20 Orang Terkaya di Dunia 2021

uang miliarder

Menurut data terbaru, siapakah sosok milliarder terkaya di dunia saat ini? Berapa banyak jumlah uang dan aset yang dimilikinya? Bisnis apa saja yang sukses mereka jalankan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut dapat kita ketahui dari kumpulan data yang disajikan oleh berbagai lembaga atau perusahaan riset yang kredibel, salah satunya adalah Forbes. Majalah Forbes merupakan sebuah majalah bisnis dan finansial dari Amerika Serikat yang didirikan oleh B.C. Forbes pada tahun 1917.

Brand Forbes dikenal sebagai sumber informasi akurat yang menyajikan beragam berita bisnis dan keuangan, terutama daftar peringkat orang-orang kaya, di antaranya Forbes 500 (perusahaan terkaya di dunia), Forbes 400 (pengusaha terkaya di Amerika Serikat), dan World’s Richest People (daftar orang-orang terkaya di dunia).

Dengan menggunakan metode tertentu, data kekayaan dan urutan peringkat yang diterbitkan oleh Forbes bisa diakses secara real time. Nah, merangkum dari data yang dikeluarkan oleh Majalah Forbes, inilah daftar peringkat orang paling kaya di dunia tahun 2021. Total aset dolar yang disajikan pada daftar berikut ini adalah dalam jumlah $ Billion (B) alias milyar dolar.

Untuk mengetahui apa saja jenis bisnis yang dilakoni oleh para jutawan dunia ini, silakan Anda baca profil-profil mereka.

1. Jeff Bezos

Dengan total aset harta sekitar 113 miliar dolar menjadikan pria kelahiran 12 Januari 1964 ini menempati posisi pertama sebagai orang terkaya di dunia. Jeff Bezos adalah pendiri dan pemimpin toko online terbesar di dunia, Amazon.com. Ketertarikan Jeff Bezos dalam bidang mekanik dan komputer sudah ditunjukkan sejak usia muda. Setelah lulus kuliah di Universitas Princeton, Bezos berhasil mendapatkan pekerjaan di Wall Street dalam bidang jaringan komputer. Di tahun 1994, ia memprediksi bahwa teknologi internet akan semakin bagus dan menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Ia pun mencari celah bisnis dengan membangun sebuah konsep toko online melalui kerjasama dengan berbagai retail dan produsen barang. Situs web Amazon.com yang didirikan Bezos membawanya sebagai salah seorang pengusaha sukses era dot-com.

Pada tahun 2004, Bezos memperluas bidang usahanya dengan mendirikan perusahaan bernama Blue Origin yang bergerak di bidang penerbangan sipil angkasa luar. Di tahun 2016 lalu, dalam 14 bulan, perusahaannya berhasil meraup keuntungan yang sangat besar, yakni 100 miliar dolar dalam penjualan tahunan. Saham perusahaannya melonjak berkat boomingnya layanan cloud computing.

2. Bill Gates

Sosok orang yang selalu masuk dalam daftar tiga besar miliarder dunia adalah Bill Gates, sang pendiri Microsoft. Pria kelahiran 28 Oktober 1955 ini memiliki aset kekayaan lebih dari 98 miliar dolar. Pundi-pundi keuangan Bill Gates mulai merangkak naik ketika ia bersama Paul Allen mendirikan perusahaan perangkat lunak untuk piranti komputer bernama Microsoft. Bill Gates sudah tertarik dengan bidang komputer dan ilmu pemrograman sejak usia belia. Di usia 13 tahun, ayah dari 3 anak ini untuk pertama kalinya bisa berkenalan dengan komputer saat sekolahnya membeli sebuah terminal Teletype Model 33 ASR dan beberapa komputer General Electric (GE) untuk para siswa. Kelemahan pemakaian komputer saat itu adalah tidak bisa digunakan dalam waktu yang lebih lama. Bill Gates, Paul Allen, dan teman-temannya memutuskan untuk mengeksploitasi sebuah bug pada sistem operasi untuk memperoleh waktu tambahan penggunaan komputer.

Meskipun masih berusia belasan tahun, kemampuan Bill Gates dan Allen dalam bidang komputer membuat mereka menerima berbagai tawaran dari beberapa perusahaan untuk menulis program atau aplikasi. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Gates untuk mempelajari berbagai bahasa pemrograman komputer.

