10 Cara Menghitung Berat Badan Ideal Dewasa dan Anak-anak

Bagaimana cara menghitung berat badan ideal untuk orang dewasa dan anak-anak? Lalu, apa itu BMI, rumus Broca, dan kalkulator ideal? Memiliki bentuk tubuh yang ramping bagi perempuan atau body atletis bagi kaum pria adalah sebuah kondisi badan yang didambakan. Namun, persepsi langsing maupun atletis bagi setiap orang ternyata berbeda-beda.

Ada seseorang yang mungkin masih merasa terlihat gemuk padahal menurut pendapat orang lain, sudah dikategorikan langsing. Untuk memastikan ideal tidaknya tubuh seseorang, maka caranya ditentukan dengan angka.

Nah, ada berbagai cara dan metode serta rumus yang bisa diaplikasikan untuk menghitung dan mengukur tingkat keidealan badan seseorang, apakah tergolong kurus, ideal, gemuk, atau obesitas. Definisi ini nampaknya berbeda-beda bagi banyak orang karena jika disesuaikan dengan jenis kelamin, tinggi badan dan gaya hidup, pasti hasilnya akan bervariasi. Berikut ini disajikan sederet cara menghitung berat badan ideal.

1. Cara Menghitung Berat Badan Ideal dengan BMI

Pada tahun 1832, seorang ahli matematika dari Belgia, Adolphe Quetelet mengilhamkan satu formula yang hari ini dikenal sebagai body mass index (BMI). Apa itu BMI? BMI (Body Mass Index) atau Indeks Massa Tubuh adalah sebuah metode atau rumus untuk mengetahui kategori berat badan seseorang apakah proporsional atau belum. Cara menghitung berat badan ideal dengan BMI ini sudah distandarkan oleh badan kesehatan dunia WHO. Nilainya adalah angka yang wajar (standar) untuk menilai apakah seseorang memiliki Berat Badan ideal, terlalu kurus, gemuk, terlalu gemuk, atau bahkan obesitas.

Jika menilik sejarah awal, BMI banyak diadopsi perusahaan asuransi untuk menentukan harga premium (22% lebih) untuk setiap pelanggan mereka yang dalam kategori ” gemuk “. Ini karena mereka yang “gemuk” berpotensi besar untuk dapat penyakit seperti kencing manis, stroke, kanker, dan masalah jantung.Berikut adalah rumus untuk menentukan nilai atau kategori BMI seseorang:

BMI = BB : (TB x TB)

Keterangan:
BB : Berat badan (kg)
TB : Tinggi badan (meter)

Misalnya, seorang pria saat ini memiliki berat badan 62 kg, tinggi badannya adalah 166 cm. Maka, nilai BMI pria tersebut adalah:

BMI = 62 : (1,66 x 1,66) = 62 : 2,7556 = 22,5

Selanjutnya, kategori nilai BMI tersebut dikonversi dalam tabel BMI versi WHO, yakni:

Standar BMI Pria
> 27 = Kegemukan atau obesitas
23 – 27 = Kelebihan berat badan
17 – 23 = Berat badan ideal
< 17 = Terlalu kurus, berat badan kurang

Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa pria tersebut memiliki kondisi badan yang ideal (normal).

Contohnya lainnya: Berat badan seorang remaja putri adalah 47 kg dengan tinggi 163 cm. Nah, nilai BMI dari remaja putri tersebut adalah: BMI = 47 : (1,63 x 1,63) = 47 : 2,6569 = 17,7

Standar BMI Wanita
> 27 = Kegemukan atau obesitas
25 – 27 = Kelebihan berat badan
18 – 25 = Berat badan ideal
< 18 = Terlalu kurus, berat badan kurang

Nah, berdasarkan tabel di atas, tubuh remaja putri tersebut tergolong kurus. Berdasarkan penelitian, menunjukkan jika indeks BMI lebih besar atau sama dengan 25 dapat menyebabkan munculnya berbagai resiko penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, dan sejenisnya. Sebaliknya, jika indeks BMI rendah (di bawah 18) memiliki resiko munculnya penyakit osteorporosis.

