memungut udang
Udang sebakul hilang di kota
Di setiap mimpi, dirimu datang
Mungkinkah aku t’lah jatuh cinta

Korea Utara kotanya Pyongyang
Banyak jalannya bercabang-cabang
Selamat malam duhai sayang
Jadilah pacarku, jangan bimbang

Tomat dan sekam dimakan itik
Dibuat jamu baunya amis
Selamat malam dinda yang cantik
Semoga mimpimu berjalan manis

Kuda hitam membawa papan
Hilang giginya diambil pelikan
Selamat malam abang yang tampan
Moga rejekinya makin dilancarkan

Jawa Tengah disingkat Jateng
Di Sulawesi terdapat Sulteng
Selamat malam abang yang ganteng
Moga cintamu semakin mateng

Dari ladang bawa tekukur
Beri makan agar tak mati
Mari kita memanjat syukur
Satu hari telah terlewati

Baju penari di tengah peti
Bajunya banyak dibawa ke sini
Esok hari telah menanti
Tidurlah nyenyak di malam ini

Seekor kerbau ditemukan mati
Kukunya terbelah karena alergi
Selamat bobo pujaan hati
Insya Allah esok ketemu lagi

Rakit biasa ternyata karam
Batal berlabuh hilang kemana
Sulit terasa mata terpejam
Ingat senyummu nan jauh disana

Jalan-jalan ke Kota Mekah
Pakai baju warnanya coklat
Untukmu yang begitu indah
Kuucapkan selamat istirahat

Di atas kasur jualan siomay
Penjualnya asyik dari Chiangmai
Selamat tidur sahabat dumay
Matikan musik biar tak ramai

Bawa jamu baunya amis
Jatuh hilang si kapal selam
Untuk kamu yang berwajah manis
Aku ucapkan selamat malam

Si Buaya darat berkata merdu
Si buaya air hanya membisu
Sungguh berat rasanya rindu
Waktu sehari terasa seminggu

Induk musang kulitnya belang
Ditangkap satu di Kota Bontang
Saat malam datang menjelang
Rasa rinduku kian menantang

Seribu satu pohon beringin
Hanya satu si pohon randu
Seribu malam terasa dingin
Hanya wajahmu yang aku rindu

Tong kosong nyaring bunyinya
Kalo hatimu kosong, bolehkah aku mengisinya?

Badan pegal enaknya diurut
Tukang pijatnya dari kota Garut
Malam beranjak semakin larut
Rindu mengguncang seisi perut

Bila hilang tolong gantikan
Biar tak murung wajahnya berantakan
Selamat malam aku ucapkan
Moga harimu makin menyenangkan

Kain katun di atas kolam
Minum segar bunga selasih
Ini pantun selamat malam
Untuk dirimu wahai kekasih

Buah palem, buah kedongdong
Met malem, mimpiin aku dong

Pohon randu di buat peti
Malamku rindu setengah mati

Datang berjalan ke dataran rendah
Dari Minahasa ke Pariaman
Malam ini akan terasa indah
Bila senantiasa beri senyuman

Dari Semarang ke kota Solo
Ada beruang badannya jumbo
Selamat malam saudara jomblo
Tetaplah berjuang seperti rambo

Sudah datang si tukang jamu
Jamu kunyit dicampur akar
Menjelang tidur ingat dirimu
Rindu sendiri tiada kabar

Di dalam kolam banyak itik
Airnya tenang sungguh menarik
Malam malam disapa si cantik
Dadaku bergoncang saat melirik

Buah palem, buah pepaya
Met malem, sayangin aku ya…

Tengah lautan membawa sampan
Taruh ikan di dalam wadah
Selamat malam wahai yang tampan
Bila kau senyum, mimpiku indah

Obat hitam sudah diramu
Dicampur madu biarkan larut
Selamat malam hanya untukmu
Ayo senyum jangan cemberut

Sebutlah raja dengan baginda
Jalankan perintah, jangan menentang
Salam kangen untuk Kakanda
Tetaplah terang laksana bintang

Perahu layar ke tepian
Dari hulu sungai Asahan
Daripada malam kesepian
Mending kita cepat nikahan

Indah mawar bunganya merah
Tempat bermain si anak lebah
Malam ini malam yang cerah
Moga mimpi semakin indah