Gates lulus dari Lakeside School pada tahun 1973. Setelah itu ia mengambil tes SAT dan mendapatkan skor yang sangat tinggi, yaitu 1590 dari 1600. Dengan nilai itu, ia diterima di Harvard College di mana ia bertemu dengan Steve Ballmer yang kelak menggantikan Gates sebagai CEO Microsoft.

Namun Bill Gates tidak berhasil menyelesaikan studinya di universitas tersebut karena lebih tertarik mendirikan perusahaan dan fokus mengembangkan sistem pemrograman komputer. Bersama Paull Allen, Bill Gates membuat perusahaan kemitraan dan memberinya nama “Micro-Soft” dengan kantor pertamanya di Albuquerque.

Satu tahun berikutnya, tanda penghubung pada nama “Micro-soft” dihapus dan pada 26 November 1976, nama dagang “Microsoft” didaftarkan secara resmi di Kementerian Luar Negeri New Mexico. Sejak pendirian Microsoft tahun 1975 hingga 2006, Bill Gates berhasil membawa perusahaan tersebut sebagai perusahaan raksasa di bidang teknologi komputer dan menguasai pangsa pasar untuk penggunaan program perkantoran Windows.

Setelah menyerahkan roda perusahaan ke bawahannya, suami Melinda Gates ini kini aktif dalam kegiatan sosial melalui yayasan amalnya Bill & Melinda Gates Foundation. Baca selengkapnya tentang 20 Fakta Tersembunyi Seputar Bill Gates

3. Bernard Arnault & Family

Bernard Arnault membawahi sebuah kerajaan bisnis dengan 70 merek terpopuler, termasuk Dom Perignon, Bulgari, Louis Vuitton, Sephora dan Tag Heuer, serta hampir 3.900 toko ritel, semuanya berada di bawah payung kendaraan mewah LVMH. Perusahaan, di mana dia telah menjadi CEO sejak 1989, mencatat penjualan hampir $ 40 miliar pada tahun fiskal 2016. Sebagian besar kekayaannya diikat di saham Christian Dior, di mana Arnault memegang kepentingan mengendalikan LVMH. Dia juga memiliki miliaran dolar saham di LVMH secara langsung, di jaringan supermarket Carrefour dan di Hermes.

Sebagai pelindung seni dan kolektor, dia adalah visioner di balik museum Louis Vuitton yang dirancang oleh Frank Gehry senilai $ 135 juta di Bois de Boulogne Paris, yang dibuka pada bulan Oktober 2014. LVMH sekarang bekerja sama dengan City of Paris untuk menciptakan budaya baru baru lainnya. Institusi yang akan didedikasikan untuk seniman dan pertunjukan live. Kekayaan di awal tahun 2021 mencapai 76 miliar dolar.

4. Warren Buffett

Orang kaya yang sering juga berada dalam lima teratas adalah Warren Edward Buffett, seorang investor, pengusaha, dan filantropis asal Amerika Serikat. Kepiawaiannya dalam bisnis investasi menjadikan dirinya sebagai investor tersukses di dunia. Pria yang sering dijuluki sebagai “Oracle of Omaha” atau Peramal dari Omaha telah berhasil mengumpulkan aset kekayaan lebih dari 80 miliar dolar Amerika. Pria kelahiran 30 Agustus 1930 ini memiliki sejumlah perusahaan, dan yang paling utama adalah Berkshire Hathaway.

Buffett memperlihatkan ketertarikan yang besar pada bisnis dan investasi pada umur yang sangat muda. Salah satu bisnis awalnya adalah menjual permen karet, Coca Cola, dan majalah mingguan dari pintu ke pintu.

Sementara itu, ketika Buffett baru berumur 11 tahun, ia telah belajar untuk berinvestasi di pasar keuangan dengan membeli 3 lembar saham preferen Perusahaan Utilitas Cities Service. Kemudian saat usianya 15 tahun, ayah dari 3 anak telah berhasil mendapatkan lebih dari 175 US $ per bulan dari mendistribusikan koran Washington Post.

Seiring kerja kerasnya, kekayaan Warren Buffet terus bertambah sehingga menempatkannya sebagai orang terkaya ke dua di Amerika secara berturut-turut selama 15 tahun.