Namun sayangnya, cara ini kurang akurat untuk menghitung kadar lemak dalam tubuh mengingat ada faktor lain yang mempengaruhi berat badan seperti jenis kelamin, kepadatan tulang, ras dan sebagainya. Menurut studi tahun 2016, 47 persen orang yang tergolong kelebihan berat badan dalam BMI dan 29 persen obesitas ternyata sebenarnya sehat. Penelitian yang sama juga menemukan bahwa lebih dari 30 persen orang dengan BMI yang sehat justru memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol, dan resistensi insulin yang berkaitan dengan diabetes tipe 2.

BMI hanya sesuai digunakan untuk lelaki dan wanita dewasa berumur 18 – 64 tahun. BMI tidak sesuai digunakan untuk anak-anak, wanita hamil, orang yang sangat berotot (seperti atlet dan binaragawan) dan orang tua (yang kehilangan massa otot). BMI digunakan para ahli kesehatan sebagai informasi untuk mengetahui risiko gangguan kesehatan. Banyak komplikasi kesehatan terkait berat badan seperti hipertensi, kolesterol tinggi hingga Diabetes tipe 2. Kelemahan lain dari perhitungan BMI adalah saat orang yang kelebihan berat badan namun memiliki metabolisme yang tinggi akibat dari aktivitas yang berat. Hal ini berarti dikategorikan tidak sehat sedangkan sebenarnya normal karena tingkat metabolisme tidak dihitung.

2. Cara Menghitung Berat Badan Ideal dengan Broca

Mengetahui ideal tidaknya tubuh seseorang, selain dengan rumus BMI, juga bisa menggunakan formula Broca atau disebut juga rumus Devine. Metode perhitungan ini ditemukan tahun 1871 oleh Dr. Pierre Paul Broca dan kemudian dipopulerkan oleh Dr. BJ Devine pada sekitar tahun 1970an. Seperti apa formula matematisnya? Inilah rumus Broca (Devine):

Untuk Pria

Berat badan ideal = (tinggi badan – 100) – (10% x (tinggi badan – 100))

Contoh penghitungan untuk pria dengan tinggi badan 170 cm = (170 – 100) – (10% x (170 – 100) = 63 kg
Jadi, pria yang bertubuh 170 cm, berat badan idealnya adalah sekitar 63 kg.

Untuk Wanita

Berat badan ideal = (tinggi badan – 100) – (15% x (tinggi badan – 100))

Contoh penghitungan untuk wanita dengan tinggi badan 160 cm = (160 – 100) – (15% x (160 – 100) = 51 kg
Jadi, wanita yang bertubuh 160 cm, berat badan idealnya adalah sekitar 51 kg.

Sama seperti halnya rumus BMI, formula Broca juga memiliki kekurangan tersendiri, sehingga mungkin tidak terlalu bagus sebagai acuan melakukan diet berat badan bagi wanita Asia. Mengapa? Rumus ini awalnya dikembangkan di negara Prancis yang mayoritas penduduknya bertubuh tinggi-tinggi dibanding Asia, maka rumus ini sebenarnya tidak cocok untuk digunakan menghitung berat tubuh ideal wanita Indonesia. Selain itu, formula rumus yang awalnya ditujukan untuk menghitung dosis penggunaan obat berdasarkan berat badan pasien ini ternyata hasilnya berupa satu angka saja, bukan pada rentang tertentu.

Keterbatasan lainnya adalah rumus ini tidak cocok untuk menghitung berat badan ideal pada wanita bertubuh pendek dan pria bertubuh tinggi. Pada perempuan yang memiliki tinggi badan di bawah rata-rata, maka berat badan idealnya akan terlihat kurus. Semakin pendek maka akan semakin terlihat kurus. Contoh untuk wanita yang memiliki tinggi badan 140 cm maka berat badan ideal = (140 – 100) – (15% x (140 – 100) = 34 kg. Jadi, seorang wanita yang tinggi badannya cuma 140 cm, maka tubuh idealnya harus seberat 34 kg yang mungkin terlihat kurus dan tampak tidak sehat.

