105 Pantun Putus Cinta – Ungkapan Sedih dan Kemarahan


Putus cinta adalah sesuatu yang sangat menyakitkan. Rasa sesak dan perih akan menyeruak memenuhi rongga dada. Siapa pun tentu tak ingin merasakannya, apalagi jika perasaan cinta dan sayang sedang tumbuh dan mekar begitu indah. Ketika putus cinta sedang dialami seseorang, maka ia butuh tempat untuk berbagi rasa dan hiburan untuk mengurangi kepedihan itu.

Nah, mungkin kumpulan pantun sedih tentang putus cinta di bawah ini bisa menjadi cara untuk menyalurkan duka, sekaligus media menghibur diri. Jika Anda atau sahabat Anda sedang mengalami putus cinta, silakan baca pantun-pantun “broken heart” berikut ini.

Pantun Putus Cinta Sedih Merana

1. Ikan hiu suka berlari
I love you, tapi gigit jari.

2. Janji ke taman buat bertemu
Datang ke sana bersama ibu
Jika dia terbaik untukmu
Aku ikhlas setulus kalbu.

3. Mawar tak selalu putih
Merah tak selalu darah
Sekian lama kita berselisih
Alangkah baiknya kita berpisah.

4. Pohon jati berbuah manggis
Kuatkan hati jangan menangis.

5. Bunga layu di tanah rawa
Hanya mekar saat disewa
I love you sepenuh jiwa
Tapi ditolak, buat kecewa.

6. Buah salak rasa cempedak
Kulitnya hitam, jangan dimasak
Makan banyak bikin tersedak
Putus cinta membuat sesak.

7. Buat jamu harus dikocok
Hati-hati memasukkan bahan
Aku dan kamu tak lagi cocok
Lebih baik kita pisahan.

8. Jaksa menuntut sebuah vonis
Karena menipu para pebisnis
Kata-katamu yang dulu manis
Kini berubah menjadi sinis.

9. Siang hari terdengar petir
Kakak mengira sebuah sihir
Sakit hati terasa getir
Cinta kita telah berakhir.

10. Buah kentang jumlahnya seratus
Tanam sejajar bersama kaktus
Pacar datang bicaranya ketus
Lalu ucapkan kalimat putus.

11. Masak gurita terasa pedas
Kuahnya ditaruh di atas talas
Cerita kita telah kandas
Karena cintaku tak lagi dibalas.

12. Di bulan juni ketemu banci
Orangnya kuat memakai bikini
Perpisahan ini sungguh kubenci
Namun terpaksa harus kujalani.

13. Ada tamu banyak uangnya
Anjing lepas, putus talinya
Kucinta kamu apa adanya
Tapi dihempas, tiada gunanya.

14. Maradona membuat patung
Lalu dibawa ke pasar Belitung
Jiwa merana terkatung-katung
Karena cintaku telah kau gantung.

15. Pernikahan dini bisa berantakan
Belum dewasa mengemban tugas
Perpisahan ini tak kuharapkan
Namun kuterima dengan ikhlas.

16. Baju celana dalam lemari
Lemari jati bentuk persegi
Aku merana seorang diri
Kekasih hati menjauh pergi.

17. Pak petani namanya kadir
Duduk melihat air mengalir
Ku jalani semua takdir
Rasa sayangmu telah berakhir.

18. Walau selasih tertumpah arang
Jangan batalkan membuat pindang
Walau kekasih direbut orang
Jangan bersedih usah meradang.