5. Larry Ellison

Larry Ellison adalah pendiri dan pimpinan perusahaan teknologi Oracle. Ia lahir pada tanggal 17 Agustus 1944. Di masa mudanya, Ellison menempuh pendidikan di dua universitas, yakni Universitas Illinois dan Universitas Chicago, namun tak sempat lulus karena fokus membangun bisnis perangkat lunak. Perusahaan Oracle yang didirikan di era 70an tersebut berhasil membawanya menjadi jutawan dengan aset kekayaan lebih dari 59 miliar dolar amerika. Perusahaan Oracle saat ini juga diperluas untuk menyasar pangsa pasar Cloud Computing, sehingga bersaing dengan Amazon.

Untuk memperkuat bisnis tersebut, pada Juli 2016 lalu, Oracle membeli perusahaan software berbasis awan Netsuite senilai 9,3 miliar dolar.

6. Amancio Ortega

Deretan daftar orang terkaya dunia juga mencantumkan nama Amancio Ortega, seorang pebisnis fashion asal Spanyol. Amancio Ortega Gaona adalah pendiri Inditex Group, sebuah perusahaan besar yang menguasai jaringan toko pakaian dan aksesoris Zara. Melalui perusahaan tersebut, pria kelahiran 28 Maret 1936 ini berhasil mengumpulkan aset kekayaan lebih dari 55 miliar dolar. Ayah dari 3 anak ini mulai merintis bisnis tekstil pada tahun 1963, dan bersama mantan istrinya, Rosalia Mera, ia membangun industri fashion dengan merek Zara di tahun 1975.

Di pertengahan tahun 1980an, jaringan bisnisnya telah meluas di seluruh Spanyol, dan di tahun 1989, Ortega membuka cabang bisnis di Amerika Serikat. Brand Zara merupakan bagian dari grup Inditex (Industrias de Diseño Textil Sociedad Anónima) yang 59,29% sahamnya dipegang Ortega. Inditex memiliki lebih dari 6.000 toko dengan jumlah karyawannya mencapai lebih dari 92.000 orang.

Di tahun 2011, Ortega memutuskan untuk pensiun memimpin Inditex. Namun, tiap tahun dia tetap menerima deviden sebesar 400 juta dolar atas kepemilikan sahamnya. Kekayaan yang dimiliki oleh pria tertutup ini menjadikan dirinya sebagai pribadi yang paling kaya di benua biru Eropa.

7. Mark Zuckerberg

Anda yang punya akun Facebook, tentu kenal dengan sosok ini. Mark Zuckerberg adalah pria 34 tahun yang menjadi pembuat dan pendiri Facebook. Di dalam kamar tidurnya yang sempit, Mark mempunyai cita-cita untuk membuat aplikasi jejaring sosial yang bisa menjadi media penghubung bagi komunitas kelasnya. Bersama dengan teman sekelasnya Dustin Moskovitz, Eduardo Saverin, dan Chris Hughes ketika menjadi mahasiswa di Universitas Harvard, Mark Zuckerberg berhasil membuat konsep jejaring sosial untuk kelasnya. Tetapi setelah ia membuat sistem tersebut, ternyata semakin banyak saja orang yang tergabung didalamnya.

Sistem itu lama-kelamaan telah menjaring universitas terdekat dari tempatnya kuliah, dan inilah awal dari Facebook yang kita kenal saat ini. Pertumbuhan Facebook yang cepat membuat mereka memutuskan untuk keluar dari bangku kuliah, dan fokus mengembangkan Facebook.

Inspirasi awal terciptanya Facebook mungkin berasal dari Phillips Exeter Academy, sekolah tinggi swasta di mana Zuckerberg lulus tahun 2002. Ini mempublikasikan direktori mahasiswa sendiri, buku angkatan yang oleh siswa disebut sebagai “The Facebook”.

Direktori foto semacam itu merupakan bagian penting pengalaman sosial bagi kebanyakan siswa di sekolah swasta. Dengan hal tersebut, siswa dapat mendaftar berbagai hal seperti tahun angkatan, kedekatan mereka dengan teman-teman, dan nomor telepon mereka.

Jejaring sosial Facebook terus tumbuh hingga digunakan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Tak perlu waktu lama bagi Mark Zuckerberg untuk menjadi miliarder berkat keuntungan yang diperoleh dari pendapatan Facebook. Kini aset kekayaan Mark ditaksir mencapai 54,7 miliar dolar Amerika, atau sekitar 760 triliun rupiah.