Anak kebo naik odong-odong
Met bobo, rindukan aku dong

Malam malam bermain polo
Kayu kapuk dicuri Rambo
Begini nasib aku yang jomblo
Mulut melongo seperti kebo

Walau selasih tertumpah arang
Jangan batalkan membuat pindang
Walau kekasih direbut orang
Jangan bersedih usah meradang

Bulan madu melihat panda
Pandanya besar suka menjarah
Salam rindu buat Adinda
Moga rembulan bersinar cerah

Beli jambu sama pak tani
Beli duku di pinggir kali
Sapa mesramu di malam ini
Buatku tersipu bahagia sekali

Sakit keram kepala melayang
Mataku redup pandangan semu
Selamat malam kekasih tersayang
Akankah diriku ada di mimpimu

Orang kribo namanya Cuplis
Met bobo, cintai aku please..

Ada dokar di tengah sawah
Rodanya hitam berjalan rendah
Bulan bersinar sangatlah cerah
Membuat malam semakin indah

Pohon salam dahannya getas
Dibikin gubuk rakyat jelata
Met malam met beraktivitas
Untuk kamu yang cantik jelita

Burung dara burung gelatik
Terbang tinggi ke danau beku
Selamat malam nona yang cantik
Semoga engkau terima cintaku

Taman indah dihiasi kolam
Kolamnya luas airnya dalam
Rindu datang setiap malam
Hatiku senang bercampur kelam

Keras nian suara guntur
Coba berlindung di rumah jati
Mata terpejam tak bisa tidur
Terkenang gadis pujaan hati

Penat pikir disingkapkan
Petang hari mencari makan
Dalam pantun aku ungkapkan
Rasa cinta tak tertahankan

Pergi ke hutan mencari kayu
Dalam hutan melihat gajah
Untuk kamu tulang rusukku
Semoga mimpi menjadi indah

Tanam jagung tanam di ladang
Ladang dipasang sebuah senapan
Malam tak tidur terus begadang
Terbayang abang berwajah tampan

Tuan pendeta sungguh berani
Tergurat luka pada pipi
Biar kubawa kenangan hari ini
Biarlah tumbuh menjadi mimpi

Pohon bambu panjang sedahan
Daun jambu jatuh di kolam
Sapa manismu sehangat rembulan
Senyum sejukmu bak angin malam

Di kebun melihat rusa
Rusa betina makan pepaya
Untuk kamu yang aku cinta
Semoga mimpi yang indah ya

Kembang setaman aneka rupa
Anak kecil senyum tertawa
Dalam mimpi ingin berjumpa
Dengan kekasih penawan jiwa

Mencari kayu di tengah hutan
Di tengah hutan digigit lebah
Selamat tidur aku ucapkan
Semoga kamu mimpi yang indah

Ke kondangan memakai batik
Sampai di sana dikasih coklat
Assalamu’alaikum kamu yang cantik
Sudahkah mandi sudahkah sholat?

Kamar baru belum diukur
Datang disewa si tukang roti
Tak jemu kuucap selamat tidur
Untuk dirimu pemilik hati

Ke kebun membawa paku
Sampai disana melihat kawat
Assalamu’alaikum bidadariku
Jangan lupa makan dan istirahat

Cahaya bintang membuat bayang
Pulang sendiri membawa sampan
Selamat malam duhai sayang
Lekaslah mandi biar tampan

Buah mentimun kulitnya lebam
Bajunya putih terdapat noda
Asslamu’alaikum selamat malam
Senyummu manis slalu menggoda

Ke pasar Minggu membeli jamu
Naik kereta duduknya di bangku
Aku tunggu senyum manismu
Untuk menambah indahnya malamku

Kain tenun akan disulam
Minumnya es airnya beku
Assalamu’alaikum selamat malam
Untuk kamu wahai istriku

Main tinju membawa pedang
Pedangnya rusak ditebas parang
Kenapa ragu kenapa bimbang
Kalau ‘dah sayang katakan sekarang

Pergi ke Medan membawa duku
Jangan lupa mencari lintah
Selamat malam untuk cintaku
Moga harimu dipenuhi berkah

Menangkap ikan dapatnya lele
Jika berjalan janganlah lambat
Aku ucapkan selamat sore
Untuk sahabat dan para kerabat