3. Cara Menghitung Berat Badan Ideal dengan Rumus Modifikasi

Seperti yang telah dipaparkan di atas, salah satu formula yang sudah familiar untuk menghitung berat badan ideal adalah rumus Broca. Seiring dengan berjalannya waktu, Rumus Broca telah mengalami berbagai modifikasi.

Rumus Broca adalah:

Wanita: Berat Badan Ideal (kg) = Tinggi Badan (cm) – 100 ± 15%
Pria: Berat Badan Ideal (kg) = Tinggi Badan (cm) – 100 ± 10%

Pada tahun 1974 Dr. BJ Devine mempublikasikan sebuah rumus baru untuk menghitung berat badan ideal. Rumus tersebut adalah:

Berat Ideal Laki-laki (kg) = 50 + 2.3 kg per inch over 5 feet
Berat Ideal Wanita (kg) = 45.5 + 2.3 kg per inch over 5 feet

Rumus Devine ini sebenarnya dibuat untuk digunakan dalam dunia medis, yaitu menghitung dosis obat-obat tertentu seperti digoksin, teofilin, atau gentamisin. Tetapi kemudian penggunaannya semakin meluas.

Kemudian pada tahun 1983, Dr. JD Robinson mempublikasikan rumus penghitung berat badan ideal yang dimodifikasi dari rumus Devine, yakni:

Berat Ideal Laki-laki (kg) = 52 kg + 1.9 kg for each inch over 5 feet
Berat Ideal Wanita (kg) = 49 kg + 1.7 kg for each inch over 5 feet

Modifikasi rumus Devine juga dilakukan oleh Dr. DR Miller. Rumus tersebut adalah:

Berat Ideal Laki-laki (kg) = 56.2 kg + 1.41 kg for each inch over 5 feet
Berat Ideal Wanita (kg) = 53.1 kg + 1.36 kg for each inch over 5 feet

Modifikasi Rumus Broca yang dikutip dari publikasi di Website Depkes RI adalah:

Bobot badan ideal (kg) = 90% x {tinggi badan (cm) – 100} x 1 kg

Khusus untuk pria dengan tinggi badan kurang dari 160 cm dan wanita kurang dari 150 cm, digunakan rumus:

Bobot badan ideal (kg) = {tinggi badan (cm) – 100} x 1 kg

Interpretasi: seseorang dikatakan underweight bila bobot badannya kurang dari 90% bobot badan ideal.

4. Cara Menghitung Berat Badan Ideal sesuai dengan Umur (Berat Badan Ideal Anak anak)

Jika cara cara di atas lebih ditujukan pada orang-orang dewasa, maka untuk mengukur berat badan ideal untuk bayi dan anak-anak, bisa menggunakan rumus berikut ini:

Untuk bayi usia 0 sampai 12 bulan:
Berat Badan Ideal = (umur dalam bulan : 2) + 4

Untuk anak-anak usia sampai 10 tahun:
Berat Badan Ideal = (umur dalam tahun x 2) + 8

Selain rumus di atas, ada juga rumus lain untuk menentukan ukuran berat badan ideal berdasarkan umur seperti yang dikutip dari koran Pikiran Rakyat 2014, yakni:

Untuk usia 30 tahun ke bawah:
Berat Badan Ideal = (Tinggi badan – 100) – 10% (tinggi badan – 100)

Untuk usia 30 tahun ke atas:
Berat Badan Ideal = Tinggi badan – 100

Formula rumus di atas berlaku untuk mencari berat badan ideal wanita berdasarkan umur, juga berlaku pada pria. Bedanya hanya pada usia dewasa saja.

5. Cara Mengukur Berat Badan Ideal berdasarkan Tinggi Badan

Selain menggunakan rumus BMI dan Devine, salah satu rumus untuk mengukur berat ideal seseorang sesuai dengan tinggi badannya adalah The Lemmens Formula. Pada tahun 2005, Harry Lemmens menciptakan formula yang berbeda yang berusaha untuk mengatasi kelemahan rumus-rumus sebelumnya. Dalam rumus baru ini, Lemmens memperkenalkan faktor baru yang membuat hitungan berat badan ideal lebih realistis dan dalam tingkat yang dapat diterima.