8. Jim Walton

Jim Walton adalah putra bungsu dari pendiri Walmart, Sam Walton. Dia adalah ketua Arvest Bank, yang saat ini memiliki aset lebih dari $ 20 miliar. Jim duduk di dewan Walmart selama lebih dari satu dekade sebelum menyerahkan kursi itu kepada putranya, Steuart, pada Juni 2016.

Secara kolektif, dia dan ahli waris Sam Walton lainnya memiliki sekitar setengah dari saham Walmart. Jim dan saudari Alice mempelopori program yang akan menerbitkan obligasi senilai $ 300 juta untuk membantu sekolah piagam berinvestasi dalam fasilitas.

Ia menikah dengan Lynne McNabb Walton dan mempunyai empat anak, termasuk Alice Anne Walton dan Thomas Layton Waltoh. Walton dan keluarganya tinggal di Bentonville, Arkansas. Aset kekayaan di awal tahun 2021 ini diperkirakan mencapai 54,6 miliar dolar yang membuatnya bertengger di posisi ke-8 orang terkaya di dunia.

9. Alice Walton

Alice Walton adalah satu-satunya putri pendiri Walmart, Sam Walton. Dia lebih fokus pada seni kurasi, daripada bekerja untuk Walmart seperti saudara kandungnya, Rob dan Jim. Pada 2011, ia membuka Museum Seni Amerika Crystal Bridges di kampung halamannya di Bentonville, Arkansas.

Crystal Bridges menampilkan karya-karya dari orang-orang seperti Andy Warhol, Norman Rockwell dan Mark Rothko. Pada Januari 2020, dia membidik sistem perawatan kesehatan Amerika yang “rusak” dan meluncurkan rencana untuk membuka lembaga kesehatan holistik di Bentonville.

Walton menikah dengan seorang bankir investasi Louisiana terkemuka pada tahun 1974 pada usia 24 tahun, tetapi mereka bercerai 2½ tahun kemudian. Menurut Forbes , dia menikah dengan “kontraktor yang membangun kolam renangnya” segera setelah itu, “tapi mereka juga cepat bercerai”.

10. Rob Walton

Rob Walton adalah putra tertua dari pendiri Walmart, Sam Walton. Walton mengambil alih sebagai ketua setelah ayahnya meninggal pada tahun 1992. Dia pensiun sebagai ketua pada Juni 2015 dan digantikan oleh menantunya, Greg Penner.

Dia masih duduk di dewan Walmart. Dia dan ahli waris Sam Walton lainnya secara kolektif memiliki sekitar setengah dari saham Walmart. Untuk memenuhi permintaan selama pandemi Covid-19, Walmart mempekerjakan 400.000 pekerja tambahan yang sebagian besar tidak bekerja.

Catatan Forbes di awal tahun 2021 memperkirakan Samuel Robson Walton memiliki kekayaan sekitar 54,1 miliar dolar yang membuatnya duduk sebagai orang terkaya ke-10 di dunia.

11. Steve Ballmer

Steve Ballmer adalah mantan CEO Microsoft, yang memimpin perusahaan dari tahun 2000 hingga 2014. Dia bergabung dengan Microsoft pada 1980 sebagai karyawan No. 30 setelah keluar dari program MBA Stanford. Ballmer menahkodai Microsoft pada saat yang sulit, setelah dot-com crash pertama dan melalui upaya untuk memenangkan dominasi Google dalam mesin pencarian dan Apple di kancah bisnis telepon pintar.

Pada tahun yang sama dia pensiun dari Microsoft, dia membeli NBA Los Angeles Clippers seharga $ 2 miliar. Dia telah meningkatkan filantropinya sejak 2014, memasukkan lebih dari $ 2 miliar ke dalam dana patungan dengan fokus untuk mengangkat orang Amerika keluar dari kemiskinan. Pada 2018, ia menginvestasikan $ 59 juta dalam Solusi Sosial, yang membuat perangkat lunak untuk lembaga nirlaba dan pemerintah.

12. Carlos Slim Helu

Pebisnis yang sering masuk dalam daftar 10 Orang Terkaya di Dunia adalah Carlos Slim Helu, seorang pengusaha telekomunikasi asal Meksiko. Aset hartanya diprediksi mencapai 52,1 miliar dolar. Carlos Slim Helu lahir pada tanggal 28 Januari 1940 di kota Meksiko. Ketertarikannya dalam dunia bisnis sudah ditunjukkan sejak usia muda. Ia menerima pelajaran bisnis dari ayahnya yang mengajarinya tentang finansial, manajemen, dan akuntansi. Di usia 12 tahun, Slim sudah belajar tentang bisnis saham dengan membeli stock di Bank Meksiko.