Pak Kades sedang pidato
Tiba-tiba ada yang kentut
Awali sore dengan berfoto
Moga-moga ada yang kepincut

Angka enam ditambah sekali
Angka tujuh angka yang cantik
Malam malam jangan berselfie
Aku takut jadi tertarik

Pergi ke desa membeli madu
Tak ada madu dapatnya sekam
Untuk kamu yang aku rindu
Aku sampaikan selamat malam

Alangkah hijau hamparan lembah
Tempat hewan bergurau senda.
Cinta ini semakin bertambah
Untuk dirimu wahai kakanda

Orang pelit bukan seniman
Gayanya keren seperti marmut
Good night selamat malam
Jumpa lagi denganku yang imut

Bukan karena minum jamu
Tapi makan jambu klutuk
Bukan karena memikirkan dirimu
Tak bisa tidur karena nyamuk

Jauhkan yang haram, baik diberi
Meski sulit tetaplah berdoa
Selamat malam wahai bidadari
Semakin cantik kian menggoda

Sambil mendaki membawa kecap
Kecap dipakai untuk sedekah
Hanya pantun yang bisa kuucap
Bersama senyum yang selalu merekah

Bunga kamboja di atas jerami
Menari disko membawa buku
Selamat malam wahai suami
Slalu cinta dan sayang padaku

Ambil nampan di atas buku
Roti dipanggang berbau wangi
Selamat malam dari hatiku
Teruntuk kamu yang kusayangi

Mau menangkap harus didekap
Mau berburu bawa senapan
Malam petang semakin gelap
Met tidur abang yang tampan

Sabtu Minggu menjemput tamu
Membeli kopi dan juga duku
Aku tunggu senyum manismu
Tuk melengkapi indahnya malamku

Pohon beringin daunnya rimbun
Pohonnya tumbang tinggal sebatang
Rindu padamu seperti embun
Selalu datang setiap petang

Santan kental putih warnanya
Dicampur dengan air pala
Kupeluk bantal kusangka dia
Mungkin ku mirip orang gila

Jaga tubuh jangan meriang
Jangan lupa teratur makan
Untuk seseorang yang kusayang
Selamat malam aku ucapkan

Satu duri menusuk kuku
Sakit kaki tubuh ditandu
Wahai manis bidadariku
Apa hatimu merasa rindu?

Pantai Maluku pantai yang indah
Apalagi kala senja menjelang
Malam hariku makin merekah
Melihat senyummu adinda sayang

Azan menggema sebelum petang
Salat wajib yang lima waktu
Rembulan malam akhirnya datang
Ku ingin segera jumpa denganmu

Seekor ikan berwarna kelam
Lompatlah dia ke pohon jambu
Aku ucapkan selamat malam
Semoga indah hari harimu

Bulu merak bagai pelangi
Warnanya indah sangat meriah
Ini janjiku di malam ini
Ku kan segera ajak kau nikah

Dari selatan membawa acar
Cepat ditaruh di bawah senar
Selamat malam, ku punya pacar
Moga wajahmu selalu bersinar

Hari minggu membuat kolam
Di siangnya beli kacamata
Hey kamu selamat malam
Iya kamu, yang aku cinta

Coklat dimakan di atas loyang
Masak berdua sambil menari
Selamat malam istriku tersayang
Moga bahagia sepanjang hari

Suara teriak amat lantang
Semua benda ikut bergoyang
Gelap malam telah datang
Selamat tidur duhai sayang

Buah pisang buah mangga
Buah duku dimakan buaya
Untuk kamu yang aku cinta
Jangan tidur malam-malam ya

Sayur asam sayur bayam
Dimasak enak di atas tungku
Kuucap sapa selamat malam
Buat engkau yang di hatiku

Ke kebun jalannya mana
Tak lupa untuk sarapan
Untukmu yang jauh di sana
Selamat tidur aku ucapkan

Mawar berduri jatuh di papan
Tomat dimakan para dayang
Kututup hari dengan ucapan
Selamat malam kasihku sayang

Hitam-hitam kereta api
Biar hitam banyak yang menanti
Kukirim sapa malam ini
Salam sayang kekasih hati

Saat diam angin menerpa
Daun menebar kemana mana
Selamat malam aku menyapa
Gimana kabar dinda di sana?