Berat Badan Ideal = 22 x Tinggi Badan x Tinggi Badan

Misalnya, berapa berat badan seorang pria atau wanita yang memiliki ukuran tinggi badan 183 cm atau 1,83 meter?

Berat Badan Ideal = 22 x 1,83 x 1,83
Berat Badan Ideal = 73,67 kg

Rumus yang disajikan Lemmens berlaku semua orang. Namun demikian, formula ini masih memiliki pro dan kontra, serta banyak praktisi medis lebih suka menggunakan metode lama.

6. Cara Menentukan Berat Badan Ideal Berdasarkan Lingkar Pinggang

Meskipun cukup populer, beberapa ahli kesehatan memberikan kritik terhadap rumus BMI. Beberapa penelitian yang telah dilakukan menemukan data bahwa lebih dari 30 persen orang dengan BMI yang sehat justru memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol, dan resistensi insulin yang berkaitan dengan diabetes tipe 2. Oleh karena itu, Leslie Cho, MD, yang menjabat sebagai Direktur Cleveland Clinic Women Cardiovascular Center menyarankan untuk menggunakan ukuran lingkar pinggang. Menurut Cho, lingkar pinggang adalah cara efektif untuk mengukur berat badan ideal dan kesehatan Anda. Bagi wanita, lingkar pinggul 35 inci (88,9 cm) atau lebih dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kronis. Sedangkan bagi laki-laki, lingkar pinggang ideal tidak lebih dari 90 cm.

7. Cara Menentukan Berat Badan Ideal Berdasarkan Ukuran Pergelangan Tangan

Ukuran berat badan ideal yang baik adalah yang menyesuaikan dengan kesehatan tubuh. Sering kali seseorang yang bodinya terlihat gemuk justru merupakan sosok yang sehat karena tidak memiliki timbunan lemak berlebih, namun ia mempunyai ukuran tulang atau massa otot yang lebih padat sehingga tampak seolah-olah gemuk. Nah, ukuran lingkar pergelangan tangan bisa menjadi cara menentukan berapa berat ideal seseorang. Dalam hal ini, ada 3 kategorinya, yakni ukuran Kecil, Medium, dan Besar. Genggamlah pegelangan tangan anda menggunakan jari tengah dan ibu jari.

  • Jika ujung jari tengah dan ujung ibu jari tidak bisa saling menyentuh, maka anda tergolong Ukuran Besar (Large).
  • Jika jari tengah dan ujung ibu jari hanya menyentuh / menempel, maka anda tergolong Ukuran Medium.
  • Jika ujung jari tengah dan ujung ibu jari bisa saling menindih, maka anda tergolong Ukuran Kecil (Small).

Nah, setelah anda mengetahui kategori tubuh anda, apakah termasuk Kecil, Medium atau Besar, maka untuk mengetahui berat badan ideal anda atau Ideal Body Weight (IBW), bisa menggunakan tabel kisaran berikut ini:

Wanita dengan Pergelangan Tangan Kecil (Small)

Tinggi 150 cm = ideal 47-49 kg
Tinggi 155 cm = ideal 48-50 kg
Tinggi 160 cm = ideal 51-53 kg
Tinggi 165 cm = ideal 55-57 kg
Tinggi 170 cm = ideal 57-59 kg
Tinggi 175 cm = ideal 60-62 kg
Tinggi 180 cm = ideal 64-66 kg
Tinggi 185 cm = ideal 66-68 kg
Tinggi 190 cm = ideal 70-72 kg
Tinggi 195 cm = ideal 73-75 kg
Tinggi 200 cm = ideal 75-77 kg

Lalu, bagaimanakah cara mengetahui ukuran berat badan ideal untuk perempuan dengan lingkar pergelangan tangan kecil dan tinggi 163 cm? Lihatlah tabel di atas, dan perhatikan tinggi 160 cm dan 165 cm.