19. Ikan gabus ikan betutu
Jatuh satu di tengah jalan
Menangis duduk di pintu
Melihat kekasih pergi berjalan.

20. Ada gula ada semut
Punya pacar sudah direbut.

21. Seekor onta di gurun Sahara
Pergi perlahan menuju bandara
Putus cinta membawa sengsara
Hati terluka tiada terkira.

22. Buah-buahan tepi pelabuhan
Baru diambil di atas sampan
Jika perpisahan adalah pilihan
Aku terima dengan kerelaan.

23. Punya tinta, tiada penanya
Pena hilang dibawa kera
Putus cinta apa obatnya
Hatiku merana tiada terkira.

24. Anak penyu dimakan ikan
I love you tapi menyakitkan.

25. Berangkat ke kota bawa tenda
Hujannya lebat tak jua reda
Asmara kita telah tertunda
Aku terima dengan lapang dada.

26. Mencari ilmu harus beregu
Regu kompak, bajunya dirajut
Jika hatimu masih meragu
Kisah kita jangan berlanjut.

27. Lengan bahu, kekar otonya
Walau terlihat tua dan renta
Andai kutahu begini jadinya
Takkan kumau tuk jatuh cinta.

28. Pegang dahan, patah batangnya
Jatuh dedaunan di atas roda
Jika perpisahan adalah jalannya
Kuterima dengan lapang dada.

29. Segulung perban harus dibawa
Buat menolong seorang siswa
Aku berkorban sepenuh jiwa
Tapi dibalas rasa kecewa.

30. Ikan hiu, badannya sigap
I love you, tapi tak dianggap.

31. Ikan hiu giginya sebelas
I miss you tapi tak dibalas.

32. Ikan hiu enak dimakan
I love you tapi diduakan.

33. Ikan hiu dikasih formalin
I miss you tapi dikibulin.

34. Raja datang bersama patih
Mahkota biru, bajunya putih
Kisah kita tertatih-tatih
Buat jiwaku terasa letih.

35. Naik kereta berdesak-desak
Jalan perlahan kaki terinjak
Hatiku sesak tangis terisak
Ada perpisahan tak bisa dielak.

36. Ikan hiu makan kuaci
I miss you, walau dibenci.

37. Pedagang jamu membawa kain
Jamunya dibuat dari aling-aling
Bila hatimu ada yang lain
Silakan saja engkau berpaling.

38. Pohon mengkudu, pohon meranti
Membuat rindang di kala pagi
Jika cintamu telah terhenti
Untuk apa dilanjutkan lagi.

39. Air diminum jika sendawa
Agar nafas kembali biasa
Indah cinta yang aku bawa
Tapi kecewa yang aku rasa.

40. Balap kuda di tengah arena
Kuda melompat bawa pelana
Ku bawa cinta penuh pesona
Namun ternyata jadi merana.

41. Orang mentigi mengail tenggiri
Tenggiri dijual setiap pekan
Aku pergi memohon diri
Silap salah mohon dimaafkan.

42. Ikan hiu, ikan arwana
I miss you, tapi merana.

43. Buah jambu banyak bijinya
Buah nanas kuning kulitnya
Kucinta kamu apa adanya
Tapi dihempas, tiada gunanya.

44. Masak bumbu jangan ditindih
Nanti membuat matanya pedih
Hangat cintamu tak lagi mendidih
Itu yang buat hatiku bersedih.

45. Ikan hiu ditangkap Sadikin
I miss you, tapi dicuekin.

46. Ikan hiu di laut asin
I love you, tapi diputusin.

47. Buah manggis dicampur ketan
Buah mengkudu diremuk-remukkan
Jangan menangis duhai mantan
Sebab dulu kau yang putuskan.

48. Ikan hiu berlusin-lusin
I miss you, tapi diselingkuhin.

49. Jual mangga belinya alpukat
Dibuat jus dimakan ngengat
Raga kita tak lagi dekat
Kenangan lalu jangan diingat.

50. Ke sekolah jauh tempatnya
Ada petani menangkap ikan
Berbahagialah kamu bersamanya
Meski di sini ku sulit melupakan.

Pantun Putus Cinta, Pesan Buat Sang Mantan Kekasih

51. Ingin sembuh makanlah gulali
Rasanya enak dari sari pati
Cinta tumbuh bersemi kembali
Buat mantan yang selalu di hati.