Sungguh indah bentuk awan
Terpantul lewat air kolam
Sebelum pergi ke peraduan
Ingin kuucapkan selamat malam

Kalau sudah ke kota Kedah
Jangan lupa ke negeri Campa
Hari ini begitu indah
Saat kita saling berjumpa

Untuk apa emas permata
Kalau hatinya terasa suram
Untuk kamu yang berwajah jelita
Kuucapkan selamat malam

Lihat kolam jatuh permata
Cincin emas juga terbawa
Selamat malam duhai cinta
Sebelum tidur mari berdoa

Jangan suka menyelam
Kalau badan tidak tahan
Jangan ucapkan selamat malam
Mending kecup dari kejauhan

Pergi ke toko membeli pakan
Pakan untuk burung perkutut
Betapa banyak ingin kukatakan
Namun malam semakin larut

Petang hari duduk di bangku
Asal jangan pada ngerumpi
Selamat malam wahai pacarku
Sampai jumpa di alam mimpi

Naik ke gunung jalan berliku
Bagaimana bermain gundu
Selamat malam wahai suamiku
Sebut namaku kalau rindu

Menancap kuat sebuah paku
Menancap pada pohon randu
Cepatlah pulang suamiku
Aku ga tahan beratnya rindu

Senang hati di hari raya
Jalan jalan ke pantai Kuta
Indahnya purnama bercahaya
Serupa wajahmu yang jelita

Berhembus angin cepat berlalu
Nyanyian burung mendayu-dayu
Senyuman manis terbayang selalu
Pada wajah cantikmu yang ayu

Seberang jalan ada jembatan
Bunga selasih di pinggir jalan
Selamat malam aku ucapkan
Untuk kekasih sang pujaan

Jalan ke pasar berduaan
Lihat ikan di tepi kolam
Sebelum pergi ke peraduan
Izinkan kuucap selamat malam

Undur-undur makan acar
Nabrak pintu badannya memar
Selamat tidur untuk sang pacar
Moga besok aku dilamar

Minum dulu baru kumur
Senyum dulu baru tidur

Dagang ketela dapat laba
Labanya untuk beli ikan kakap
Malam gulita telah tiba
Semoga kamu tidur terlelap

Pantun untuk Sahabat dan Para Jomblo

Anak muda berpindah-pindah
Bawa mentega dan baju kemeja
Salam sapa malam yang indah
Untuk keluarga dan rekan kerja

Anak sekolah berambut poni
Lucu dan lincah bawa jerami
Sungguh indah malamku ini
Membuat hati cerah bersemi

Saat datang bawa kebaya
Bawalah juga kain selendangnya
Selamat malam dunia maya
Apakah anda sehat kabarnya

Dari utara semilir angin
Terdengar pula suara camar
Malam ini semakin dingin
Meringkuk sendiri di sudut kamar

Padi ditanam oleh petani
Saat ditanam jadikan beras
Selamat malam kawan di sini
Tetap semangat beraktivitas

Para petani pergi ke sawah
Jalannya pelan, tangan tengadah
Malam ini teramat indah
Jangan biarkan hatimu gundah

Dari ladang bawa tekukur
Beri makan agar tak mati
Ini saatnya kita bersyukur
Satu hari telah terlewati

Biji di tabur benih disemai
Banyak pula dimakan tupai
Tidurlah dengan rasa damai
Moga esok mimpi tergapai

Bunga sekuntum jatuh di kolam
Warnanya indah harum baunya
Assalamualaikum dan selamat malam
Semoga sehat dan bahagia

Pergi jauh bawa minuman
Dalam botol genggam di tangan
Pergi tidur dengan senyuman
Hati bahagia terasa ringan

Jangan merana saat sendiri
Karena bisa tambah sengsara
Seiring terbenam sinar mentari
Sambutlah malam dengan gembira

Pohon pare buahnya lebat
Secangkir kopi diminum hangat
Selamat sore para sahabat
Sambut senja dengan semangat

Ada burung bernama kenari
Pintar bernyanyi di atas sarang
Jangan murung di malam hari
Esok rejeki kan diambil orang

Bersepeda jauh sampai ke Kupang
Dari Kupang menuju Padang
Rembulan cerah menyapa bintang
Mentari minggat pulang ke kandang