Tinggi 160 cm = ideal 51-53 kg
Tinggi 165 cm = ideal 55-57 kg

Lalu, ambil taksiran nilai tertinggi dan terendahnya, sehingga diperkirakan berat badan ideal untuk cewek dengan tinggi 163 cm adalah diantara 53-55 kg.

Wanita dengan Pergelangan Tangan Sedang (Medium)

Tinggi 150 cm = ideal 49-51 kg
Tinggi 155 cm = ideal 51-53 kg
Tinggi 160 cm = ideal 54-56 kg
Tinggi 165 cm = ideal 57-59 kg
Tinggi 170 cm = ideal 60-62 kg
Tinggi 175 cm = ideal 64-66 kg
Tinggi 180 cm = ideal 67-69 kg
Tinggi 185 cm = ideal 70-72 kg
Tinggi 190 cm = ideal 73-75 kg
Tinggi 195 cm = ideal 76-78 kg
Tinggi 200 cm = ideal 80-82 kg

Wanita dengan Pergelangan Tangan Besar (Large)

Tinggi 150 cm = ideal 53-55 kg
Tinggi 155 cm = ideal 55-57 kg
Tinggi 160 cm = ideal 58-60 kg
Tinggi 165 cm = ideal 61-63 kg
Tinggi 170 cm = ideal 65-67 kg
Tinggi 175 cm = ideal 68-70 kg
Tinggi 180 cm = ideal 71-73 kg
Tinggi 185 cm = ideal 75-77 kg
Tinggi 190 cm = ideal 78-80 kg
Tinggi 195 cm = ideal 82-84 kg
Tinggi 200 cm = ideal 85-87 kg

Pria dengan Pergelangan Tangan Kecil (Small)

Tinggi 153 cm = ideal 46-48 kg
Tinggi 155 cm = ideal 48-50 kg
Tinggi 158 cm = ideal 51-53 kg
Tinggi 160 cm = ideal 54-56 kg
Tinggi 163 cm = ideal 56-58 kg
Tinggi 165 cm = ideal 59-61 kg
Tinggi 168 cm = ideal 62-64 kg
Tinggi 170 cm = ideal 64-66 kg
Tinggi 173 cm = ideal 67-69 kg
Tinggi 175 cm = ideal 69-71 kg
Tinggi 178 cm = ideal 72-74 kg
Tinggi 180 cm = ideal 74-76 kg
Tinggi 183 cm = ideal 77-79 kg
Tinggi 185 cm = ideal 79-81 kg
Tinggi 188 cm = ideal 82-84 kg
Tinggi 190 cm = ideal 84-86 kg
Tinggi 193 cm = ideal 87-89 kg
Tinggi 195 cm = ideal 90-92 kg
Tinggi 198 cm = ideal 92-94 kg
Tinggi 200 cm = ideal 94-96 kg

Lalu, bagaimanakah cara mengetahui ukuran berat badan ideal untuk pria dengan lingkar pergelangan tangan kecil dan tinggi 167 cm? Lihatlah tabel di atas, dan perhatikan tinggi 165 cm dan 168 cm.

Tinggi 165 cm = ideal 59-61 kg
Tinggi 168 cm = ideal 62-64 kg

Lalu, ambil taksiran nilai tertinggi dan terendahnya, sehingga diperkirakan berat badan ideal untuk cowok dengan tinggi 167 cm adalah diantara 61-62 kg.

Pria dengan Pergelangan Tangan Sedang (Medium)

Tinggi 153 cm = ideal 49-51 kg
Tinggi 155 cm = ideal 51-53 kg
Tinggi 158 cm = ideal 54-56 kg
Tinggi 160 cm = ideal 56-58 kg
Tinggi 163 cm = ideal 60-62 kg
Tinggi 165 cm = ideal 62-64 kg
Tinggi 168 cm = ideal 65-67 kg
Tinggi 170 cm = ideal 67-69 kg
Tinggi 173 cm = ideal 69-71 kg
Tinggi 175 cm = ideal 72-74 kg
Tinggi 178 cm = ideal 75-77 kg
Tinggi 180 cm = ideal 78-80 kg
Tinggi 183 cm = ideal 81-83 kg
Tinggi 185 cm = ideal 83-85 kg
Tinggi 188 cm = ideal 86-88 kg
Tinggi 190 cm = ideal 89-91 kg
Tinggi 193 cm = ideal 92-94 kg
Tinggi 195 cm = ideal 94-96 kg
Tinggi 198 cm = ideal 97-99 kg
Tinggi 200 cm = ideal 99-101 kg