52. Merah-merah si buah semangka
Banyak ditanam di istana
Sungguh aku tiada menyangka
Aku dipermainkan begitu hina.

53. Dari Medan ke Kintamani
Membeli suling dan juga kain
Malang nian nasibku ini
Mantan kawin dengan yang lain.

54. Ke Belanda di musim semi
Salju mencair ke dalam parit
Inilah derita yang aku alami
Kegagalan cinta yang amat pahit.

55. Datang ke kota menjual intan
Intan terpajang di tengah pameran
Semua cerita dengan sang mantan
Kan ku jadikan sebuah pelajaran.

56. Jalan berliku tidak merata
Di tengah-tengah ada pagoda
Mungkin dulu diriku buta
Kini sudah tidak tergoda.

57. Air laut terlihat pasang
Jahit baju banyak benang
Cinta lama sudah usang
Untuk apa masih dikenang.

58. Bapak petani naik angkutan
Istrinya datang mau arisan
Hari ini berjumpa mantan
Rasanya hambar tiada berkesan.

59. Ikut ujian nilainya seratus
Soal ditulis di dalam perpus
Walaupun kita sudah putus
Silahturahmi jangan dihapus.

60. Buah duku petik di gunung
Lihat monyet ekornya buntung
Biarlah aku yang menanggung
Cinta pupus terkatung-katung.

61. Hari rabu membeli roti
Roti dimakan di dalam kantin
Kalau gak mau untuk disakiti
Makanya dulu jangan nyakitin.

62. Pergi ke gunung cari perguruan
Ada pendekar acak-acakan
Hati bingung dan nggak karuan
Ternyata mantan minta balikan.

63. Bila dapat sebuah kesempatan
Jangan lambat buat pengamatan
Apa kabar dikau sang mantan
Moga cepat dapat gebetan.

64. Lihat artis rebut-rebutan
Artis cantik metropolitan
Jangan lagi mengingat mantan
Sudah pergi tanpa pamitan.

65. Katak melompat ganti-gantian
Merapat pelan tiba ke tepian
Mantan datang cari perhatian
Tampaknya dia hidup kesepian.

66. Selembar besi sudah karatan
Buat dipakai memasang rotan
Jangan bersedih mikirin mantan
Karena kamu masih jadi rebutan.

67. Tengah malam membaca buku
Buku tipis seputar harajuku
Selamat malam mantan-mantaku
Apakah masih tak laku-laku?
68. Ada setan di atas pohon
Setan hitam terlihat blo-on
Kalau mantan memohon-mohon
Itu tandanya belum move-on.