Dalam peti asam jawa
Mawar merah obat mata
Tenangkan hati tentramkan jiwa
Mari istirahat di malam gulita
Bocah nakal bapaknya siapa
Membuka baju ingin diurut
Malam yang indah telah menyapa
Jangan disambut dengan cemberut

Danau Asahan dekat gua
Ada kolam tempatnya ikan
Kepada Tuhan kita berdoa
Segala beban kita serahkan

Lucu nian si Naga Bonar
Punya istri cantik jelita
Rembulan bintang tlah bersinar
Saatnya untuk pejamkan mata

Sejuk dinginnya kota Cimahi
Dua baju di dalam wadah
Sujud syukur pada Ilahi
Gunakan hidup untuk ibadah

Tanam mentimun buahnya lebat
Bapak petani bercucuran keringat
Assalamu’alaikum wahai sahabat
Semoga malam ini tetap semangat

Di warung depan beli ketupat
Beli seribu dapatnya banyak
Selamat malam para sahabat
Semoga tidur dengan nyenyak

Anak duduk di taman bacaan
Membaca alam pulau Lombok
Nasib jomblo kurang kerjaan
Malam ngobrol dengan tembok

Macet parah di jalan melati
Banyak petani bawa jerami
Rembulan cerah menyapa hati
Udaranya dingin sejukkan bumi

Lem pipa pasti melekat
Memasang kawat di atas peti
Selamat malam wahai sahabat
Bisakah kita berjumpa nanti

Kalau dulu zaman kerajaan
Perlu upeti untuk dikirimkan
Kalau kamu tidak ada kerjaan
Boleh dong kita facebookan

Lihat setan rambutnya kribo
Dilempar tomat setannya roboh
Aku ucapkan selamat bobo
Untuk sahabat yang slalu heboh

Sungguh indah pesona Mekah
Senang hati berkunjung ke sana
Malam hari ketiban berkah
Sujud pada-Nya panjatkan doa

Hinggap pipit di ujung dahan,
Anak angsa belajar menyelam
Apa kamu tidak kasihan
Sendirian diriku setiap malam

Makan siang pakai ketupat
Ketupat enak berbentuk jari
Mari kawan kita beristirahat
Siapkan tenaga tuk esok hari

Banyak ikan menggigit kaki
Ikan dijaring simpan di peti
Jangan risaukan tentang rezeki
Yang penting kerja sepenuh hati

Burung tekukur hinggap di dahan
Mencari makan menggaruk-garuk
Bersyukur kita kepada Tuhan
Masih bertemu malam yang sejuk

Waktu hujan makan somai
Pikiran tegang jadi kendur
Selamat malam sobat dumay
Saya undur hendak tidur

Lalu lalang banyak kendaraan
Tetap waspada sepanjang jalan
Salam hangat persaudaraan
Untuk sahabat dan handai taulan

Naik kereta ditarik kuda
Sapi ternak sedang diperah
Pejamkan mata kumpulkan tenaga
Untuk esok yang lebih cerah

Kakek tua giginya hitam
Sangat unik cara kunyahnya
Aku ucapkan selamat malam
Salam hangat untuk semuanya

Empat seniman menjual kelapa
Hujan lebat di hari senja
Selamat malam aku menyapa
Kepada sahabat di mana saja

Putih bersih gumpalan awan
Sayap elang dikepak-kepakan
Apa kabar kawan-kawan
Selamat malam aku ucapkan

Membeli vakum dapatnya rabuk
Singgah sebentar di depan tugu
Assalamualaikum warga facebook
Selamat jumpa di malam minggu

Sudah dekat Tanjung Meranti
Tempat tumbuh pohon mahoni
Esok hari telah menanti
Tidurlah nyenyak di malam ini

Hujan turun dengan lebat
Kaki luka menginjak duri
Selamat tidur para sahabat
Sampai berjumpa esok hari

Makan jambu campur indomi
Ada bakpia sedang diwarnai
Salam hangat malam bersemi
Moga bahagia selalu menyertai

Lempar bola bikin keringat
Terbang jauh burung gelatuk
Sapa malam dengan semangat
Cuaca mendung bikin mengantuk

Sungguh indah kota Cianjur
Dimana-mana terbentang sawah
Jangan lupa untuk bersyukur
Masih bertemu bintang yang indah