Setelah menyelesaikan bangku kuliah di Universidad Nacional Autónoma de México, dia merintis karir sebagai stock trader di Meksiko.

Keberuntungan Carlos Slim terlihat di era tahun 1990an ketika pemerintah setempat memprivatisasi bisnis sektor telekomunikasi, dan perusahaan milik Slim, Grupo Carso mangakusisi Telmex. Bisnisnya terus tumbuh dan menjadikan Carlos Slim Helu sebagai salah seorang terkaya di jagat raya.

13. Larry Page

Dalam sepuluh besar ada sosok pendiri Google, yakni Larry Page dengan jumlah aset kekayaan lebih dari 50,9 miliar dolar. Bersama rekannya, Sergey Brin, pria kelahiran 26 Maret 1973 ini sukses membangun kerajaan bisnis di sektor teknologi komputer. Perjalanan Google hingga mencapai kesuksesan seperti sekarang ini pun cukup berliku. Mulanya, Google merupakan sebuah proyek riset yang dikerjakan Page dan Brin pada 1996. Waktu itu, keduanya merupakan mahasiswa pascasarjana di Stanford University dan berkolaborasi dalam sebuah proyek riset.

Proyek tersebut menjadi mesin pencari bernama BackRub yang dioperasikan menggunakan server di kampus mereka. Kemudian dikembangkan menjadi nama Google. Saat awal berdiri, Google mendapatkan investasi senilai US$ 100 ribu (setara Rp 1,3 miliar) dari Co-founder Sun Andy Bechtolsheim.

Kini, Google telah memiliki lebih dari 50.000 karyawan di 50 negara. Google juga rajin mengakuisisi perusahaan teknologi lain dan membesut produk yang dipakai di seluruh dunia. Larry Page saat ini duduk di pucuk pimpinan Alphabet, perusahaan induk Google, divisi perawatan kesehatan Calico, divisi peralatan rumah pintar Nets dan banyak lagi.

14. Sergey Brin

Sergey Mikhailovich Brin, lahir di Moscow, Soviet Union, 21 Agustus 1973 adalah seorang pengusaha Amerika. Lahir di Rusia, Brin mempelajari ilmu komputer dan matematika sebelum mendirikan Google dengan Larry Page. Brin adalah presiden teknologi pada Google dan mempunyai net worth perkiraan lebih dari $49 miliar, yang membuatnya menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Saat ini, Sergey Brin bekerja sebagai presiden raksasa teknologi Alphabet, perusahaan induk Google. Dia sebelumnya menjalankan divisi rahasia Google X, yang membuat kacamata Google.

Brin mendirikan perusahaan mesin pencari Google dengan Larry Page pada tahun 1998. Brin dan Page bertemu di Universitas Stanford sambil belajar untuk mendapatkan gelar lanjutan dalam ilmu komputer. Google go public pada tahun 2004 dan diubah namanya menjadi Alphabet pada tahun 2015.

15. Francoise Bettencourt Mayers & Family

Francoise Bettencourt Meyers adalah wanita terkaya di dunia dan cucu pendiri L’Oreal. Bettencourt Meyers dan keluarganya memiliki 33% saham L’Oreal, yang mencatatkan pertumbuhan penjualan terbaiknya dalam lebih dari satu dekade pada 2019. Dia telah menjabat di dewan L’Oreal sejak 1997 dan menjadi ketua perusahaan induk keluarga.

Dia menjadi pewaris L’Oreal yang berkuasa di Prancis pada tahun 2017 ketika ibunya Liliane Bettencourt, yang saat itu menjadi wanita terkaya di dunia, meninggal pada usia 94 tahun. Bettencourt Meyers menjabat sebagai presiden yayasan filantropi keluarganya, yang mendorong kemajuan Prancis dalam sains dan seni.

Togther, L’Oreal dan keluarga Bettencourt Meyers setuju untuk menyumbangkan $ 226 juta untuk memperbaiki katedral Notre Dame setelah kebakaran April 2019. Saat ini aset kekayaannya diprediksi mencapai 48,9 miliar dolar.