69. Jaksa membaca sebuah pasal
Pasal tentang warisan kerabat
Mantan berkata dia menyesal
Tapi semuanya telah terlambat.

70. Dari Kualanamu ke Maluku
Bawa hadiah sekilo duku
Dulu kamu yang mutusin aku
Sekarang kamu udah gak laku.

71. Ke Bosnia mencari kerang
Malah berjumpa dengan beruang
Agar dunia kembali riang
Kenangan mantan harus dibuang.

72. Pergi menghadap raja Kelantan
Raja duduk di atas papan
Kadang-kadang rindu sang mantan
Tapi sudah tak ada harapan.

73. Rajin kerja biar tak susah
Kerja merantau ke Cilacap
Meski kita sudah berpisah
Rasa sayangku tak pernah lenyap.

74. Buah mengkudu dibawa kuli
Dibuat jamu, simpan di peti
Jika cintaku diterima kembali
Ku cintai kamu sepenuh hati.

75. Tubuh lelah mau rebahan
Jangan rebahan sama majikan
Ku maafkan semua kesalahan
Tapi bukan untuk balikan.

76. Pura besakih di Gunung Agung
Tempat nyaman buat merenung
Biarlah aku yang menanggung
Rindu mantan yang menggunung.

77. Ke Bengkulu membeli roti
Perut kenyang berseri-seri
Janjinya dulu sehidup semati
Ketemu yang lain jadi lupa diri.

78. Pergi ke gurun melihat gua
Tumbuh banyak si pohon kurma
Jika kamu dulu mendua
Sekarang nikmatilah karma.

79. Jalan-jalan di waktu pagi
Libur sekolah ke Pulau Bali
Ngajak balikan setelah pergi
Maaf ya, aku nggak peduli.

80. Bambu tajam buat sembilu
Berduri pula si pohon randu
Yang lalu biarlah berlalu
Usah dikenang mengusik rindu.

81. Jual mangga belinya alpukat
Dibuat jus airnya pekat
Walau raga tak lagi dekat
Namun cinta tetap melekat.

82. Rumah kayu terlihat roboh
Karena tukangnya terlalu bodoh
Buat mantaku yang paling heboh
Moga kita kembali berjodoh.

83. Pendapat tuan jangan disanggah
Tuan datang dari Belgia
Buat mantan yang pernah singgah
Semoga kelak mendapat bahagia.

84. Pohon rotan tidak berbulu
Layu mati karena benalu
Mantan hanyalah masa lalu
Jangan sampai membuat halu.

85. Burung perkutut makan ketan
Bapak petani membawa rotan
Ngapain harus mikirin mantan
Kalau di sini ada gebetan.

86. Ke toko bangunan beli paku
Jangan lupa membawa palu
Dulu kamu yang mutusin aku
Sekarang kamu yang jadi malu.

87. Santan masak jadikan adonan
Airnya meluap jadi berserakan
Mantan sudah duduk di pelaminan
Mari bangkit dari keterpurukan.

88. Musim panas, aspalnya beku
Jalan berkelok, berbatu-batu
Selamat beraktivitas buat mantanku
Semoga sehat sepanjang waktu.

89. Jalan-jalan ke padepokan
Badan letih tetap ditahan
Si mantan minta balikan
Pingin ngajak ke pernikahan.

90. Ada preman berwajah bengis
Temannya datang mukanya sinis
Melihat mantan sedang menangis
Di hati senang terasa manis.

91. Di bis kota himpit-himpitan
Sampai lupa tempat alamatnya
Lama sudah tak jumpa mantan
Sampai lupa siapa namanya.

92. Yang maksiat menjadi insaf
Sudah diajari penuh amanat
Bila aku diberi maaf
Takkan lagi aku berkhianat.

93. Bikin santan malam-malam
Santan dimasak buat yang ngidam
Kenangan mantan begitu kelam
Harus lupakan biar tak dendam.

94. Daun acar dimakan beruang
Acar direbut sama bekantan
Mantan pacar harus dibuang
Agar lenyap dari ingatan.

95. Bunga layu di atas bangku
Janganlah mengeluh ketika jemu
Wahai kamu yang singgah di hatiku
Pergilah jauh bersama khianatmu.

96. Kakak Arjuna bernama Bima
Paling cepat badannya berkeringat
Kita berpisah sudah lama
Kenangan itu tak usah diingat.

97. Jangan terlena dengan jabatan
Jika diangkat, godaan ditahan
Buat apa ingat mantan
Mending kita ingat Tuhan.

98. Jalan-jalan ke Norwegia
Balik ke rumah bawa cerita
Ku buat kamu bahagia
Tapi akhirnya ku menderita.

99. Burung merpati terbang melayang
Patah sayap jatuh ke sarang
Dalam hati masih menyayang
Apa daya sudah milik orang.

100. Pergi ke pasar beli santan
Depan sekolah membeli bakso
Ada mantan ngajak balikan
Tidak semudah itu ferguso.

101. Pagi sarapan lauknya ikan
Cuci mulut pakai pepaya
Kala mantan ngajak balikan
Aku bilang, ogah yaa…

102. Buah kepala di dalam peti
Petinya hilang dibawa maling
Katanya cinta setengah mati
Baru seminggu sudah berpaling.

103. Jualan koran di percetakan
Ada berita tentang penarikan
Sudah lama aku ditinggalkan
Datang-datang ngajak balikan.

104. Kena tembak harus diperban
Perban dibalut bersama koran
Berlagak sebagai korban
Nyatanya kamu adalah pemeran.

105. Ikan hiu dibawa boncengan
I miss you, tapi hanya kenangan.


Tinggalkan komentar