Daun salam dimakan kera
Tangan bermain kaki melangkah
Sambut malam dengan gembira
Semoga kita mendapat berkah

Air mengalir di ujung muara
Mengalir hingga ke sungai Kapuas
Selamat malam sahabat semua
Selamat menjalankan aktivitas

Bunga mawar ditutup kertas
Tumbuh elok di dalam taman
Selamat malam selamat beraktivitas
Moga selalu dalam perlindungan

Walaupun malam semakin redup
Tapi semangat tetap menyala
Terbiasa berbagi di kala hidup
Hidup kan nikmat kaya pahala

Tanah dibakar menjadi bata
Buah semangka menjadi jamu
Wahai ayah ibu tercinta
Selamat malam dari anakmu

Api padam disiram janda
Janda hebat memakai toga
Selamat malam teruntuk Anda
Moga semangat tetap terjaga

Cowok kere membeli peti
Isinya baju dan bunga melati
Hawa sore telah terganti
Dengan sejuk di relung hati

Sangat tinggi pohon kelapa
Tumbuh di ladang dan rawa rawa
Izinkan aku untuk menyapa
Selamat malam sahabat semua

Pelan-pelan melintas jalan
Salju turun di tengah topan
Selamat malam kawan-kawan
Moga ceria menjemput impian

Ada satpam membawa kasur
Bantalnya dua berisi mentimun
Malam malam lekaslah tidur
Ingat berdoa jangan melamun

Duduk terdiam di tengah taman
Seekor kucing memakan ikan
Selamat malam wahai teman
Semoga harimu menyenangkan

Atur jalan sambil bernyanyi
Masak tomat diberi kemiri
Bersyukur kawan di malam ini
Sejuta nikmat telah diberi

Pintu terbuka tolong ditutup
Pintu tertutup tandanya pergi
Istirahatlah malam dengan cukup
Agar segar di esok pagi

Sangat dalam menanam pipa
Saat rehat duduk nikmatnya
Selamat malam salam jumpa
Semoga sehat kabar semuanya

Gitar dipetik terompet ditiup
Tiba di taman bertemu waria
Tirai mentari telah ditutup
Sambutlah malam dengan ceria

Jalan-jalan ke kota Solo
Melihat alam di kota Bantul
Begini nasib seorang jomblo
Tiap malam memeluk dengkul

Kain sulam ditukar obat
Tumbuhnya lebat habis dibabat
Selamat malam para sahabat
Tetap semangat dan makin hebat

Biji pare dimakan katak
Melompat pergi tubuhnya berat
Mentari sore telah beranjak
Pertanda diri harus istirahat

Dari selatan kumbang merapat
Kumbang biru suka menyengat
Cahaya bulan terasa hangat
Jalani hidup dengan semangat

Benih ditanam banyak dicari
Nasi ketan buat kenduri
Telah terbenam sang matahari
Peluang emas masih diberi

Hujan turun dengan lebat
Tak dapat untung jadinya rugi
Selamat tidur para sahabat
Sampai berjumpa di esok pagi

Kertas hitam diberi perekat
Isinya dua, dalamnya hangat
Selamat malam wahai sahabat
Semoga kita tetap semangat

Di sana sini banyak nyamuk
Terbang ke sana terbang ke mari
Mataku ini sudah ngantuk
Sambung lagi di esok hari

Pintu terbuka tolong ditutup
Pintunya rusak tukangnya pergi
Beristirahat malam haruslah cukup
Biar segar di esok pagi

Kapal selam di tengah taman
Lihat gadis sedang berkeluyuran
Selamat malam wahai teman
Moga harimu penuh keberuntungan

Tambah segelas air hangat
Biar manis tambahlah coklat
Assalamu alaikum wahai sahabat
Malam ceria makin semangat

Ada ular masuk ke goa
Air minum pencuci muka
Malam ku gelar dengan doa
Assalamu alaikum salam pembuka

Datang pulang membeli bubuk
Bubuk merah harus ditumbuk
Selamat malam warga Facebook
Moga berkah dan makin sibuk

Demikianlah kumpulan pantun selamat malam untuk sahabat, kekasih dan orang-orang terdekat Anda.
Bunga selasih ada di ujung
Terima kasih sudah berkunjung

Tinggalkan komentar