16. Michael Bloomberg

Jika anda penikmat media informasi luar negeri, maka merek Bloomberg pasti sudah cukup familiar. Michael Rubens Bloomberg adalah pria kelahiran 14 Februari 1942 yang mendirikan Bloomberg L.P, sebuah perusahaan media massa multinasional di Amerika Serikat, didirikan pada tahun 1981. Layanannya telah berkembang dalam berbagai media, mulai dari radio, televisi, internet dan publikasi cetak. Selain sebagai pebisnis, Michael Bloomberg juga merupakan seorang politikus, dan sempat terpilih sebagai wali kota New York tahun 2002.

Pria lulusan Harvard Business School ini merintis karir di Wall Street pada tahun 1966 sebagai pekerja entry level pada bank investasi Salomon Brothers.

Lima belas tahun setelah itu, ia bersama Tom Secunda, Chuck Zegar, dan Duncan MacMillan mendirikan Bloomberg LP yang menjual produk sistem informasi keuangan untuk Merrill Lynch. Saat ini, dengan aset kekayaan lebih dari 48 miliar dolar tersebut, Michael Bloomberg berhasil menjadi jutawan yang pada tahun ini berada di deretan 20 besar.

17. Jack Ma

Seorang mantan guru bahasa Inggris, Jack Ma mendirikan Alibaba Group tahun 1999, salah satu bisnis e-commerce terbesar di dunia saat ini. Berkat kerja kerasnya, pria asal Cina ini berhasil membawa Alibaba sebagai perusahaan besar di kancah internasional. Pada September 2019, Jack Ma mengundurkan diri sebagai executive chairman Alibaba dan digantikan oleh CEO Yong Zhang yang juga dikenal sebagai Daniel Zhang.

Ada banyak investasi Jack Ma di luar Alibaba, termasuk saham di perusahaan media dan hiburan China, Huayi Brothers. IPO Alibaba tahun 2014 di New York mencatat rekor sebagai penawaran saham publik terbesar di dunia, mengumpulkan $ 25 miliar.

18. Charles Koch

Charles de Ganahl Koch adalah seorang pengusaha dan filantropis asal Amerika Serikat. Pria kelahiran kota Kansas pada 1 November 1935 ini merupakan Chairman dan CEO dari Koch Industries. Melalui perusahaan tersebut, Charles Koch berhasil mengumpulkan aset kekayaan lebih dari 38,2 miliar dolar. Perusahaan keluarga Koch Industries awalnya memulai bisnis di tahun 1940 dengan bidang pemurnin minyak berat menjadi bensin. Sekarang telah merambah ke berbagai sektor terutama proses dan pengendalian polusi peralatan dan teknologi; polimer dan serat; mineral; pupuk; perdagangan dan jasa komoditas; hasil hutan dan konsumen; dan peternakan.

Usaha tersebut memproduksi berbagai merek terkenal, seperti Stainmaster karpet, Lycra merek Serat Spandex, Quilted Northern dan Dixie Cup.

19. Julia Koch & Family

Julia Koch dan ketiga anaknya mewarisi 42% saham di Koch Industries dari suaminya, David, yang meninggal pada Agustus 2019 di usia 79 tahun. Warga asli Iowa, Koch pindah ke New York City pada 1980-an dan bekerja sebagai asisten perancang busana Adolfo. Dia bekerja dengan banyak klien terkenalnya, termasuk Ibu Negara Nancy Reagan.

Julia bertemu David melalui kencan buta pada tahun 1991; mereka bertemu lagi enam bulan kemudian, mulai berkencan dan menikah pada tahun 1996. Bersama suaminya, dia telah menyumbangkan $ 10 juta untuk Mount Sinai Medical Center dan $ 10 juta untuk Rumah Sakit Anak Stanford untuk mempelajari alergi makanan.

20. Ma Huateng

Ma Huateng (juga dikenal sebagai Pony Ma) memimpin raksasa Internet China Tencent Holdings, yang menempati peringkat atas di antara bisnis terbesar negara berdasarkan kapitalisasi pasar. Aplikasi perpesanan sosial populer Tencent, WeChat, memiliki lebih dari 1 miliar pengguna. Grup tersebut mendaftarkan anak perusahaan streaming musiknya, Tencent Music, di Bursa Efek New York pada Desember 2018.

Berbeda dengan saingannya di Alibaba, Ma memiliki gaya low profile yang sesuai dengan latar belakang tekniknya. Ma mendirikan Tencent pada tahun 1998. Saat ini, aset Ma Huateng mencapai 38,1 miliar dolar.

Tinggalkan komentar