Pria dengan Pergelangan Tangan Besar (Large)

Tinggi 153 cm = ideal 52-54 kg
Tinggi 155 cm = ideal 55-57 kg
Tinggi 158 cm = ideal 58-60 kg
Tinggi 160 cm = ideal 60-62 kg
Tinggi 163 cm = ideal 64-66 kg
Tinggi 165 cm = ideal 66-68 kg
Tinggi 168 cm = ideal 70-72 kg
Tinggi 170 cm = ideal 72-74 kg
Tinggi 173 cm = ideal 75-77 kg
Tinggi 175 cm = ideal 77-79 kg
Tinggi 178 cm = ideal 81-83 kg
Tinggi 180 cm = ideal 83-85 kg
Tinggi 183 cm = ideal 86-88 kg
Tinggi 185 cm = ideal 89-91 kg
Tinggi 188 cm = ideal 92-94 kg
Tinggi 190 cm = ideal 95-97 kg
Tinggi 193 cm = ideal 98-100 kg
Tinggi 195 cm = ideal 100-102 kg
Tinggi 198 cm = ideal 104-106 kg
Tinggi 200 cm = ideal 106-108 kg

8. Aplikasi Kalkulator Berat Badan Ideal

Jika anda pengguna smartphone seperti iPhone, Windows Phone dan Android Phone, maka bisa mencoba menggunakan beragam aplikasi mobile untuk menghitung berat badan ideal anda. Nah, untuk pengguna ponsel berbasis Android, berikut ini adalah beberapa aplikasi kalkulator berat badan terbaik yang tersedia di Play Store:

1. BMI Calculator – Weight Loss, developed by Appovo
2. Ideal Weight (BMI), developed by Mmapps Mobile
3. Body Mass Index Calculator, developed by JSU Developers
4. BMI Calculator (free), developed by Woytek
5. BMI Calculator – Weight Loss (Przemyslaw Slota), developed by Przemysław Słota

9. Tabel Berat Badan Ideal

Nah, berikut ini disajikan beberapa tabel untuk mengecek berapa berat badan ideal yang sesuai dengan anda:

************

10. Mengetahui Ideal Body Weight dengan Hamwi Method

Selain metode BMI dan Broca, formula yang banyak digunakan untuk mengetahui berat badan ideal bagi masyarakat Barat adalah metode Hamwi. Rumus ini juga dikenal sebagai persamaan Hamwi atau formula Hamwi yang digunakan untuk menghitung berat badan ideal dari orang dewasa.

– Pria: [106 + (6×10)], Tambahkan 6 untuk setiap inci jika tinggi lebih dari 5 kaki.
– Wanita: [100 + (5×10)], Tambahkan 5 untuk setiap inci jika tinggi lebih dari 5 kaki.
Contoh: Berat badan ideal laki-laki yang tingginya 5 kaki 10 inci [106 + (6×10)] = 166 ponds atau 75,30 kg.

Nah, demikian sederet cara untuk mengetahui berat badan ideal untuk tubuh anda, baik itu berdasarkan jenis kelamin, umur, tinggi badan, lingkar pinggang, dan sebagainya. Nah, untuk memperoleh berat badan ideal, ada beberapa hal yang perlu anda lakukan, misalnya: konsumsi air putih yang cukup, jangan begadang, cukupi kebutuhan lemak, atur jam makan dan porsinya (lebih sering dengan porsi kecil adalah hal baik), mengunyah makanan sampai halus, cukupi karbohidrat, protein, vitamin dan olahraga.

Tinggalkan komentar