Istri Cerewet, Baik atau Burukkah bagi Kesehatan Suami?

Dalam rumah tangga, memiliki istri yang cerewet mungkin dianggap hal yang tak menyenangkan bagi para suami. Istri cerewet identik sebagai pasangan yang banyak omong, sering mengomel, dan suka mengatur. Bahkan, tak jarang terjadi percekcokan akibat sikap istri yang cerewet.

Tapi, tunggu dulu..!!! Ternyata di balik sikap yang banyak bicara tersebut, ada sejumlah manfaat yang bisa dirasakan oleh sang suami ketika memiliki istri yang cerewet. Salah satu manfaat tersebut adalah bisa memperpanjang umur suami. Benarkah begitu? Bukankah hal sebaliknya justru terjadi?

Dua penelitian yang berbeda menemukan hasil yang berbeda. Memiliki istri yang cerewet dapat memberi dampak positif bagi suami yang berpotensi mengalami penyakit diabetes. Simpulan ini kami lansir dari sebuah artikel di situs Kompas.

Fakta yang diungkap oleh Dr Hui Liu, profesor sosiologi dari Michigan State University, memaparkan bahwa pria yang memiliki istri cerewet justru cenderung terhindar dari penyakit yang terkait gula darah atau kencing manis. Kalaupun mengidap diabetes, ia akan lebih mampu untuk mengendalikannya.

Hal ini disebabkan para istri yang senang mengomel cenderung mengatur perilaku suami agar hidup lebih sehat. Hasil penelitian tersebut ternyata tidak berlaku bagi sang istri. Para istri akan terhindar dari risiko diabetes bila mereka memiliki rumah tangga yang bahagia.

Menurut Dr Hui Liu, perasaan istri (wanita) yang lebih sensitif terhadap kualitas suatu hubungan akan membuat ia bisa menerapkan pola hidup yang sehat dalam keluarga.

Baca juga: Kumpulan Kata Mutiara untuk Istri Cerewet dan Bawel

Di penelitian lain yang kami lansir dari artikel yang dimuat di situs Tribunews.com, memperoleh data yang sebaliknya. Memiliki istri cerewet dan suka mengomel ternyata berpotensi mengancam nyawa sang suami secara tidak langsung.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh sekelompok peneliti dari Universitas Michigan mengungkapkan fakta bahwa istri yang suka cerewet dan sering ngomel kepada suaminya akan menyebabkan suaminya lebih cepat mengalami gangguan jantung.

Masalah gangguan jantung para suami berdasarkan hasil penelitian tersebut pada umumnya terjadi karena istrinya sangat cerewet dan suka ngomel kepada suaminya walaupun itu hanya persoalan yang sangat sepele sekalipun.

Tekanan batin, istri yang suka marah-marah dan konflik kecil yang dibesar-besarkan kerap kali menjadi salah satu penyebab tekanan darah tidak stabil dan memicu masalah pada sistem kardiovaskular.

Selain itu, para peneliti juga menemukan bahwa suami yang memiliki sifat sensitif dan selalu menutupi keburukan istri ternyata memiliki daya tahan tubuh yang rendah sehingga mudah terkena penyakit. Hal ini tentu berkaitan dengan tingkat stress dan tekanan batin yang dialami oleh sang suami.

Cara Menghadapi Istri Cerewet

Dilatar belakangi oleh dua hasil penelitian yang berbeda, maka sebagai suami, Anda perlu menentukan sikap awal. Jika istri anda terlalu cerewet demi kepentingan kesehatan anda, dan merupakan salah satu bentuk perhatian dan kasih sayangnya kepada Anda, maka Anda tak perlu bersusah payah untuk menghentikan kebiasaan mengomel tersebut.

Namun, bila Anda merasa sikap kecerewetan istri anda membuat Anda sering menjadi lebih stress dan penuh tekanan, maka penting untuk menghentikan atau mengurangi kebiasaan mengomel tersebut. Bagaimanakah caranya?

1. Jalin Komunikasi Terbuka

Coba dengarkan apa yang ingin dibicarakannya pada anda, mungkin ia ingin memberitahu tentang suatu hal yang selalu tidak anda dengarkan hingga membuatnya marah.

2. Berbagi Tugas

Dalam kehidupan berumah tangga, tentu ada berbagai tugas dan peran yang harus dipikul oleh suami dan istri. Cobalah untuk berbagi pekerjaan di rumah anda, karena dengan demikian istri anda akan merasa sangat membantu hingga terjadi keseimbangan dalam rumah tangga.

3. Pandai-pandai Mengatur Diri Sendiri

Jika anda tak ingin diatur-atur oleh istri anda, maka hal yang paling diharapkan istri adalah Anda dapat mengerjakan tugas apa saja di rumah yang bisa anda kerjakan tanpa perlu diminta atau disuruh oleh istri.

4. Tepati Janji

Konflik sering muncul jika Anda tidak menepati janji yang Anda ucapkan kepada istri. Oleh karena itu, berusahalah agar sebisa mungkin untuk menepati janji yang pernah Anda berikan kepadanya.

5. Menghargai Istri

Jika istri sudah merasa dihargai oleh suaminya dengan berbagai apresiasi, maka hal itu akan mengurangi si istri untuk ngomel dan cerewet dengan Anda.

Nah, demikianlah sekilas informasi mengenai baik atau burukkah memiliki istri yang cerewet dan suka mengomel. Simpulan apa yang bisa Anda tarik?

Tinggalkan komentar